Penggunaan Rumus Simple Present Tense dengan Non-Action Verbs | Bahasa Inggris Kelas 10

Present tense

Halo, Squad! Siapa di sini yang masih bingung tentang penggunaan tenses dalam Bahasa Inggris? Supaya nggak bingung, sekarang kita belajar tentang penggunaan rumus Simple Present Tense with Non-Action Verbs, yukSimple Present Tense adalah suatu pola tenses yang kata kerjanya menyatakan kegiatan yang dilakukan sehari-hari, kegiatan yang sesuai dengan kenyataan dan dilakukan secara teratur atau kegiatan yang merupakan kebiasaan.

Disebut sebagai “simple” karena bentuk kata kerjanya terdiri dari satu kata (contoh: read atau reads), dibandingkan dengan jenis tenses lain, contohnya the present progressive yang menggunakan lebih dari 1 kata(contoh: is reading). Hampir seluruh kata kerja Bahasa inggris dalam form simple present tense sama dengan base form atau bentuk dasar. Oh iya, Squad, base form ini juga sering disebut bentuk kamus, ya. Pengecualian ada ketika subjeknya adalah third-person singular atau orang ketiga tunggal (contoh: he, she, it). Dalam pengecualian ini, imbuhan -(e)s ditambahkan di bagian belakang verb atau kata kerja.

The Simple Present Tense juga menggunakan non-action verbs seperti like, have, know, see, dan understand. Sesuai dengan namanya, kata-kata tersebut menunjukkan suatu keadaan atau situasi, bukan suatu aksi.

Beberapa kata kerja non-aksi adalah:

  • Kata kerja yang berhubungan dengan panca indera seperti: feel [merasakan], hear  [mendengar], notice [melihat], see [melhat], smell [mencium], sound [kedengarannya], taste [mencicipi]. Contoh kalimat: I notice your new hair. 
  • Kata kerja yang berhubungan dengan keadaan mental seperti: agree [setuju], believe [percaya], doubt [meragukan], guess [menebak], hesitate [ragu], imagine [membayangkan], know [mengetahui], mean [bermaksud], need [memerlukan], prefer [lebih menyukai], realise/realize [ menyadari], recognize/recognize [mengenali], remember [ingat], suppose [mengira], think [berpikir], trust [mempercayai], understand [mengerti], want [menginginkan], wish [berharap]. Contoh kalimat: He understands the Term and Condition of Public Holiday.
  • Kata kerja yang berhubungan dengan keadaan emosi seperti: admire [mengagumi], appreciate [menghargai], care [peduli], dislike [tidak menyukai], envy [iri], expect [berharap], fear [takut], hate [benci], hope [berharap], like [suka], mind [keberatan], regret [menyesal], trust [percaya]. Contoh kalimat: We admire your persistence toward your dreams.

Bagaimana, Squad? Semoga dapat dipahami, ya. Supaya belajarnya makin semangat, yuk belajar bersama ruangbelajar! Dengan ruangbelajar, kamu bisa belajar menggunakan video belajar yang seru dan beranimasi, lho! Penasaran? Yuk, download sekarang di sini. Selamat belajar, Squad!

New Call-to-action

Beri Komentar