IPA Terpadu Kelas 6 | Perkembangbiakan Hewan Secara Vegetatif

Tri Janarti

Oct 28, 2019 • 8 min read

Konsep Pelajaran SD IPA Terpadu kelas vi


Perkembangbiakan Hewan Secara Vegetatif

Pada cerita sebelumnya, saat Roro ingin menjelaskan tentang perkembangbiakan hewan secara vegetatif, pembicaraannya dipotong oleh ayahnya. Alhasil, Guntur masih merasa penasaran tentang hal itu. Duh, semoga Roro ngelanjutin penjelasannya ya di cerita kali ini.

Baca cerita sebelumnya dulu, yuk!

IPA Terpadu Kelas 6 | Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif

---

Roro memandang Guntur yang makan dengan lahap. Dia terlihat sangat menikmati makan ayam goreng menggunakan tangannya.

“Guntur kamu emang tadi udah cuci tangan?” tanya Roro.

Hehe... belum Ro abis wastafelnya di ujung sana sih aku 'kan jadi malas jalannya,” keluh Guntur.

“Guntur, kamu harus cuci tanganmu dulu sebelum makan, tadi 'kan kita abis berkeliling dan memegang banyak benda di sekitar kita yang mungkin aja ada kumannya” kata Ayah Roro.

Guntur menunjukkan telapak tangannya kepada mereka, “Tapi liat nih nggak ada kumannya kok.”

“Kuman itu hewan yang kecil banget jadi cuma bisa diliat menggunakan mikroskop,” ucap Roro.

Eh tunggu, emangnya kuman itu hewan, ya?” tanya Guntur.

“Iya dan dia berkembang biak dengan cara vegetatif, lho!” jawab Roro.

Guntur jadi teringat sesuatu, “Ih Ro, kamu 'kan tadi belum jadi menjelaskan perkembangbiakan hewan secara vegetatif, lanjutin dong penjelasanmu!”

“Cuci tanganmu dulu gih baru aku lanjutin,” balas Roro.

Guntur pun menuruti perintah Roro. Setelah mencuci tangannya, dia langsung menagih janji Roro untuk melanjutkan penjelasannya. Namun, Ayah Roro meminta mereka menyelesaikan makannya terlebih dahulu. Mereka pun kembali melanjutkan makan hingga selesai.

TERSERAH 1 - VEGETATIF (REVISI)

“Perkembangbiakan hewan secara vegetatif adalah perkembangbiakan yang tidak melalui peristiwa perkawinan. Jadi, nggak ada proses pembuahan antara sel sperma dan sel telur,” akhirnya Roro melanjutkan penjelasannya setelah mereka semua selesai makan.

“Kenapa begitu?” tanya Guntur.

“Karena hewan yang berkembang biak dengan cara ini merupakan hewan tingkat rendah yang tidak memiliki struktur tubuh yang sempurna. Makanya sulit bagi mereka untuk melakukan proses pembuahan,” jelas Kanguru.

“Terus perkembangbiakan ini terbagi menjadi tiga, yaitu tunas, membelah diri, dan fragmentasi,” tambah Kanguru.

Ayah Roro mengeluarkan handphone-nya. Dia mengetik beberapa kata di layar handphone.

“Ini contoh hewan yang berkembang biak dengan cara vegetatif,” Ayah Roro menyodorkan handphone-nya yang sedang memutar sebuah video ke tengah meja.

perkembangbiakan hewan secara vegetatif

“Hewan ini namanya hydra, dia berkembang biak dengan cara tunas,” kata Ayah Roro.

“Tunas? Dia 'kan bukan tumbuhan,” tanya Guntur.

“Maksudnya, pada tubuh induk akan tumbuh calon anak berupa tunas. Dia akan terus tumbuh dengan menempel pada induknya hingga dewasa. Setelah dewasa, dia baru melepaskan diri dari tubuh induknya dan menjadi hewan baru,” jelas Ayah Roro.

Tapi kayaknya aku nggak pernah deh liat hewan hydra. Di kebun binatang ini ada nggak?” tanya Guntur.

“Hydra cuma bisa diliat menggunakan mikroskop jadi di sini nggak ada. Tapi ada kok contoh lain yang bisa diliat tanpa mikroskop, yaitu ubur-ubur,” jawab Kanguru.

Nah, kalau ubur-ubur sih aku pernah liat,” ucap Guntur.

“Sekarang coba liat hewan ini. Dia berkembang biak dengan cara membelah diri dan cuma bisa diliat menggunakan mikroskop,” kata Ayah Roro menunjuk layar handphone-nya.

“Maksudnya gimana Om?” tanya Guntur.

Ayah Roro menjelaskan, “Jadi begini,

perkembangbiakan hewan secara vegetatif

Tapi membelah diri cuma dilakukan oleh hewan bersel satu ya, contohnya kayak amoeba yang ada di video ini,” tambah Kanguru menjelaskan.

“Oh iya benar Ro, coba liat amoeba itu membelah tubuhnya!” seru Guntur heboh.

Mata mereka kembali melihat ke layar handphone. Pada layar ditampilkan amoeba yang sedang membelah dirinya.

Setelah amoeba, kini video itu menampilkan seekor cacing yang terpotong menjadi beberapa bagian lalu tubuhnya seperti tumbuh lagi. Roro dan Guntur tampak fokus menonton video itu.

giphy planaria

Proses fragmentasi planaria (sumber: Edmond Tse via Youtube)

Setelah mengamati video itu Roro bertanya, “Ini lagi fragmentasi ya Yah?”

“Iya betul,” jawab Ayah Roro.

“Oh jadi fragmentasi itu adalah cara berkembang biak hewan dengan memotong bagian tubuhnya. Terus tubuh yang terpotong itu akan tumbuh lagi ya jadi hewan baru?” kata Roro menyampaikan hasil analisisnya.

perkembangbiakan hewan secara vegetatif

“Iya betul Ro. Contoh hewan yang melakukan fragmentasi pada video ini adalah cacing pipih atau disebut juga cacing planaria,” ucap Kanguru.

Penjelasan tentang fragmentasi pada cacing pipih itu pun mengakhiri video yang mereka tonton. Setelah itu, Ayah Roro menyimpan kembali handphone-nya. Kemudian mereka kembali berkeliling hingga hari berganti sore dan mereka pun memutuskan untuk pulang.

Dengan demikian, berakhir sudah perjalanan mereka di kebun binatang. Nah, kalau kamu masih punya pertanyaan, kamu bisa lho tanya ke kakak tutor ruanglesonline. Caranya tinggal foto soal yang mau kamu tanyakan lalu akan dijawab deh oleh kakak tutornya, gampang 'kan? Cobain gih!

New Call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts