Ekonomi Kelas 10 | Pasar Modal: Jenis dan Mekanisme Investasi

Mekanisme Pasar Modal

Artikel Ekonomi kelas X kali ini akan membahas tentang jenis-jenis pasar modal dan mekanisme investasinya.

--

Saat kamu tua nanti, kira-kira apa yang ingin kamu lakukan? Memiliki banyak uang? Mobil mewah? Hmmm…..boleh-boleh saja Squad. Semua bisa kamu dapatkan kok asal kamu giat belajar dan bekerja nantinya. Setelah kamu mendapat pekerjaan, jangan lupa sebagian gaji yang kamu terima, harus kamu tabung ya.

Menabung nggak cuma di bank aja lho Squad. Kamu bisa memanfaatkan salah satu instrumen keuangan berupa reksa dana. Pernah mendengar?

Pasar modal - Investasi reksadana

Reksa dana merupakan satu dari beberapa instrumen keuangan yang masuk dalam pasar modal (capital market). Pasar modal itu sendiri merupakan sarana pendanaan dengan melakukan kegiatan berinvestasi. Investasi di pasar modal ini nggak sama dengan menabung lho. Ada beberapa kelemahan dan kelebihan pasar modal yang harus kamu cermati sebelum terjun ke sana.Terlebih lagi, investasi di pasar modal biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya satu tahun.

Sebelum kamu memutuskan buat berinvestasi di pasar modal, baca artikel berikut ini ya yang bakal ngejelasin kamu tentang jenis dan mekanisme transaksi di pasar modal.

Jenis-jenis pasar modal

Menurut waktu transaksinya, jenis-jenis pasar modal dapat dibedakan menjadi dua macam nih Squad. Ada pasar perdana dan pasar sekunder. Transaksi yang terjadi di pasar perdana terjadi pas surat berharga itu dijual pertama kali ke masyarakat. Nah kalau transaksi di pasar sekunder itu terjadi saat saham atau obligasi sudah dicatatkan di bursa.

Perbedaan pasar perdana pasar sekunder

Masih bingung ya perbedaan seperti apa? Gini deh, kita analogiin seandainya kamu mau beli motor baru dan motor bekas.

Kamu misalnya pengen motor baru dengan merek A buatan PT Rogu. Kamu kemudian mendatangi showroom atau dealer yang menjual motor dari PT Rogu tuh. Setelah kamu setuju dan cocok dengan dealer tersebut, kamu bayar deh motornya dan nggak lama motor kamu diantar. Pembayaran yang diterima dealer tersebut kemudian diserahkan ke PT Rogu.

Nah dalam analogi pasar perdana tadi, PT Rogu bertindak sebagai Emiten, kamu sebagai investor, dan dealer tersebut sebagai Penjamin Emisi

proses pasar perdana

Lalu bagaimana transaksi di pasar sekunder?

Analoginya kita tetap sama ya Squad tentang jual beli motor. Kalau tadi beli motor baru, sekarang analoginya beli motor bekas. Misalnya kamu sudah punya motor baru dari PT Rogu dan dipakai selama 3 tahun. Terus ingin dijual nih. Kamu kemudian menghubungi dealer motor bekas deh.

Di waktu yang bersamaan, ternyata teman kamu (sebut saja Bunga, bukan nama asli), ingin membeli motor bekas juga. Bunga mendatangi dealer motor bekas dan bertemu dengan kamu untuk melakukan transaksi. Nah, PT Rogu selaku pembuat motor tersebut tidak dilibatkan deh dalam transaksinya.

Baca Juga: 9 Lembaga dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia

Analogi pasar sekunder dari contoh tadi kamu dan Bunga sebagai investor, dealer motor bekas tadi sebagai perantara.

proses pasar sekunder

Hmmm...kira-kira kamu berminat melakukan transaksi di pasar mana nih Squad?

Pasar perdana, pasar sekunder, atau…...Pasar Senen?

Sebelum memutuskan transaksi di pasar mana, ada baiknya kamu tahu dulu nih mekanisme transaksi di pasar modal.

mekanisme pasar modal

Berinvestasi di pasar modal tidak semudah investasi di celengan, Ferguso…

Ada beberapa persyaratan yang harus kamu lengkapi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan mengisi formulir pembuatan rekening saham. Selain itu kamu juga harus datang ke kantor perusahaan efek lho Squad.

Di Indonesia, proses perdagangan efek di pasar modal dilakukan dengan menggunakan fasilitas JATS (Jakarta Automatic Trading System). Yaps, transaksinya menggunakan sistem secara daring lho Squad. Bukan transaksi tunai kayak di warung dekat rumah kamu. Perdaganan efek hanya bisa dilakukan oleh anggota bursa aja Squad yang sudah menjadi anggota KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia).

Pasar modal dan bursa efek

Terus, gimana nih mekanisme transaksi di pasar modal?

Calon pembeli saham pertama-tama harus menjadi nasabah di perusahan efek. Yaps, calon pembeli saham harus punya rekening dulu tuh dan tercatat oleh Biro Administrasi Efek (BAE). Baru setelah itu bisa melakukan order transaksi.

Terus, transaksi jual-beli saham itu awalnya dari investor kepada perusahaan efek, kemudian diteruskan kepada petugas perusahaan efek yang ada di lantai bursa. Petugas di lantai bursa kemudian memasukkan pesanan ke sistem JATS. Di tahap ini ada komunikasi jual-beli antara broker (petugas perusahaan efek) dan investor.

Nah, setelah order (pesanan) yang masuk ke JATS ini akan bertemu dengan harga yang muncul pada sistem JATS, maka transaksi sudah selesai. Informasi bahwa order telah selesai, kemudian diinformasikan ke investor. Di tahap akhir, ialah penyelesaian transaksi. Pada tahap ini ada proses kliring, transfer (pemindahbukuan), dan proses lain sebelum investor memperoleh haknya seperti uang karena telah menjual saham, atau berupa saham yang dibelinya.

mekanisme perdagangan pasar modal

Setelah membaca artikel ini apakah kamu berminat menjadi investor di pasar modal? Jangan sampai gegabah karena tergiur dengan keuntungannya ya. Pelajari juga risikonya ya Squad. Ada penjelasan yang lebih seru lho tentang pasar modal di ruangbelajar. Gabung sekarang yuk.

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts