Pendidikan dan Pengajaran, Ini Letak Perbedaannya

Tedy Heryansyah

May 9, 2019 • 3 min read

tips mengajar


perbedaan pendidikan dan pengajaran - header

Artikel kali ini akan menjelaskan perbedaan antara pendidikan dengan pengajaran. Di manakah letak perbedaannya? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

---

Jika Bapak/Ibu guru pergi ke sebuah tempat perbelanjaan, kemudian bertemu dengan salah satu seorang murid yang Anda ajar di sekolah, apa reaksinya? Kadang, sebagai seorang guru, kita tidak begitu hafal dengan nama dan wajah tiap-tiap siswa. Paling hanya beberapa siswa saja yang Bapak/Ibu Guru hafal. Misal, dia seorang ketua kelas atau seorang murid yang paling pintar di kelas.

Lain halnya, jika seorang murid bertemu dengan gurunya di tempat yang bukan tempat kegiatan belajar mengajar. Tidak jarang si murid malah memanggil nama Bapak/Ibu Guru kemudian mencium tangan. Di Indonesia, kalau Anda perhatikan, ada beberapa cara cium tangan.

perbedaan pendidikan dan pengajaran - meme ruangguru

Seorang guru, tetap akan dipanggil guru oleh para siswanya meski pun jam belajar mengajar sudah selesai. Jadi, guru itu bukan hanya sebatas profesi, namun tanda pengenal yang akan selalu melekat sampai kapan pun.

Guru memiliki tanggungjawab untuk melaksanakan pendidikan sekaligus pengajaran bagi siswa-siswanya. Ya, pendidikan dan pengajaran merupakan sebuah istilah yang terlihat serupa, tapi hasil akhir dari kedua istilah tersebut yang membedakan.

Pendidikan itu sejatinya memberikan fokus penekanan dalam pembentukan karakter peserta didik. Ya termasuk pembentukan mental, sosial, moral, dan nilai religius. Salah satu contoh output dari proses pendidikan itu seperti yang dijelaskan di pembuka artikel ini. Seorang siswa jika bertemu gurunya di luar sekolah, anggaplah di sebuah pasar. Kemudian siswa tersebut memanggil guru dan menghampiri seraya mencium tangan gurunya.

Dalam hal ini, aspek moralitas dari siswa diwujudkan dengan menghormati gurunya dengan tindakan mencium tangan.

perbedaan pendidikan dan pengajaran - mahatma gandhi

Dalam prosesnya, pendidikan mementingkan adanya sebuah perubahan. Yaps, perubahan yang dimaksud ini merupakan perubahan dalam proses kehidupan seseorang dalam hal ini siswa. Mengutip pernyataan John Dewey, praktisi pendidikan, dinyatakan bahwa pendidikan itu proses kehidupan yang mengalami keberlanjutan dari rekonstruksi pengalaman.

Baca Juga: Mengisi Jam Kosong Siswa Supaya Tetap Produktif

Artinya, dapat dipahami bahwa pendidikan itu sebuah proses yang dialami seseorang dari yang tidak tahu menjadi tahu. Tadinya tidak mengetahui norma-norma kesopanan jika bertemu guru di luar sekolah, menjadi tahu apa yang harus dilakukan.

mbakani06132017501157

(sumber: bkkbn.go.id)

Bagaimana bisa terwujud Generasi Emas di tahun 2045, jika pendidikan dan pengajaran belum berjalan dengan baik? Oleh karenanya baik kegiatan pendidikan maupun pengajaran harus diberikan porsi yang sama.

Pendidikan bisa memberikan sebuah perubahan tapi harus ada dukungan terhadap ilmu pengetahuan. Nah, untuk mendukung hal tersebut diperlukan sebuah pengajaran. Ya, dengan kata lain pengajaran bisa dikatakan sebagai proses transfer ilmu dari pelajaran yang diajarkan oleh guru. Mudahnya bisa dipahami bahwa pengajaran itu sebuah proses menuntut ilmu. Guru menyampaikan ilmu kepada siswa yang belajar yang hasilnya si murid tadi memiliki ilmu yang diajarkan.

Terlebih di zaman digital seperti saat ini, pengajaran secara privat pun bisa dilakukan oleh para siswa. Nah, ini menjadi salah satu kesempatan untuk Bapak/Ibu Guru yang ingin menambah penghasilan dengan bergabung di ruangles.

perbedaan pendidikan dan pengajaran - asset 2

Baik pendidikan atau pengajaran keduanya tidak bisa dipisahkan. Pendidikan tanpa pengajaran menghasilkan output manusia yang tidak memiliki wawasan. Pengajaran tanpa pendidikan bisa menghasilkan manusia yang punya wawasan tetapi memiliki moral yang tidak baik seperti pengusaha yang serakah, peneliti yang tidak bertanggungjawab, pemimpin yang tidak amanah, hingga karyawan yang tidak punya dedikasi untuk perusahaan.

New Call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts