Pengertian dan Akibat Rotasi Bumi |Geografi Kelas 10

Raisha Fatya Okt 8, 2017 • 4 min read


Geograi Kelas 10 : Pengertian dan Akibat Rotasi Bumi

Ada yang bisa tebak apa sih yang menyebabkan terjadinya siang dan malam? Yap, hal itu terjadi karena bumi berputar pada porosnya atau yang disebut dengan akibat rotasi bumi. Tapi, kenapa kita tidak pernah merasakan perputarannya? Simak artikel ini ya Squad untuk tahu alasannya! 

Peredaran bumi mengelilingi sumbunya atau porosnya dari arah barat ke timur disebut dengan rotasi bumi. Lama proses peredaran bumi mengelilingi sumbunya ini disebut dengan kala rotasi, yaitu selama 23 jam 56 menit 4 detik. Kala rotasi dikenal dengan satu hari.

Namun, peredaran bumi mengelilingi sumbunya tidak akan terasa karena adanya gravitasi. Jadi, gravitasi bumi dapat menarik semua benda ke arah pusat gravitasi bumi itu sendiri. Walaupun bumi itu berputar, kita tidak akan merasakan pergerakan rotasi bumi atau jatuh saat posisi kita ada di bawah bumi.

Akibat Rotasi Bumi

gambar ilustrasi akibat rotasi bumi(Sumber: reference.com)

1. Terjadinya Siang dan Malam

Rotasi bumi mengakibatkan terjadinya siang dan malam. Hal ini terjadi karena ada dua bagian bumi yang sebagian menghadap matahari dan sebagian lagi membelakangi matahari. Bagian yang menghadap matahari mengalami waktu siang; bagian yang membelakangi matahari mengalami waktu malam.

2. Gerak Semu Harian Matahari

Nah, pasti RG Squad berpikiran kalau matahari itu bergerak mengelilingi bumi, kan? Sebenarnya, bumi mengelilingi matahari. Matahari menjadi pusat tata surya yang dikelilingi oleh planet-planet di dalam orbitnya, termasuk bumi. Peristiwa itu disebut gerak semu harian matahari. Pergerakan semu harian matahari disebabkan oleh rotasi bumi yang membuat matahari seolah-olah mengelilingi bumi. Matahari merupakan bintang yang menghasilkan energi atau cahaya sendiri. Nah, matahari itu juga berkeliling, loh. Matahari bergerak mengelilingi sebuah lubang hitam yang berada di pusat galaksi Bima Sakti.

3. Perbedaan Waktu

akibat rotasi bumi : perbedaan waktu(sumber: shutterstock.com)

Rotasi bumi juga berpengaruh pada perbedaan waktu di bagian-bagian bumi. Terdapat 24 daerah waktu yang ada di bumi. Pusat waktu berada di kota Greenwich, Inggris yang terletak pada bujur 0. Setiap selisih bujur 15⁰, perbedaan waktu mengalami selisih satu jam. Bagian bumi di sebelah timur Greenwich mengalami waktu yang lebih cepat dari Greenwich, sedangkan bagian bumi di sebelah barat Greenwich mengalami waktu yang lebih lambat.

4. Perbedaan Percepatan Gravitasi Bumi

Rotasi bumi mengakibatkan gerakan yang arahnya menjauhi pusat. Akibatnya, bumi menjadi tidak bulat sempurna. Ada bentuk tidak baku di kedua kutubnya dan mengembang pada khatulistiwa, sehingga diameter kutub bumi lebih kecil daripada diameter khatulistiwa. Hal ini berakibat pada percepatan gravitasi di daerah kutub lebih besar dibandingkan khatulistiwa.

5. Pembelokan Arah Arus Laut

Angin mengakibatkan terjadinya arus laut. Pada belahan bumi selatan, arah arus laut berbelok searah perputaran jarum jam. Pada belahan bumi bagian utara, arah arus laut berbelok berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Gerak pembelokan arah angin dan pembelokan arus laut disebut efek Coriolis.

Akibat rotasi bumi yang lain:

  • Terjadinya perbedaan ketebalan atmosfer
  • Dapat berfungsinya satelit
  • Terjadi perubahan arah bandul (efek Faucault)
  • Adanya jetlag bila kita naik pesawat

Oke, sekarang RG Squad sudah paham bahwa perputaran bumi memiliki banya dampak terhadap kehidupan kita. Lalu, bagaimana dengan perputaran bumi mengelilingi matahari yang disebut revolusi bumi? Baca artikel lanjutannya ya! Jika RG Squad ingin dapatkan rangkuman materi komplit, latihan soal, dan video belajar tentang materi Tata Surya, yuk, daftar ruangbelajar!

New Call-to-action

Beri Komentar