Menilik Skor Uji Pendidikan bernama PISA di Beragam Negara

Rabia Edra Des 8, 2019 • 4 min read


Skor PISA Indonesia

Artikel ini membahas tentang survei uji pendidikan bernama PISA yang dilakukan di 79 negara termasuk Indonesia.

--

Tahukah kamu pada 3 Desember 2019 kemarin, Organisasi Internasional bidang kerja sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) telah merilis hasil alias Program Penilaian Pelajar se-Internasional atau Program for International Student Assessment (PISA)? Survei ini dilakukan di 79 negara termasuk Indonesia lho, dengan melibatkan setengah juta anak berusia 15 tahun.

Adapun tes yang diujikan pada siswa adalah kemampuan membaca, matematika, dan sains. Selain itu, siswa di beberapa negara juga mengikuti tes literasi keuangan dan kompetensi global. Lalu, bagaimana hasilnya?

Congratulations for students in China! Khususnya untuk Beijing, Hong Kong, Makau, Shanghai, Jiangsu, dan Zhejiang. Berkat deretan kota dan wilayah administratif tersebut, sang negeri panda bisa menempati posisi tertinggi. Ini dibuktikan dengan perolehan nilai yang cukup fantastis yaitu 555 untuk membaca, 591 untuk matematika, dan 590 sains. Jauh di atas nilai rata-rata negara OECD pada umumnya.

Baca juga: Pendidikan Indonesia Masa Kini 

Lalu, bagaimana dengan peringkat selanjutnya? Well, ada Estonia, Kanada, Finlandia, Irlandia, Korea, dan Polandia yang menempati 10 besar. Sementara negara-negara maju seperti Amerika Serikat berada di urutan ke-13 dilanjutkan dengan Inggris Raya di urutan ke-14. 

Penasaran sama hasil perolehan skor untuk Indonesia? Dengan posisi lebih unggul dibanding Maroko, Lebanon, Kosovo, Republik Dominika, dan Filipina, negara kita berada di urutan 6 paling bawah atau urutan 74 dari 79. Perolehan nilai yang dicapai yaitu 371 pada bidang membaca, 379 di bidang matematika, dan 396 di bidang sains. Ketiga nilai tersebut cukup jauh berada pada nilai rata-rata negara lainnya yaitu 487 untuk membaca dan 489 untuk matematika serta sains.

Skor PISA Indonesia

Khusus di Indonesia, studi PISA ini dilaksanakan di 400 sekolah terpilih dari hasil metode sampling. Kemudian, siswa dipilih secara acak untuk memastikan hasil penilaian yang nggak bias. Sampelnya tersebar di SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK yang duduk di kelas 7 sampai kelas 12.

We found a fun fact here, ternyata anak perempuan di Indonesia bisa memperoleh skor lebih tinggi 10 poin dibanding anak laki-laki untuk pelajaran matematika. Sementara, di rata-rata di negara-negara OECD, anak laki-laki justru memimpin skor lebih tinggi dari anak perempuan.

Sebenarnya survei PISA di negara kita bukanlah hal baru, berdasarkan data yang diperoleh dari OECD, Indonesia udah berpartisipasi sejak tahun 2001. Sejak saat itu, performa di bidang sains mengalami fluktuasi aka naik-turun walau secara keseluruhan masih datar. Sedangkan, kemampuan dalam bidang membaca dan matematika sedikit menaik dan kemudian menurun (hump-shaped). 

Nah, ngomong-ngomong soal membaca, tahu nggak sih kalau siswa yang berasal dari kelompok menengah ke atas di Indonesia, punya performa membaca lebih baik 52 poin daripada siswa dari kelompok menengah ke bawah.

Namun, sebenarnya secara umum, studi PISA tidak hanya melaporkan hasil capaian literasi setiap negara, namun juga informasi mengenai aspek demografi, kebiasaan, persepsi, serta aspirasi yang diperoleh dari data respon angket sekolah dan siswa. Paparan yang disampaikan juga menunjukkan bahwa 41% siswa mengaku di-bully setidaknya selama beberapa bulan. Not a surprise... 

"Anak perempuan di Indonesia bisa memperoleh skor lebih tinggi untuk pelajaran matematika dan sains, dibandingkan anak laki-laki"

Melihat hasil yang sudah dipaparkan, skor yang tertera ditujukan agar dapat mendorong negara-negara agar saling belajar sehingga mampu membangun sistem persekolahan yang lebih baik dan inklusif secara efektif.

Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, PISA bahkan dilakukan secara sukarela oleh negara-negara yang berpartisipasi. Sementara siswa yang menjadi peserta penelitian ini tidak diberi laporan individual, tetapi skor mereka dihitung secara menyeluruh sehingga jadi menjadi bagian skor rata-rata nasional. Terakhir, hasil studi PISA dapat menggambarkan efektivitas sekolah dalam mempersiapkan siswa untuk studi lebih lanjut atau bekerja.

Hmm, kamu masih shocked dengan data-data tersebut? Merasa nggak terima begitu saja? Solusinya cuma satu, yuk belajar lebih rajin untuk memperbaiki hasil PISA selanjutnya. Bersama ruangbelajar dengan bank soal lengkap yang memiliki beragam soal HOTS bisa membantumu untuk tembus ke universitas favorit yang diinginkan!

New Call-to-action

Beri Komentar