Hukum Archimedes: Pengertian, Bunyi dan Penerapan | Fisika Kelas 11

Hukum Archimedes

RG Squad, jika kamu perhatikan ketika berada di dalam air, kita jauh lebih mudah mengangkat beban seperti batu atau bermain gendong-gendongan dengan temanmu dibandingkan ketika di darat. Mengapa demikian? Hal ini karena adanya gaya angkat pada benda di dalam zat cair, atau yang biasa disebut dengan gaya Archimedes. Apakah itu? Bagaimana bunyi Hukum Archimedes dan apa saja penerapannya dalam kehidupan sehari-hari? Yuk, kita simak pembahasannya!

Hukum Archimedes ditemukan oleh ilmuan Yunani yang bernama Archimedes. Hukum ini menjelaskan hubungan gaya berat dan gaya ke atas pada suatu benda jika dimasukkan ke dalam air. Akibat adanya gaya angkat ke atas (gaya apung), benda yang ada didalam zat cair beratnya akan berkurang. Sehingga benda yang diangkat dalam air akan terasa lebih ringan dibandingankan ketika diangkat di darat.

Bunyi Hukum Archimedes yaitu:

bunyi hukum archimedes

 
rumus hukum archimedes

 

Nah Squad, ada tiga keadaan benda saat dicelupkan ke dalam zat cair:

1. Benda Tenggelam

Keadaan ini terjadi saat massa jenis zat cair lebih kecil dari massa jenis benda. Contohnya besi atau baja akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air.

contoh penerapan hukum archimedes benda tenggelam

Benda tenggelam saat Fa < W (Sumber: fisikazone.com)

 

2. Benda Melayang

Keadaan ini terjadi saat massa jenis zat cair sama dengan massa jenis benda. Contohnya telur yang dimasukkan ke dalam air yang ditambahkan sedikit garam akan melayang karena massa jenis keduanya sama.

contoh penerapan hukum archimedes benda melayang

 Benda melayang saat Fa = W (Sumber: fisikazone.com)

 

3. Benda Terapung

Keadaan ini terjadi saat massa jenis zat cair lebih besar dari massa jenis benda. Contohnya sterofoam atau plastik akan terapung jika dimasukkan ke dalam air.
contoh penerapan hukum archimedes benda terapung
Benda terapung saat Fa > W (Sumber: fisikazone.com)

 

Penerapan Hukum Archimedes

  • Kapal Selam

Kapal selam mampu mengatur massa jenisnya di dalam air agar bisa menyelam, melayang dan mengapung di permukaan air dengan cara mengeluarkan atau memasukkan air untuk mengurangi atau menambahkan massanya.

  • Balon Udara

Penerapan Hukum Archimedes juga berlaku pada benda jenis gas yaitu pada balon udara. Agar dapat melayang di udara, balon udara diisi dengan gas yang memiliki massa jenis lebih kecil daripada massa jenis udara di atmosfer.

  • Kapal Laut

Kapal laut biasanya terbuat dari baja atau besi, tetapi dapat mengapung di atas laut. Mengapa demikian? Hal ini karena gaya angkat kapal sebanding dengan berat kapal. Kapal laut memiliki bentuk berongga sehingga volume air yang dipindahkan lenih besar dan gaya angkat ke atas lebih besar juga.

 

 Baca Juga: Prinsip dan Hukum Termodinamika

 

Untuk lebih memahami Hukum Archimedes, mari coba kerjakan contoh soal di bawah ini yuk!

Soal hukum archimedes

Diketahui:

m1 = 50 kg

m2 = 25 kg

ρ = 1000 kg/m3

Ditanya: Fa dan V ?

Jawab:

F1 = m1 x g = 50 x 10 = 500 N

F2 = m2 x g = 25 x 10 = 250 N

Fa = F1 - F2 = 500 – 250 = 250 N

jawaban soal hukum archimedes

Oke Squad, sekarang kamu sudah paham kan, penerapan Hukum Archimedes? Kalau kamu punya contoh penerapan lain dari Hukum Archimedes, silakan tulis di kolom komentar ya. Pelajari materi-materi seperti ini dalam bentuk video animasi, lengkap dengan latihan soal dan rangkuman di ruangbelajar, gunakan sekarang kuy!

ruangbelajar

Beri Komentar