Berminat Bisnis Budidaya Ikan? Mulailah dengan Memahami Desain Pond!

Maya Martha

Jan 11, 2019 • 4 min read

sukses kerja


Rekan Kerja, mungkin Anda berminat untuk bisnis perikanan. Bisnis budidaya ikan memang sangat menjanjikan dan kini menjadi tren di Indonesia. Jika Anda sudah menemukan jenis ikan yang ingin Anda budidaya, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami desain pond atau kolam. Mengapa hal ini penting? Pond merupakan satu hal yang utama, terpenting, dan krusial karena sangat menentukan berjalannya bisnis ikan Anda. Bila pond tidak sesuai, maka ikan akan mati dan bisnis Anda akan merugi, sebab beda ikan, beda pula jenis kolamnya. Untuk itu terdapat 5 hal yang perlu dipahami dan diperhatikan dalam mendesain pond guna mendukung berjalannya bisnis Anda.

1. Air yang masuk dan keluar dari pond harus sama volume dan kualitasnya

budidaya ikan

Air yang masuk dan keluar dari pond harus sesuai (Sumber: lenteraswaralampung.com)

Aliran air yang masuk dan keluar pond dari sumber air harus memiliki volume dan kualitas air yang sama. Bila arus air yang masuk terlalu kecil, maka dampak yang terjadi adalah pond minim oksigen dan membuat penumpukan racun di dalamnya. Namun, bila arus air terlalu besar pun dampak yang terjadi adalah dapat membuang ganggang-ganggang yang menguntungkan kehidupan ikan keluar dari dalam pond.

Baca juga: Cara Mudah Kembangkan Strategi Bisnis Secara Digital

2. Ukuran dan bentuk pond sesuai dengan jenis ikan yang dibudidaya

budidaya ikan

Berbagai macam jenis ikan yang dapat dibudidaya (Sumber: flickr.com)

Ukuran dan bentuk pond harus disesuaikan dengan jenis ikan dan banyak populasi dari jenis ikan tersebut. Anda tidak bisa membuat pond yang kecil untuk ikan koi karena ukurannya ikannya yang besar dan populasinya cenderung banyak. Bila dalam bisnis ikan Anda diperlukan benih-benih ikan, Anda harus mempersiapkan pond berukuran kecil untuk menaruh benih ikan tersebut.

3. Dasar pond dibuat miring agar bersih dan mudah untuk dikeringkan

budidaya ikan

Dasar pond yang dibuat miring (Sumber: organicpond.com)

Bagian dasar pond harus memiliki kemiringan yang cukup untuk drainase. Fungsi lain dasar pond dibuat miring adalah untuk menjaga kebersihan agar kotoran atau sampah terkumpul di titik bawah kemiringan. Hal ini sangat memudahkan Anda untuk membersihkan pond. Namun, yang paling penting adalah kondisi pond harus mudah untuk dikeringkan.

Baca juga: Business Model Canvas: Cara Mudah Memulai Usaha

4. Seluruh sisi pond perlu dibuat tanggul dengan bentuk tembok miring

budidaya ikan

Tanggul pond dimuat miring (Sumber: smartindianagriculture.com)

Pond yang baik pasti memiliki tanggul buatan yang berbentuk tembok miring pada sisi-sisinya. Kehadiran tanggul ini dapat mengantisipasi kondisi air dalam pond yang terlalu banyak. Anda pun juga harus memerhatikan tinggi dan lebar tanggul pada pond yang harus disesuaikan dengan aktivitas Anda. Sebagai contoh Anda membutuhkan jarak yang cukup pada saat Anda memanen hasil ikan nanti menggunakan jala.

5. Perhatikan kualitas dan komposisi tanah untuk pond

budidaya ikan

Kualitas dan komposisi tanah mempengaruhi bisnis (Sumber: k-link.co.id)

Kualitas tanah yang baik adalah memiliki setidaknya 20% tanah liat sehingga pond dapat menampung air hingga hasil panen ikan tiba. Tanah yang bercampur dengan kerikil atau batu masih memiliki cocok untuk dijadikan pond, namun Anda harus menghindari tanah yang berbatu, kerikil, atau berpasir karena kondisi tanah seperti itu tidak sesuai untuk konstruksi pond.

 

Selain Anda menentukan jenis ikan apa yang ingin Anda budidaya, memahami dan memperhatikan bagaimana desain pond yang baik dan benar sangatlah penting. Langkah ini dapat memberikan Anda pertimbangan untuk memulai bisnis ikan dan menjadikannya sukses. Untuk mendukung pengetahuan Anda tentang bisnis atau usaha kecil, Anda dapat membaca artikel-artikel lain di aplikasi ruangkerja! Unduh sekarang juga di App Store dan Play Store! GRATIS!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts