Perbedaan Fungsi Otak Kiri dan Otak Kanan

Shabrina Alfari Feb 14, 2018 • 4 min read


Squad, tentu kita sering mendengar penggambaran seseorang berdasarkan dari fungsi otaknya. Otak merupakan organ paling penting pada makhluk hidup khususnya manusia karena bertindak sebagai pusat koordinasi. Otak besar (cerebrum) merupakan bagian terbesar dari otak manusia yang bertugas untuk memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, penalaran, mengingat, membayangkan, hingga merencanakan masa depan.

leftbrain-rightbrain.jpgPerbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri (Sumber: healthline.com)

Otak besar ini terdiri dari dua belahan, yaitu kiri dan kanan. Kedua belahan tersebut tentunya mempunyai struktur yang sangat kompleks dan fungsi yang berbeda. Ada yang bilang bahwa mereka yang lebih dominan dengan otak kiri lebih pintar matematika, sedangkan mereka yang lebih dominan dengan otak kanan lebih unggul dalam kreativitas. Namun, benarkah demikian? Yuk, kita cari tahu!

Teori mengenai perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan ini telah populer sejak tahun 1960an, dari hasil penelitian Roger Sperry. Sperry merupakan seorang neuropsikolog yang menemukan bahwa akal manusia terdiri atas dua bagian. Menurut Sperry, masing-masing bagian otak memiliki fungsi spesial tanpa harus bergantung satu dengan yang lainnya.

7269-01-reasoning-intuition-brain-design-for-powerpoint-16x9-5.jpgFungsi otak kiri (Sumber: slidemodel.com)

Otak Kiri

Otak kiri lebih unggul pada hal-hal yang berhubungan dengan logika dan rasio manusia, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat dari matematika. Jadi, pernyataan yang mengatakan jika seseorang yang pandai matematika lebih dominan dengan otak kiri adalah benar. Beberapa pakar menyebut bahwa otak kiri merupakan pusat dari Intelligence Quotient (IQ).

Orang yang dominan dengan otak kirinya, lebih pandai melakukan analisa dan proses logis, tetapi kurang pandai dalam hal hubungan sosial. Oleh karena itu, orang yang lebih dominan dengan otak kiri akan mengutamakan logika dalam proses pengambilan keputusan dan melakukan sesuatu dengan perhitungan yang matang. Saat kita ingin mengungkapkan sebuah fakta, otak kiri juga lah yang akan menariknya dari memori kita.

7269-01-reasoning-intuition-brain-design-for-powerpoint-16x9-6.jpgFungsi otak kanan (Sumber: slidemodel.com)

Otak Kanan

Sementara itu, otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ). Misalnya seperti sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain, serta pengendalian emosi. Otak kanan juga berfungsi untuk semua jenis kegiatan kreatif, seperti menari, menggambar, atau menyanyi.

Otak bagian kanan bertanggung jawab atas kemampuan spasial seseorang, yaitu meliputi pengenalan wajah dan pengolahan musik. Otak kanan juga dapat melakukan beberapa fungsi matematika lho Squad, tetapi hanya perkiraan kasar dan perbandingan. Bagian ini jugalah yang membantu citra visual dari apa yang kita lihat. Saat seseorang berbicara, otak kanan yang akan membantu untuk menafsirkan konteks dan nada lawan bicara.

otak kanan kiri.jpg

Perbedaan otak kanan dan otak kiri (Sumber: livescience.com)

Idealnya, otak kiri dan otak kanan manusia haruslah seimbang dan berfungsi dengan optimal. Karena orang dengan otak kanan dan kiri yang seimbang tentu dapat menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi.

Nah, terdapat banyak cara untuk mengetahui apakah seseorang itu lebih dominan otak kanan atau kiri, misalnya dengan melihat perilakunya sehari-hari. Tentu kalian pernah melihat ‘kan Squad, ada teman kalian yang pandai di sekolah tetapi tidak pandai bergaul. Ada juga yang pandai bergaul, tetapi kurang pandai di sekolah. Keadaan semacam ini dapat terjadi karena ketidakseimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Selain dari perilaku sehari-hari, kita juga dapat menggunakan alat Electroencephalograph untuk mengamati bagian otak mana yang paling aktif.

Untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kinerja dua belahan otak, ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan. Kalian bisa mencoba menggunakan tangan yang tidak sering digunakan untuk melakukan aktivitas seperti misalnya untuk memegang gagang pintu atau menggosok gigi. Coba juga menulis dengan menggunakan tangan yang tidak biasa digunakan atau menggambar dengan kedua tangan secara bersamaan. Mudah ‘kan Squad?

Untuk melatih otak kanan dan kiri agar seimbang kalian juga bisa mencoba belajar berkelompok Squad. Selain mempermudah pemahaman materi, belajar kelompok juga dapat melatih kemampuan bersosialisasi. Kalian ingin belajar dan bersosialisasi secara bersamaan di mana pun dan kapan pun? Gabung aja di Ruangguru digitalbootcamp. Kalian akan belajar di sebuah group chat bersama teman di seluruh Indonesia dengan tutor standby yang selalu siap menjawab pertanyaan kalian. Yuk, daftar sekarang!

New Call-to-action

Beri Komentar