Prediksi Soal Biologi UTBK SBMPTN 2020

Shabrina Alfari Des 26, 2019 • 25 min read


soal biologi UTBK SBMPTN 2020

Artikel ini memberikan prediksi soal dan pembahasan soal Biologi UTBK SBMPTN 2020 untuk calon peserta

--

Sudah punya strategi apa dalam mempersiapkan UTBK SBMPTN 2020? Walaupun masih ada waktu beberapa bulan lagi, kamu harus semakin rajin dalam mencari info agar bisa menyusun strategi yang tepat untuk menghadapinya. Salah satunya adalah dengan berlatih prediksi soal-soal UTBK. Yuk, disimak prediksi soal Biologi untuk UTBK 2020.

soal biologi UTBK SBMPTN 2020

1. Topik: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Subtopik: Jaringan Pelindung

Membuka dan menutupnya stomata dipengaruhi oleh banyak faktor. Stomata akan menutup apabila....

  1. kadar ion K+ di dalam sel penjaga meningkat
  2. tekanan turgor menurun
  3. air masuk ke dalam sel penjaga
  4. potensial air pada sel penjaga menurun
  5. sel penjaga berada dalam kondisi turgid

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Ketika sel-sel penjaga mengeluarkan ion K+ melalui proses transport aktif, maka stomata akan menutup. Menurunnya kadar zat terlarut di dalam sitoplasma sel penjaga, menyebabkan potensial air di dalam sel menjadi meningkat. Akibatnya, air akan berosmosis ke luar dari sel penjaga, sehingga sel penjaga berada dalam kondisi flaccid atau tidak turgor. Saat berada dalam kondisi ini, kedua sel penjaga akan berdekatan sehingga celah stomata menjadi menutup. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah B. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

2. Topik: Enzim

Subtopik: Faktor yang mempengaruhi kerja enzim

Seorang siswa kelas XII melakukan sebuah reaksi untuk mengetahui pengaruh senyawa X terhadap kerja enzim katalase. Dari hasil percobaan diketahui bahwa pemberian senyawa X menyebabkan air dan gas oksigen tidak dihasilkan dari reaksi tersebut. Setelah dilakukan penambahan konsentrasi 1-480817168628152, ternyata gas oksigen dan air yang dihasilkan meningkat. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa…

  1. Senyawa X merupakan inhibitor kompetitif
  2. Senyawa X merupakan inhibitor nonkompetitif 
  3. Senyawa X merupakan aktivator enzim katalase
  4. Senyawa X merupakan bagian non-protein penyusun enzim katalase
  5. Senyawa X merupakan kofaktor yang meningkatkan kerja enzim katalase

 

Jawaban: A

Pembahasan: 

Inhibitor merupakan senyawa yang dapat menghambat kerja suatu enzim. Terdapat dua jenis inhibitor yaitu inhibitor kompetitif dan inhibitor nonkompetitif. Inhibitor kompetitif memiliki bentuk yang mirip dengan substrat sehingga akan berkompetisi dengan substrat untuk berikatan di sisi aktif enzim. Penambahan substrat akan menurunkan efek inhibitor kompetitif. Sementara itu, inhibitor nonkompetitif mengganggu kerja enzim dengan cara berikatan di bagian lain enzim dan merubah bentuk sisi aktifnya, sehingga substrat tidak dapat berikatan di sisi aktif enzim. Penambahan substrat tidak berpengaruh terhadap efek inhibitor nonkompetitif. Berdasarkan data di atas, diketahui bahwa setelah dilakukan penambahan 1-480817168628152 (substrat), maka terjadi peningkatan produk reaksi. Penambahan substrat menurunkan efek inhibitor (senyawa X), sehingga dapat disimpulkan bahwa senyawa X merupakan inhibitor kompetitif yang mengganggu kerja enzim katalase. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

3. Topik: Materi genetik

Subtopik: DNA dan RNA

Michael memiliki lima sampel DNA yang diisolasi dari individu berbeda. Ia kemudian memanaskan sampel tersebut hingga suhu yang menyebabkan terjadinya denaturasi DNA. Hasilnya kemudian disajikan pada tabel berikut ini :

