Pengertian dan Struktur Teks Diskusi

Bahasa Indonesia_9.jpg

Squad, tentu kalian pernah melakukan kegiatan diskusi bersama dengan teman kalian. Dalam suatu kegiatan berdiskusi formal, biasanya akan menghasilkan teks diskusi. Teks diskusi ini dibuat untuk mendokumentasikan, mencatat, atau menyimpan hal-hal penting dalam suatu pertemuan ilmiah agar dapat digunakan kembali saat dibutuhkan.

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai apa itu teks diskusi, pertama-tama mari terlebih dahulu kita kenali apa itu diskusi. Diskusi merupakan pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. Jadi, dapat dikatakan teks diskusi adalah bahan tertulis sebagai media untuk mencatat hal-hal penting tentang suatu masalah dalam pertemuan ilmiah. Teks diskusi dapat terdiri atas pendapat-pendapat yang muncul dalam diskusi, seperti pendapat yang menyetujui atau yang menolak hasil diskusi.

pengertian dan struktur teks diskusiKegiatan diskusi di kelas (Sumber: facultyfocus.com)

Struktur Teks Diskusi

1. Isu

Isu adalah unsur dalam teks diskusi yang berisi gambaran atau fenomena permasalahan yang akan dibahas dalam kegiatan diskusi.

Contoh: Dalam pertemuan ini, permasalahan yang akan dibahas adalah pemilihan pengurus desa.

2. Argumen

Argumen dalam teks diskusi adalah berbagai pendapat yang ada mengenai permasalahan yang dibahas dalam diskusi. Pendapat tersebut dapat berupa pendapat yang menetang atau pendapat yang mendukung.

Contoh: Berbagai pendapat dalam pertemuan ini adalah …

3. Simpulan atau saran

Simpulan dalam teks diskusi adalah hasil, kesimpulan, rekomendasi, atau solusi dari permasalahan yang dibahas. Hasil diskusi haruslah berisi rekomendasi untuk mencari solusi dari permasalahan yang terjadi. Rekomendasi yang dihasilkan sebaiknya merupakan jalan tengah untuk berbagai pihak.

Contoh: Pada akhirnya, semua kandidat pun dilantik untuk masa bakti 5 tahun ke depan.

ciri-ciri teks diskusi

Kaidah Kebahasaan Teks Diskusi

Dalam teks diskusi terdapat konjungsi pertentangan dan perbandingan. Konjungsi pertentangan adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat yang menyatakan pertentangan atau perlawanan. Konjungsi perbandingan adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat yang menyatakan perbandingan.

Tanda koma digunakan sebelum konjungsi pertentangan, yaitu sebelum kata sedangkan, tetapi dan melainkan. Konjungsi pertentangan terdiri atas beberapa konjungsi, antara lain:

1. ….,sedangkan…..

Konjungsi sedangkan digunakan di dalam kalimat yang subjeknya berbeda

Contoh: Amir akan belajar bahasa Indonesia, sedangkan Farhan akan belajar bahasa Inggris.

2. ….,tetapi….

Konjungsi tetapi digunakan di dalam kalimat yang subjeknya sama dan dapat dipasangkan dengan kata tidak.

Contoh: Gina berkeinginan pergi ke Bali, tetapi tidak memiliki waktu luang.

3. …..,melainkan….

Konjungsi melainkan digunakan di dalam kalimat yang subjeknya sama dan dapat dipasangkan dengan kata bukan.

Contoh: Dia bukan seorang guru, melainkan seorang dosen.

Konjungsi perbandingan hanya terdiri atas konjungsi ….lebih….daripada….. Konjungsi ini hanya digunakan untuk dua hal yang dibandingkan. Konjungsi lebih hanya dapat dipasangkan dengan konjungsi daripada.

Contoh: Haris lebih menyukai teh daripada kopi.

Mudah 'kan Squad? Jadi, jika nanti suatu saat kamu ditugaskan untuk mencatat kegiatan diskusi, kamu sudah bisa mengerjakannya dengan baik. Mau #BelajarJadiMudah? Yuk, belajar bersama dengan Ruangguru On-The-Go. Tonton ribuan video belajar beranimasi tanpa kuota dan kuis latihan untuk membantumu lebih mudah memahami materi.

New Call-to-action

Beri Komentar