Kupas Tuntas Politeknik Statistika STIS

Fauzia Astuti Nov 15, 2019 • 5 min read


politeknik-statistika-stis-pendaftar-pendaftaran-pengumuman-pmb

Artikel ini membahas tentang Politeknik Statistika STIS dan tahap Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STIS.

Tahukah kamu tahu apa itu sekolah kedinasan? Nah, buat yang belum tahu, mending pulang aja sana! Hehe, jangan dong! Sekolah kedinasan atau Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) adalah pendidikan tinggi negeri yang terikat pada lembaga pemerintahan. Jadi istilahnya, kamu sekolah itu dikontrak sama pemerintah seperti Aparatur Sipil Negara, bedanya status kamu masih mahasiswa.

So, sekarang Ruangguru akan mengupas tentang salah satu PTK, yaitu Politeknik Statistika STIS. Berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata no. 64C, Jakarta Timur, STIS merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah Badan Pusat Statistik (BPS). Itu lho badan negara yang menyediakan kebutuhan data negara, seperti angka kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), jumlah penduduk, alamat doi, ulang tahun doi, hobi doi... eh yang tiga terakhir bercanda~


Jurusan dan Jenjang Pendidikan

Karena namanya politeknik, STIS hanya menyediakan jenjang untuk D3 dan D4. Kurikulum di sini mengacu pada perkembangan kependudukan, ekonomi, teknologi, sosial, dan informasi. Nah, di STIS ada dua jurusan yang bisa kamu pilih.

1. Jurusan Statistika

politeknik-statistika-stis-pmb-pengumuman-pendaftaran-pendaftar

2. Jurusan Komputasi Statistik

politeknik-statistika-stis-pendaftar-pengumuman-pendaftaran-pmb politeknik-statistika-stis-pmb-pengumuman-pendaftar-pendaftaran

Tidak seperti universitas, SKS di STIS sudah dipaketkan. Artinya, kamu nggak bisa tuh milih mata kuliah sesuka hati. Suka nggak suka, sayang nggak sayang, semua mata kuliah itu wajib kamu ambil. Enaknya, kamu nggak perlu pusing bersaing dengan teman sejurusan untuk mengambil kelas mata kuliah favorit. Tapi nggak enaknya, kamu tetap harus mengambil kelas yang tidak diminati.

 

Baca juga: Strategi Anti Bingung untuk Kamu yang Siap Tembus PTN 2020

 

Fasilitas Kampus dan Prospek Kerja

Siapa bilang sekolah kedinasan itu kaku? Meski harus pakai seragam layaknya para aparatur negara, tapi sistem di STIS tidak berbasis kemiliteran atau semi-militer. Jadi, sama aja kayak kampus lain. Mahasiswa juga dibolehkan mengikuti kegiatan kampus seperti organisasi ataupun UKM. Nah, UKM di STIS juga keren-keren lho, seperti media kampus, UKM Bimbel, UKM kesenian, dan olahraga.

Fasilitas di sini pun lengkap. Mulai dari perpustakaan, lab komputer, ruang kesenian, sampai ruang kelas full AC. Dan uniknya, STIS memberlakukan sistem presensi menggunakan sidik jari. Jadi nggak ada tuh namanya tipsen (titip absensi) di STIS hehe. Oh iya, seperti yang Ruangguru mention sebelumnya, STIS mewajibkan seluruh mahasiswa memakai seragam. Tapi nggak perlu khawatir, seragamnya keren kok. Mau yang cowok atau cewek pasti jadi terlihat lebih berkharisma.

politeknik-statistika-stis-pmb-pengumuman-pendaftaran-pendaftar

Seragam mahasiswa STIS (sumber: stis.ac.id)