Sampel

Suhu untuk denaturasi (0C)

1

43

2

82

3

40

4

35

5

25

 

Pernyataan yang benar tentang komposisi nukleotida masing-masing sampel Michael adalah…

  1. Sampel 1 memiliki lebih banyak pasangan basa nitrogen guanin-sitosin dibandingkan sampel 2
  2. Sampel 2 memiliki lebih banyak pasangan basa nitrogen adenin-timin dibandingkan sampel 3
  3. Sampel 3 memiliki lebih sedikit pasangan basa nitrogen guanin-sitosin dibandingkan sampel 2
  4. Sampel 4 memiliki lebih sedikit pasangan basa nitrogen adenin-timin dibandingkan basa nitrogen 3
  5. Sampel 5 memiliki lebih sedikit pasangan basa nitrogen adenin-timin dibandingkan basa nitrogen 4

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Komposisi nukleotida mempengaruhi suhu yang diperlukan untuk mendenaturasi suatu rantai DNA. Semakin banyak pasangan G-C menyebabkan semakin tinggi suhu yang diperlukan untuk denaturasi. Hal ini dikarenakan basa nitrogen G-C dihubungkan oleh tiga ikatan hidrogen, sementara A-T hanya dihubungkan oleh dua pasang ikatan hidrogen. Berdasarkan pernyataan di atas, maka sampel 2 memiliki kandungan G-C yang paling banyak dan sampel 5 memiliki kandungan G-C yang paling sedikit. Jika kandungan G-C tinggi maka kandungan A-T rendah, demikian sebaliknya. Sehingga jawaban yang paling tepat adalah C. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

4. Topik: Anabolisme

Subtopik: Kemosintesis

Perhatikan reaksi kemosintesis di bawah ini!

2-762993806

Bakteri yang membantu proses kemosintesis tersebut adalah….

  1. Rhizobium
  2. Azotobacter
  3. Nitrobacter
  4. Clostridium
  5. Nitrosomonas

 

Jawaban: E

Pembahasan: Bakteri yang membantu proses kemosintesis tersebut adalah bakteri nitrifikasi. Bakteri nitrifikasi adalah kelompok bakteri yang mampu menyusun senyawa nitrat dari senyawa amonia yang pada umumnya berlangsung secara aerob di dalam tanah. Proses nitrifikasi terdiri dari dua tahapan yaitu nitritasi dan nitratasi. Proses pembentukan senyawa nitrit 3-3206834803 dari senyawa amonium karbonat 4-11447048084 merupakan proses nitritasi. Proses ini dilakukan oleh bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

5. Topik: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Subtopik: Jaringan meristem

Diameter batang pohon mangga jauh lebih lebar dibandingkan dengan diameter batang jagung . Hal ini karena batang pohon mangga memiliki ….

  1. meristem apikal
  2. meristem primer
  3. meristem sekunder
  4. meristem interkalar
  5. meristem aksilar

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Penambahan diameter batang terjadi karena adanya aktivitas meristem sekunder yaitu kambium. Pohon mangga bisa melakukan pertumbuhan sekunder karena memiliki jaringan meristem sekunder atau kambium pada batangnya. Karena itu, ukuran batangnya lebih lebar. Sebaliknya, jagung termasuk tumbuhan monokotil yang tidak memiliki kambium sehingga tidak dapat melakukan pertumbuhan sekunder. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah C.  

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

6. Topik: Bacteria dan Archaebacteria

Subtopik: Klasifikasi bakteri

Struktur filamen pada cyanobacteria yang merupakan modifikasi dari sel vegetatif yang memiliki fungsi sebagai tempat terjadinya fiksasi atau pengikatan  nitrogen adalah ….

