Mengenal Tipe Sistem Stratifikasi Sosial | Sosiologi Kelas 11

sStratifikasi Sosial

Pernahkah RG Squad mengamati teman, saudara atau kenalan yang memiliki latar belakang sangat berbeda? Seringkali kita menemui orang-orang yang berbeda latar belakang dari segi keturunan, kemampuan ekonomi, dan tempat tinggal bisa tumbuh menjadi orang yang sangat berbeda satu sama lain. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh sistem stratifikasi sosial yang ada di masyarakat.

Gambaran pelapisan (kasta) masyarakat Hindu

Gambaran pelapisan (kasta) masyarakat Hindu (Sumber: pakhalea.web.app)

Menurut pelapisan berdasarkan kriteria sosial, masyarakat terdiri atas beberapa pelapisan berupa kelas sosial atau kasta. Istilah kelas sosial antara lain digunakan untuk pelapisan berdasarkan kriteria ekonomi maupun sosial. Sedangkan istilah kasta dipakai untuk pelapisan dalam masyarakat berkasta, seperti pada pelapisan masyarakat Hindu di Bali dan India.

Masyarakat Hindu di Bali dan India secara umum terbagi menjadi empat kasta, yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra. Kasta Brahmana, Ksatria dan Waisya disebut triwangsa, sedangkan kasta Sudra disebut jaba. Gelar-gelar tersebut diwariskan menurut garis keturunan ayah.

Nah, menurut Mac Iver, ada tiga pola umum sistem stratifikasi sosial, yaitu tipe kasta, oligarki, dan demokratis.

Tipe Kasta

Tipe kasta memiliki sistem stratifikasi dengan garis pemisah yang kaku. Tipe semacam ini biasanya dijumpai pada masyarakat berkasta dan hampir tidak memungkinkan tiap individu untuk bergerak secara vertikal untuk naik kasta. Di tatanan paling atas ditempati penguasa tertinggi seperti raja. Di lingkup sekitarnya terdapat kaum bangsawan, tentara, dan para pemuka agama. Pelapisan kedua ditempati oleh kalangan pekerja seperti petani, dan pelapisan terendah terdiri atas para budak.

asta tertinggi atau Brahmana.Dalam sistem kasta, pemuka agama termasuk dalam kasta tertinggi atau Brahmana.

(Sumber: sains.kompas.com)

Tipe Oligarki

Tipe oligarki memiliki tipe stratifikasi yang menggambarkan garis pemisah yang sangat tegas di antara strata. Akan tetapi, perbedaan antar strata satu dengan strata lain tidak begitu mencolok. Walaupun kedudukan para warga masyarakat masih banyak didasarkan kepada aspek keturunan, akan tetapi individu masih diberikan kesempatan untuk naik ke strata yang lebih atas. Contohnya bisa dilihat dari kelas menengah yang mempunyai warga paling banyak, seperti masyarakat di industri, perdagangan dan keuangan yang memegang peranan lebih penting di masyarakat. Ada bermacam-macam cara warga dari strata bawah naik ke strata yang lebih atas dan juga ada kesempatan bagi warga kelas menengah  untuk menjadi penguasa.

Baca Juga: 7 Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli

Tipe Demokratis

Tipe demokratis adalah tipe ketiga dengan garis pemisah antar lapisan yang sifatnya fleksibel. Faktor keturunan tidak menentukan kedudukan atau tinggi-rendahnya status seseorang, namun yang diutamakan adalah kemampuannya dan kadang-kadang juga ditambah dengan faktor keberuntungan.

sistem stratifikasi sosialMau tahu materi Sosiologi lainnya? Termasuk dengan latihan soal dan rangkumannya? Langsung aja buka aplikasi ruangbelajar.

ruangbelajar

Sumber referensi:

Sunarto, K.(1993) Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE – UI.

Richard Osborne & Borin Van Loon.(1996). Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan

Henslin, JM. Sosiologi dengan Pendekatan Membumi Jilid 1. Jakarta: Erlangga. 

Sumber foto:

Foto gambaran pelapisan (kasta) masyarakat Hindu [Daring]. Tautan: https://pakhaela.web.app/sistem-kasta-di-india.html (Diakses: 26 November 2020)

Foto pemuka agama [Daring]. Tautan: https://sains.kompas.com/read/2017/02/10/22555581/mojokerto.butuh.guru.agama.hindu (Diakses: 26 November 2020)

 

Artikel diperbarui pada 26 November 2020

Beri Komentar