Biologi Kelas 12 | Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera

EvolusiArtikel ini membahas tentang evolusi berdasarkan pohon filogeni

--

Pernah nggak kamu dengar kalimat, “nenek moyang manusia itu kera” atau “manusia mirip kera”? Kamu pun bertanya-tanya kenapa, sih manusia dikait-kaitkan dengan kera? Kan, manusia dengan kera berbeda. 

Setiap pertanyaan, pasti selalu ada jawabannya kalau kita mau mencari tahu. Nah, untuk bisa menjawab pertanyaan itu, ternyata kita bisa menggunakan pohon filogeni. Penasaran? Yuk, kita bahas.

pohon filogeni evolusi

Eh, kamu tahu nggak, ternyata para ilmuwan mendapatkan cara yang sederhana agar memudahkan pembuatan pohon filogeni, yaitu dengan berfokus pada karakter kelompok organisme. Ilmu yang mereka gunakan adalah taksonomi atau ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi organisme berdasarkan hubungan alamiahnya.

Dengan ilmu kladistik, para ilmuwan dapat mengidentifikasi ciri-ciri dari setiap organisme yang berbeda dari nenek moyangnya. Setelah mengelompokkan ciri-cirinya, mereka membuat sebuah diagram yang disebut sebagai clado-gram (pohon filogeni). Belum jelas, ya? Sabar, kita akan segera tahu maksud dari gambar itu.

Klade dan Kladistik

Gambar clado-gram menjelaskan bahwa seiring berjalannya waktu, nenek moyang kita berevolusi, mewarisi suatu karakteristik pada setiap organisme. Jika suatu keturunan tidak memiliki karakteristik yang diwariskan, ia akan terpisah. Hewan lampre contohnya, adalah organisme yang pertama kali terpisah dari karakter warisan nenek moyangnya, yaitu rahang.

Kedua, hiu yang karakteristiknya memiliki rahang terpisahkan oleh karakteristik organisme yang bernapas menggunakan paru-paru. Lalu, hewan salamander terpisahkan oleh karakteristik berupa membran amniotik (membran ketuban).

Selanjutnya, kadal terpisahkan oleh karakteristik organisme yang memiliki rambut. Setelahnya, harimau terpisahkan oleh karakteristik organisme yang tidak memiliki ekor. Terakhir, gorila adalah organisme yang terpisahkan oleh karakteristik bipedal (berjalan menggunakan dua kaki).

Gimana, nih, apa sudah dimengerti? Kalau belum, coba simak tabel di bawah ini.

Tabel pohon filogeni evolusi

Gengs, jika dilihat dari tabel, kita memiliki beberapa karakteristik yang sama dengan gorila, perbedaannya hanya pada karakteristik bipedal, sehingga menjadikan gorila organisme yang kekerabatannya paling dekat dengan manusia. By the way, gorila ini termasuk ke dalam jenis kera ya, bukan monyet. Lalu, organisme kedua yang paling dekat dengan kita adalah harimau yang terpisahkan oleh karakteristik tanpa ekor dan bipedal. Begitu seterusnya.

Evolusi Pohon Filogeni

Sekarang kamu sudah mengerti, kan, kenapa manusia dikait-kaitkan dengan kera? Karena dari pohon filogeni karakteristik manusia dengan kera tidak jauh berbeda.

Dari pohon filogeni kita juga dapat menemukan beberapa grup organisme yang berbeda, diantaranya grup monofiletik, grup parafiletik dan grup polifiletik. Apa yang dimaksud dengan grup-grup tersebut? Simak gambar di bawah, ya.

Evolusi Pohon Filogeni

Sebagaimana yang terlihat di gambar, grup monofiletik adalah seluruh turunan dari nenek moyang yang sama, contohnya adalah orangutan, gorila, simpanse dan manusia. Kelompok organisme ini berasal dari nenek moyang yang sama, yaitu primata.

Baca juga: Perbedaan Teori Evolusi Darwin dan Lamarck 

Grup parafiletik adalah sebagian turunan dari nenek moyang yang sama. Pada gambar di atas misalnya, manusia tidak termasuk ke dalam grup organisme primata lainnya. Karena primata lainnya termasuk ke dalam famili pongidae.

Terakhir, grup polifiletik adalah turunan yang berasal dari nenek moyang yang berbeda. Pada gambar di atas terlihat bahwa yang termasuk ke dalam grup ini adalah ikan hiu dan paus. Mengapa demikian? Bukankah dari bentuk tubuhnya mirip? Betul sekali, hanya saja secara keturunan tidak sama. Ikan hiu memiliki nenek moyang berupa pisces atau ikan. Sedangkan paus memiliki nenek moyang berupa mamalia.

Sebelum menyelesaikan penjelasan ini, ada pertanyaan menarik nih buat kamu. Pernah nggak terlintas di pikiranmu kenapa para ilmuwan biologi susah payah mengklasifikasikan lebih dari satu juta organisme? Penasaran? Ternyata, salah satu alasan terpenting mereka mengklasifikasikan setiap organisme adalah agar kita bisa tahu apa saja organisme yang bermanfaat buat kita sebagai sumber makanan dan obat.

Nah, itu dia jawabannya. Para ilmuwan bisa tahu organisme apa yang berkhasiat dan yang beracun, sehingga kita dapat dengan tenang mengonsumsi organisme yang aman dan baik bagi kita.

Jadi, dari pembahasan ini kita tahu, bahwa pohon filogeni adalah diagram mengenai karakteristik organisme-organisme yang diketahui dari sejarah evolusi. Dengan pengetahuan ini pun kita bisa tahu organisme apa saja yang berguna bagi manusia sebagai sumber makanan dan obat-obatan.

Gimana, nih belajar biologi? Seru, kan? Rasa penasaranmu bisa terjawab di sini. Masih punya pertanyaan tak terjawab lainnya? ruangbelajar for Desktop jawabannya! Di sana ada banyak penjelasan yang akan memuaskanmu. Ayo cek sekarang juga!

ruangbelajar for desktop

Beri Komentar