Perilaku-Perilaku Buruk Ini Dapat Membuat Anda Dipecat dari Pekerjaan lho!

Maya Martha

Feb 8, 2019 • 4 min read

Sukses Kerja


dipecat dari pekerjaan

Artikel ini mengenai apa saja perilaku-perilaku buruk yang dapat membuat Anda dipecat dari pekerjaan.

--

Bekerja di sebuah perusahaan memberikan Anda tuntutan untuk mampu menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Hal yang wajar apabila berjalannya waktu Anda melakukan kesalahan dan mendapat teguran karena perilaku yang Anda lakukan. Namun terdapat lima perilaku yang dapat memungkinkan Anda dipecat atau dikeluarkan dari pekerjaan.

1. Mengulangi kesalahan yang sama

dipecat dari pekerjaan

Datang terlambat dan tidak memperbaiki kesalahan (Sumber: northernnatalcourier.co.za)

Peringatan akan diberikan apabila Anda memiliki perilaku yang melenceng dari peraturan perusahaan. Apabila Anda ingin mempertahankan posisi pekerjaan, maka Anda harus memperbaiki perilaku tersebut. Namun sebaliknya, apabila respon dari peringatan yang Anda dapatkan menghasilkan keinginan Anda untuk melepaskan diri atau bahkan Anda berperilaku yang lebih buruk lagi, maka sangat jelas bahwa perusahaan akan tidak mempertahankan Anda untuk bekerja di sana. Contohnya, seorang karyawan datang terlambat, pulang kantor lebih cepat, dan menggunakan jam makan siang terlalu lama. Perilaku ini sering dilakukan dan menimbulkan anggapan bahwa karyawan tersebut tidak serius dalam bekerja. Pemecatan akan dilakukan kepada karyawan ini karena perilakunya sangat merugikan tim kerja dan tentunya perusahaan.

Baca juga: Sedang Magang? Jangan Sampai Lakukan 10 Kesalahan Ini!

2. Produktivitas menurun

dipecat dari pekerjaan

Dinilai buruk apabila produktivitas Anda selalu menurun (Sumber: clemmergroup.com)

Salah satu permasalahan umum yang dialami karyawan adalah menurunnya produktivitas kerja. Bisa jadi alasannya berasal dari dalam diri Anda sendiri, seperti rasa malas atau bosan. Namun juga ada hal-hal eksternal yang dapat menurunkan produktivitas kerja Anda, antara lain adalah lingkungan pekerjaan atau kolega yang selalu mengganggu. Jangan biarkan kinerja Anda terus menerus menurun karena hal tersebut dapat berpengaruh terhadap pekerjaan Anda dan tim kerja. Bila menurunnya produktivitas Anda sudah berdampak kepada keterlambatan proyek, maka berhati-hatilah karena kehadiran Anda akan dapat dinilai tidak bermanfaat bagi tim.

3. Kondisi pribadi Anda yang tidak lagi mendukung pekerjaan

dipecat dari pekerjaan
Kondisi pribadi mempengaruhi pekerjaan dalam tim (Sumber: skipprichard.com)

Bekerja dengan tidak bahagia, penuh keluh kesah, dan tidak termotivasi merupakan suatu tanda bahwa adanya penurunan kondisi mental Anda. Hal ini tentu akan berdampak kepada load pekerjaan sebuah tim. Sesuatu yang sangat membuang waktu apabila tim hanya berfokus kepada masalah yang dialami satu orang karyawan dan mereka terlalu sering mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh orang tersebut. Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan-permasalahan lain.

4. Menjadi pemberontak

dipecat dari pekerjaan

Berperilaku arogan tidak sesuai dengan etika bekerja (Sumber: omegahrsolutions.com)

Memiliki sikap dan pemikiran yang kritis merupakan keuntungan perusahaan mempekerjakan Anda. Namun, apabila kekritisan tersebut membuahkan hasil kearoganan Anda terhadap kebijakan perusahaan dan tugas yang diberikan oleh atasan, maka Anda akan dinilai sudah tidak memiliki visi dan misi yang sesuai dengan perusahaan. Terlebih jika Anda menyampaikan kritikan dengan kata-kata yang tidak sopan dan jelek. Atasan Anda akan dengan sangat mudah memecat Anda dengan nilai perilaku yang buruk.

5. Mendapat keluhan dari klien dan vendor

dipecat dari pekerjaan

Adanya keluhan dari klien dan vendor terhadap pekerjaan Anda (Sumber: tpghrservices.com)

Keuntungan yang didapat oleh sebuah perusahaan bersumber dari pelanggan atau klien. Semakin banyak pelanggan maka akan semakin berhasil juga sebuah perusahaan. Untuk itu, Anda harus mampu memberikan yang terbaik kepada klien. Apabila pekerjaan Anda mendapat keluhan, terlebih tidak ada relasi baik yang Anda ciptakan kepada klien dan juga vendor sebagai mitra kerja Anda, maka atasan akan menilai rendah diri Anda. Posisi Anda pun bisa saja digantikan dengan karyawan lain yang lebih baik.

Dengan mengetahui lima perilaku ini, Anda dapat berkaca dan merefleksikan diri Anda sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Suatu hal yang wajar apabila sebuah perusahaan memecat karyawannya karena telah beberapa kali melanggar peraturan dan tidak memperhatikan peringatan-peringatan yang telah diberikan. Untuk itu, apabila Anda ingin tetap bekerja di perusahaan Anda sekarang ini, Anda dapat meningkatkan kinerja dan performa Anda sebagai karyawan. Gunakan aplikasi ruangkerja, karena Anda dapat membaca berbagai macam artikel yang sangat bermanfaat. Unduh sekarang juga di App Store atau Play Store! GRATIS.

New call-to-action
Beri Komentar

Recent Posts