  1. hormogonium 
  2. heterocyst 
  3. akinet 
  4. kapsul
  5. dinding sel

 

Jawaban: B

Pembahasan:

  Struktur filamen pada cyanobacteria beserta fungsinya:

  1. hormogonium: fragmen pendek dari filamen yang terputus atau berpisah dari filamen induk melalui fragmentasi dan dapat membentuk individu baru.
  2. heterocyst: modifikasi dari sel vegetatif yang memiliki fungsi sebagai tempat terjadinya fiksasi atau pengikatan  nitrogen. 
  3. akinet: sel vegetatif yang terbentuk saat lingkungan kurang menguntungkan. Berperan untuk melindungi cyanobacteria pada lingkungan tidak menguntungkan.

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah B.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

7. Topik: Animalia

Subtopik: Klasifikasi animalia

Karakter yang dapat ditemukan pada Molusca adalah ….

  1. merupakan hewan uniseluler
  2. memiliki tulang belakang
  3. tubuh simetri bilateral
  4. bentuk tubuh diploblastik
  5. tubuh beruas-ruas

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Molusca merupakan hewan bertubuh lunak dan tidak memiliki ruas pada tubuhnya. Hewan dalam kelompok ini merupakan hewan multiseluler karena tubuhnya terdiri dari banyak sel. Molusca merupakan hewan avertebrata atau tidak memiliki tulang belakang. Simetri tubuh yaitu simetri bilateral yaitu memiliki sisi kanan dan sisi kiri tubuh yang sama apabila ditarik garis sumbu vertikal pada tubuhnya.  Dengan demikian jawaban yang tepat adalah C. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

8. Topik: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Subtopik: Jaringan pelindung

Struktur yang dimiliki oleh akar tanaman anggrek untuk melindungi anggrek dari kekeringan adalah ….

  1. sel kipas
  2. sel kersik
  3. velamen
  4. litokis
  5. emergensia

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Pada akar aerial anggrek terdapat derivat epidermis berupa velamen. Velamen berupa lapisan epidermis yang berlapis-lapis. Velamen ini berfungsi untuk melindungi anggrek dari kekeringan karena dapat membantu penyerapan air dalam bentuk uap air. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah C. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

9. Topik: Bacteria dan Archaebacteria

Subtopik: Klasifikasi bakteri

Kelompok bakteri gram negatif yang bersifat non motil dan menjadi parasit obligat pada suatu sel inang serta memiliki peptidoglikan yang sangat sedikit adalah ….

  1. gram positif
  2. spirochetes
  3. chlamydia 
  4. proteobacteria
  5. cyanobacteria

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Chlamydia merupakan kelompok bakteri gram negatif dan non motil yang menjadi parasit obligat pada suatu sel inang. Parasit obligat artinya hanya dapat hidup pada sel inang atau sebagai parasit penuh pada sel inang. Chlamydia umumnya memiliki sel inang yakni manusia dan hewan. Chlamydia memiliki dinding sel yang berbeda dari dinding sel bakteri pada umumnya yaitu dinding sel nya tersusun atas peptidoglikan yang sangat sedikit. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah C.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

10. Topik: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Subtopik: Jaringan pelindung

Emergensia atau duri palsu pada tanaman sulit dilepaskan dari tanaman

SEBAB

Emergensia merupakan tonjolan epidermis yang berasal dari silinder vaskuler atau stele

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Emergensia atau duri palsu merupakan derivat epidermis berupa tonjolan seperti duri yang berfungsi untuk melindungi tumbuhan dari serangan herbivora. Emergensia berasal dari bagian epidermis dan sub-epidermis sehingga mudah dilepaskan dari tumbuhan. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah E.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

11. Topik: Ekologi

Subtopik: Aliran energi

Pada suatu ekosistem, jika diketahui biomassa sebesar 45.000 gram, maka besarnya biomassa konsumen kedua  dan konsumen keempat berturut turut adalah 450 gram dan 4,5 gram. 

SEBAB

Efisiensi ekologi umumnya 15% pada ekosistem yang stabil, sehingga akan mempengaruhi biomassa pada konsumen, termasuk konsumen kedua dan keempat.

