Pendekatan Kearifan Lokal dalam Pemberdayaan Komunitas | Sosiologi Kelas 12

sosiologi_12.jpg

RG Squad, apakah pernah melihat permberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah setempat? Kalau ada, tentu pendekatan yang dilakukan untuk memberdayakan masing-masing kelompok pasti berbeda dong. Setiap daerah pasti memiliki strategi dengan pendekatan kearifan lokal. Untuk lebih jelasnnya, pahami materi di bawah ini ya!

Menurut Eliot (dalam I.N. Sumaryadi, 2005:150), ada tiga strategi pendekatan yang dipakai dalam proses pemberdayaan komunitas atau masyarakat, antara lain adalah:
  • Pendekatan kesejahteraan (the welfare approach)

    Yakni pendekatan dengan cara terjun langsung untuk memberi bantuan dengan sasaran kelompok-kelompok tertentu. Contohnya, jika ada bencana alam terjadi, maka akan ada penyaluran bantuan langsung ke daerah yang terkena bencana alam tersebut.
  • Pendekatan pembangunan (the development approach)

    Memusatkan perhatian pada pembangunan untuk meningkatkan kemandirian, kemampuan, dan keberdayaan masyarakat.
  • Pendekatan pemberdayaan (the empowerment approach)

    Yakni pendekatan dengan cara memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk mengatasi ketidakberdayaan khususnya di bidang ekonomi akibat dari kemiskinan dari proses politik.

 pendekatan kearifan lokal

Membantu korban bencana alam sebagai contoh pendekatan kesejahteraan.

(sumber: translampung.com)

Selain itu, sebagai anggota masyarakat yang mayoritas masih memegang teguh nilai dan norma leluhur, perlu dilakukan strategi pemberdayaan komunitas melalui nilai-nilai kearifan lokal. Kearifan itu sendiri dipahami sebagai seseorang dalam menggunakan akal pikirannya dalam bertindak atau bersikap sebagai hasil penilaian terhadap sesuatu, objek, atau peristiwa yang terjadi. Sementara itu, pengertian lokal merujuk pada ruang lingkup kejadian yang cakupannya tidak luas atau hanya berada di satu tempat saja. Secara terminologi, kearifan lokal (local wisdom) dapat dimaknai sebagai pandangan hidup dan pengetahuan lokal yang tercipta dari hasil adaptasi suatu komunitas yang berasal dari pengalaman hidup yang disampaikan dari generasi ke generasi di komunitas tersebut.

Oh iya RG Squad, dasar dari tujuan pemberdayaan komunitas ialah untuk menjadikan masyarakat semakin cinta dengan lingkungannya, taat hukum, mengerti akan hak dan kewajiban, dan juga menyejahterakan secara mandiri masyarakatnya. Nah, ada 5 hal yang bisa dijadikan fokus dalam pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan ala kearifan lokal, yakni:

  • menghormati dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia;
  • komitmen global terhadap pembangunan sosial masyarakat adat sesuai dengan konvensi yang diselenggarakan oleh ILO;
  • isu pelestarian lingkungan dan menghindari keterdesakan komunitas asli dari eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan;
  • meniadakan diskriminasi masyarakat asli dalam pembangunan nasional; dan
  • melakukan proses penghubungan kearifan masyarakat lokal dengan desain kebijakan serta kegiatan pemecahan masalah-masalah sosial.

 seputar pendekatan kearifan lokal

(sumber: infokekinian.com)

Tuh kan RG Squad, ternyata kearifan lokal juga punya cara pendekatan tersendiri dalam pemberdayaan komunitas. Pada akhirnya dapat diartikan sebagai penempatan nilai atau norma lokal sebagai jalan keluar untuk menunjang proses penyelesaian masalah-masalah sosial. Nilai­-nilai setempat tersebut merupakan nilai­nilai sosial yang menjadi cerminan dari masyarakat yang bersangkutan.

rangkuman - pendekatan kearifan lokal.png

Nilai-­nilai tersebut juga meliputi kegotongroyongan, kekerabatan, musyawarah untuk mufakat, dan toleransi. Jika pemberdayaan komunitas berbasis nilai­-nilai kearifan lokal yang dilakukan secara konsisten, di kemudian hari akan menciptakan masyarakat yang berdaya. Hal ini penting, karena untuk menghadapi tantangan di abad ke 21 perlu adanya pemberdayaan komunitas agar tercipta komunitas yang unggul. 

Punya PR Sosiologi yang sulit? Yuk, tanyakan sama tutor terbaik Ruangguru via chat hanya di Ruangles Online.

New Call-to-action

Beri Komentar