Mewakili Indonesia, Ruangguru Raih 3 Penghargaan di MIT Solve

Rabia Edra Nov 8, 2017 • 2 min read

Jakarta, 26 September 2017. Pada hari Minggu (19/09), putaran final kompetisi global MIT-SOLVE yang diselenggarakan oleh MIT (The Massachusetts Institute of Technology) digelar di New York Amerika Serikat. Kompetisi ini diikuti oleh hampir 1000 organisasi dari 103 negara untuk mencari solusi dari berbagai masalah global (seperti kesehatan, pemberdayaan wanita, pendidikan, serta tantangan kerja) dengan pemanfaatan teknologi. Di ajang tersebut, Ruangguru, perusahaan startup pendidikan asal Indonesia, terpilih masuk ke putaran final untuk kategori Youth, Skills and the Workforce of The Future.

Hampir setiap lowongan pekerjaan yang dirilis oleh perusahaan di Indonesia mengharuskan pelamar untuk setidaknya memiliki ijazah kelulusan SMA/ SMK. Kondisi ini tentu saja menyulitkan anak-anak yang putus sekolah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, dan hingga tahun 2015, berdasarkan data yang dimiliki oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) ada sekitar 4,8 juta anak usia sekolah di Indonesia yang tidak berada di bangku sekolah. Tim Ruangguru mengajukan ide Ruangguru digitalbootcamp, yaitu program bimbingan belajar online untuk membantu anak putus sekolah agar dapat lulus SMA dan kemudian memperoleh pekerjaan yang lebih layak.

Bimbel online ini dilakukan dalam format video pembelajaran online dan tutoring berbasis group-chat, didampingi oleh tutor-tutor terbaik dan konsultan pendidikan Ruangguru. Selain berisikan materi-materi persiapan ujian paket C, modul yang disediakan juga mencakup materi persiapan kerja. Dengan layanan ini, anak-anak putus sekolah dapat tetap mengenyam pendidikan dan memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik. “Program Ruangguru digitalbootcamp sebelumnya sudah dijalankan dan memberikan manfaat pada ribuan pelajar di Indonesia, namun kami berpikir, bahwa solusi serupa sebenarnya juga dapat dinikmati bagi mereka yang ada di sektor pendidikan informal untuk membantu mereka lulus ujian paket”, ujar Iman Usman, Direktur Produk dan Kerjasama Ruangguru.

MIT Solve

Setelah melakukan presentasi dan tanya jawab dengan dewan juri di putaran final, tim Ruangguru berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus yaitu Solver of MIT, DFAT Prize dan Atlassian Prize. Penghargaan tersebut diberikan oleh Queen Rania of Jordan; Presiden MIT, Rafael Reif; Menteri Luar Negeri, Australia Julie Bishop; dan Mark Reading, Head of Atlassian Foundation. Sebagai pemenang, Tim Ruangguru akan menerima dana hibah dan bantuan mentorship dari MIT, Pemerintah Australia, dan Atlassian Foundation untuk mengembangkan produk dan layanannya.

###

Tentang Ruangguru

Ruangguru merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki hampir 5 juta pengguna. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 2014 oleh Belva Devara dan Iman Usman, yang keduanya berhasil masuk dalam jajaran pengusaha sukses di bawah 30 tahun melalui Forbes 30 under 30 untuk teknologi konsumen di Asia.

Ruangguru berkomitmen untuk menjadi mitra bagi pemerintah daerah demi memberikan pendidikan berkualitas melalui Sistem Manajemen Belajar (LMS). Tahun lalu, Ruangguru berhasil bekerja sama dengan 33 (dari 34) pemerintah provinsi dan lebih dari 305 pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia. Selain itu, Ruangguru juga menawarkan video belajar berlangganan, marketplace les privat, layanan bimbingan belajar on-demand, tryout ujian online, dan lain-lain.

Untuk mengetahui lebih lanjut, unduh aplikasi seluler Ruangguru di Play Store, App Store, atau kunjungi Ruangguru.com

###

Berikut tambahan gambar pendukung untuk siaran pers MIT-Solve.

New Call-to-action

Beri Komentar