Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11

Permasalahan Sosial

Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi? Meskipun sekilas masalah tersebut terlihat seperti masalah lingkungan, namun secara jangka panjang, masalah tersebut bisa berkembang menjadi masalah sosial jika sudah terlalu mengganggu kehidupan orang banyak. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang sebenarnya menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan disebabkan karena masalah sampah dan limbah industri, serta perilaku manusia itu sendiri.

Penyebab Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan umumnya terjadi saat lingkungan hidup manusia, baik yang bersifat fisik, biologis, maupun sosial memiliki unsur yang merugikan keberadaan manusia. Nah, masalah pencemaran ini biasanya dibedakan dalam beberapa kelompok, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, serta pencemaran kebudayaan.

Perairan bisa tercemar karena ulah manusia dengan tindakan manusia seperti membuang sampah ke sungai, menangkap ikan dengan menggunakan pestisida, dan ulah pabrik-pabrik yang membuang limbah industri ke sungai atau laut. Pencemaran ini mengakibatkan ikan dan makhluk lainnya yang hidup di air mati atau beracun, sehingga tidak aman dikonsumsi manusia.

Sampah

Sampah yang menyebabkan sungai mampet ini rawan meluap dan memicu banjir saat musim penghujan. (Sumber: metrobali.com)

Pencemaran udara sendiri disebabkan oleh asap kendaraan bermotor dan asap pabrik. Tingginya tingkat polusi udara terutama di kota membuat pemerintah melakukan berbagai untuk mengatasi pencemaran udara. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya taman kota serta program menanam pohon yang sering dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak swasta.

Baca juga: Mengenal 3 Teori Permasalahan Sosial

Salah satu masalah sosial lain terkait lingkungan adalah sampah. Masalah sampah ini sangat mengganggu terutama jika tidak dikelola dengan baik. Bagi masyarakat pedesaan, sampah mungkin belum menjadi masalah serius. Namun, tidak demikian dengan masyarakat yang tinggal di kota atau di daerah padat penduduk. Masyarakat kota dan daerah padat penduduk menghasilkan banyak sekali sampah akibat banyaknya proses produksi dan konsumsi di kota.

Pemerintah, yang diwakili oleh Dinas Kebersihan, bertanggung-jawab dalam mengelola sampah. Sampah yang menumpuk dapat menjadi sumber berbagai penyakit menular seperti muntaber, penyakit kulit, dan gangguan pernapasan. Masalah lain yang berkaitan dengan sampah adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan.

Di banyak tempat banyak warga yang biasa membuang sampah ke sungai dan saluran air yang menyebabkan mampet. Akibatnya, sering terjadi banjir jika terjadi hujan lebat. Banjir, jika terjadi dalam skala besar, sangat mengganggu kehidupan di kota karena aktivitas jadi terhenti. Banyak orang yang rumahnya terendam banjir juga terpaksa mengungsi atau kehilangan harta benda.

Tuh, kalian lihat kan Squad? Begitu banyak pencemaran lingkungan yang bisa berdampak pada permasalahan sosial? Oleh karena itu, mulai dari sekarang, yuk kita sama-sama jaga lingkungan sekitar kita agar tetap bersih dan terawat.

Kamu ingin belajar materi pelajaran dengan lebih menyenangkan, coba aja ikutan ruangbelajar Di sana, kamu akan mendapatkan ribuan video pembelajaran, lengkap dengan animasi, soal latihan, serta rangkuman yang memudahkan, lho!

ruangbelajar

Referensi

Sunarto, Kamanto. 1993. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE – UI.

Richard Osborne & Borin Van Loon. 1996. Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan

Sumber Foto

Tumpukan sampah. Tautan: https://metrobali.com/dkp-satpol-pp-awasi-penerapan-perda-sampah/

Artikel diperbarui 27 November 2020

Beri Komentar