Blog Ruangguru

    Pola Keruangan Desa dan Kota

    By Rabia Edra · Oct 11, 2017

    Geografi_Header (1)-2.jpg

    RG Squad, tentunya kalian mengenal istilah desa dan kota, kan? Desa biasanya identik dengan rumah-rumah yang sederhana, sedangkan kota identik dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Namun tidak hanya itu saja lho, masih banyak hal-hal lain yang mencirikan pola keruangan desa dan kota. Lebih lengkapnya, kita pelajari artikel ini bersama ya!

    1. Pengertian Desa dan Kota

    a. Pengertian Desa

    Menurut UU No. 5 Tahun 1979, desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat dan hukum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan NKRI.

    b. Pengertian Kota

    Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan kehidupan materialistis.

    11.png

     

    2. Pola Keruangan Desa dan Kota

    a. Pola Keruangan Desa

    Pola pemukiman antara satu desa dengan yang lainnya memiliki perbedaan tergantung faktor geografi yang berbeda.

    • Pola Memusat

    02(1).jpgTerdapat di wilayah pegunungan atau dataran rendah. Pola semacam ini kemungkinan terbentuk karena dihuni secara turun-temurun oleh beberapa generasi.

    • Pola Mengelilingi Fasilitas

    03(1).jpgUmumnya ditemukan di dataran rendah, dimana fasilitas umum yang ada dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya mengelilingi waduk atau mata air.

    • Pola Memanjang Mengikuti Jalan Raya

    04.jpgPola pemukiman memanjang biasanya ditemui di pinggiran jalan raya.

    • Pola Memanjang Mengikuti Garis Pantai

    05(1).jpgPemukiman berada di pesisir laut, karena umumnya penduduk bekerja sebagai nelayan.

    b. Pola Keruangan Kota

    Terdapat beberapa ahli yang menjelaskan teori terkait pola keruangan kota, di antaranya teori sektoral (Homer Hoyt), teori memusat (Erness W. Burgess), dan teori inti ganda (C. D. Harris dan E. L. Ullman). Penjelasan lengkap terkait teori keruangan kota, akan dilanjutkan pada artikel pola keruangan kota ya!

    Mau ditemani belajar dengan mentor andal bersama teman-teman seluruh Indonesia? Daftar ruangguru digital bootcamp yuk!

    New Call-to-action

    Share this:

    Tags: konsep pelajaran, kelas xii, SMA, Geografi XII

    Tulis Komentarmu

    Paling Banyak Dibaca

    Subscribe Blog Ruangguru