Setelah lulus dari STIS, kamu akan mendapat gelar Ahli Madya Statistik (A.Md.Stat) untuk jenjang D3, dan Sarjana Terapan Statistik (S.Tr.Stat) untuk jenjang D4. Enaknya sekolah kedinasan di STIS adalah, kalian akan langsung diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk lulusan D3 akan masuk golongan II/c, dan lulusan D4 akan masuk golongan III/a sebagai Tenaga Ahli Statistika atau Komputasi Statistik di BPS/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

STIS membebaskan biaya untuk seluruh mahasiswa, mulai dari uang pangkal, uang per semester, dan biaya untuk PKL (persiapan, pemberangkatan, akomodasi, dan uang saku). Namun, biaya pendaftaran, pembelian seragam, kegiatan orientasi, dan buku penunjang perkuliahan tidak termasuk di dalamnya. Sampai tahun 2018, mahasiswa sekolah kedinasan mendapat “uang saku” yang dinamakan Tunjangan Ikatan Dinas. Ibaratnya, semacam kamu digaji karena bersekolah di sana. Tapi, mulai dari tahun ajaran 2019/2020, STIS menghapus tunjangan ikatan dinas untuk mahasiswa. Sehingga, setiap mahasiswa tidak lagi menerima uang apapun dari kampus.

 

Seleksi masuk

STIS biasanya membuka penerimaan mahasiswa baru tidak lebih dari 600 orang. Iya, memang nggak banyak. Tapi dengan prospek kerja yang sudah Ruangguru jelaskan sebelumnya, persaingan di sini sangat ketat. Lalu, apa aja sih yang perlu kamu siapkan untuk jadi mahasiswa STIS?

  1. Sehat jasmani dan rohani. Buat kamu yang masih terguncang karena belum bisa move on dari mantan, coba perbaiki diri dulu hehe. Oh iya, calon mahasiswa juga nggak boleh buta warna ya.
  2. Bebas narkoba.
  3. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per tahun ajaran baru.
  4. Lulusan SMA/MA, jurusan IPA maupun IPS.
  5. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 70,00 (skala 1—100), atau 2,80 (skala 1—4,00) pada rapor semester I kelas XII.
  6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menempuh pendidikan di STIS. So, disarankan untuk bermeditasi dulu bagi kamu yang udah nggak tahan mau berduaan sama doi.
  7. Tidak dalam ikatan mantan… ehm maksudnya… ikatan dinas dengan instansi lain, dan bersedia untuk menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di STIS.
  8. Jika sudah lulus, bersedia ditempatkan di BPS seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Timur ke Barat, Selatan ke Utara tak juga aku temukan~ piip! maaf kelepasan.
  9. Khusus untuk program D3, hanya dibuka untuk lulusan SMA/MA yang bukan berasal dari Pulau Jawa dan Bali.

Berbeda dari tes masuk universitas, STIS memiliki sejumlah tahapan seleksi masuk. Fyi, di setiap tahapan, berlaku sistem gugur. Jadi, kalau kalian nggak lolos di satu tahap, artinya kamu nggak bisa lanjut ke tahap berikutnya. Beberapa tes yang harus kamu ikutin antara lain:

  • Tahap 1: Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Matematika, ujian berbasis komputer
  • Tahap 2: Seleksi Kompetensi Dasar, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT)
  • Tahap 3: Psikotes
  • Tahap 4: Tes kesehatan dan kebugaran

Menurut beberapa referensi, tes penerimaan setiap tahunnya ada perbedaan. Misalnya, untuk tahun ajaran 2019/2020 kemarin itu tes kebugaran dilakukan dengan berlari di atas treadmill. Lalu, di tahun sebelumnya, ada tes Bahasa Inggris dalam TKA. Kamu bisa cek situs resmi penerimaan mahasiswa baru STIS di https://spmb.stis.ac.id/ untuk informasi lebih lanjut.

Sebelum daftar, yuk tingkatin nilai matematika dan bahasa Inggris kamu dengan belajar bersama video beranimasi yang nggak bakal bikin kamu bosen di ruangbelajar. Sst… ada latihan soalnya dan pembahasannya juga lho.

New Call-to-action

Beri Komentar