Menyusun Laporan Penelitian, Yuk! | Sosiologi Kelas 10

laporan penelitian header

Squad, setelah kamu melakukan penelitian, apa sih yang kamu lakukan setelah itu? Yap, betul banget! Kamu harus membuat laporan penelitian. Sudah pernah membuat laporan penelitian sebelumnya? Sekarang, coba menyusun laporan penelitian, yuk!

 

Sebenarnya, laporan penelitian itu apa, sih? Laporan penelitian sebenarnya merupakan satu kesatuan pola pikir ilmiah yang disusun secara sistematis dalam sebuah tulisan. Laporan penelitian berisi segala informasi maupun catatan yang diperoleh sesorang peneliti, baik sebelum mengadakan penelitian, ketika penelitian, maupun sesudah penelitian. Jadi sebenarnya laporan penelitian itu tidak sesederhana yang dipikirkan, ya. Tapi, bukan berarti kamu nggak bisa membuatnya. Kita coba bahas bareng-bareng, yuk! 

Menyusun Laporan Penelitian

Yuk, mulai menyusun laporan penelitianmu! (Sumber: Radiusins.com)

Bagian Rancangan Penelitian

Sesuai dengan namanya, rancangan penelitian tentu disusun sebelum kamu mulai mengadakan penelitian. Apa saja sih, yang harus kamu tulis di dalam rancangan penelitian? Pada bagian ini, kamu harus menulis masalah penelitian, tinjauan pustaka dan metodologi yang digunakan. Dijelaskan dengan sejelas mungkin, ya!

Pembahasan dan Analisis Hasil Penelitian

Pada pembahasan dan analisis hasil penelitian, kamu harus mengubah data mentah yang sudah kamu olah menjadi kalimat. Dengan kata lain, kamu harus menarasikan data yang sudah kamu peroleh. Tetapi kamu masih boleh menyertakan tabel data atau grafik yang mendukung pernyataanmu, kok.

Kesimpulan

Squad, penelitian yang baik tidak hanya memberikan kesimpulan, tapi juga memberikan evaluasi. Jadi, sebenarnya, kesimpulan itu apa, ya? Kesimpulan merupakan pernyataan singkat, jelas, dan sistematis dari keseluruhan hasil analisis. Nah, untuk menarik kesimpulan, kamu bisa membuatnya dengan menggunakan logika deduktif dan logika induktif. Apa sih, logika deduktif dan logika induktif itu?

Baca Juga: Lembaga Sosial: Pengertian, Fungsi, Ciri & Jenisnya

Jadi, logika deduktif adalah proses berpikir yang dimulai dari hal umum ke hal-hal yang bersifat lebih khusus. Logika deduktif juga disebut dengan pola pikir umum-khusus. Wah, kalau logika induktif itu berarti kebalikannya dong? Yap! Logika induktif merupakan pola pikir yang dimulai dari hal yang lebih spesifik, baru kemudian ke hal yang lebih umum, baru kemudian kesimpulan bisa ditarik.

Wah, sekarang kamu sudah siap belum untuk membuat laporan penelitian sendiri? Kalau kamu belum siap, jangan khawatir! Kamu cuma perlu berlatih lebih keras lagi, Squad. Yuk, belajar membuat laporan penelitian sambil nonton video belajar di ruangbelajar. Download sekarang untuk bisa buat #BelajarJadiMudah ya, Squad!

IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru

Sumber Referensi

Suyatno, Bagong & Sutinah. 2005. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana Prenadamedia Grup.

Kawedhar, Widyabakti Hesti & Diatmika Wijayanti. 2012. Detik-Detik Sosiologi SMA Tahun 2012/2013. Klaten. Intan Prawira.

Rufikasari, Lia Chandra. 2013. Sosiologi untuk SMA/MA. Surakarta: Mediatama

Sumber Foto

Gambar ‘Top shot of three unrecognizable business people sitting at meeting and looking at charts’ [Daring]. Tautan: https://www.freepik.com/free-photo/top-shot-three-unrecognizable-business-people-sitting-meeting-looking-charts_5577430.htm#fromView=search&page=1&position=12&uuid=c578bef1-2a6d-48ec-8c28-8b092509f70a (Diakses: 17 Maret 2024)

Artikel diperbarui 23 November 2020

Embun Bening Diniari