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Jika diketahui biomassa sebesar 45.000 gram, dengan besarnya efisiensi biomassa pada ekosistem stabil sebesar 10%, maka biomassa pada: 

Konsumen tingkat 1: 10% x 45.000 gram = 4500 gram 

Konsumen tingkat 2: 10% x 4500 gram     = 450 gram

Konsumen tingkat 3: 10% x 450 gram        = 45 gram

Konsumen tingkat 4: 10% x 45 gram          = 4,5 gram

Efisiensi ekologi umumnya 10% pada ekosistem yang stabil, sehingga akan mempengaruhi biomassa pada konsumen, termasuk konsumen kedua dan keempat. Semakin tinggi tingkat tropik dari suatu konsumen maka biomassanya semakin berkurang. Pernyataan pertama benar sedangkan alasan salah. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

12. Topik: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Subtopik: Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Petani memotong ujung-ujung batang atau pucuk agar tanaman menjadi rimbun

SEBAB

Pemotongan ujung batang akan merangsang kerja hormon auksin

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Cara untuk menghambat kerja hormon auksin adalah dengan memotong ujung-ujung batang atau pucuk suatu tanaman. Terhambatnya auksin menyebabkan hormon sitokinin bekerja dalam pembentukan tunas lateral. Tunas lateral akan membentuk cabang-cabang pohon yang menyebabkan pohon menjadi lebih rindang. Jadi pernyataan benar namun alasan salah. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah C.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

13. Topik: Katabolisme

Subtopik: Katabolisme Glukosa non-Oksigen

Ketika pada kondisi minim oksigen, pembentukan energi pada sel otot dilakukan melalui fermentasi

SEBAB

Fermentasi dapat menghasilkan energi tanpa membutuhkan oksigen

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Pada kondisi cukup oksigen, sel otot akan melakukan respirasi aerob untuk menghasilkan energi. Respirasi aerob membutuhkan oksigen sehingga tidak dapat berlangsung tanpa adanya oksigen yang cukup. Pada kondisi kekurangan oksigen, sel otot melakukan fermentasi untuk menghasilkan energi. Fermentasi dapat berlangsung tanpa oksigen namun energi yang dihasilkan jauh lebih sedikit daripada energi yang dihasilkan melalui proses respirasi aerob. Jadi pernyataan dan alasan benar dan keduanya menunjukkan hubungan. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

14. Topik: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Subtopik: Totipotensi dan kultur jaringan

Tumbuhan memiliki sifat totipotensi karena memiliki jaringan meristem dan parenkim

SEBAB

Totipotensi merupakan potensi atau kemampuan suatu sel untuk berkembang menjadi individu baru dengan organ yang lengkap atau utuh.

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Totipotensi merupakan potensi atau kemampuan suatu sel untuk berkembang menjadi individu baru dengan organ yang lengkap atau utuh. Hal ini karena tumbuhan memiliki jaringan meristem, yang mana sel-selnya aktif mengalami pembelahan, menghasilkan sel-sel penyusun berbagai macam organ dewasa. Selain itu, jaringan parenkim juga memiliki sifat totipoten karena sel-sel penyusun jaringan parenkim masih mengandung protoplasma yang aktif, sehingga sel-sel tersebut dapat kembali bersifat meristematik, atau aktif membelah dan menghasilkan sel-sel anakan baru yang akan berkembang menjadi berbagai macam jaringan dan organ tumbuhan. Jadi pernyataan benar, alasan benar namun keduanya tidak menunjukkan hubungan. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

15. Topik: Plantae

Subtopik: Tumbuhan berbiji

Rafflesia arnoldii merupakan tumbuhan parasit fakultatif

SEBAB

Rafflesia arnoldii tumbuh pada inangnya yaitu batang liana atau tumbuhan merambat

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Rafflesia arnoldii merupakan tumbuhan parasit sejati yang tidak dapat hidup tanpa inangnya sehingga disebut sebagai tumbuhan parasit obligat. Rafflesia arnoldii tumbuh pada batang liana atau tumbuhan merambat dari genus Tetrastigma sebagai inangnya. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

16. Topik: Anabolisme

Subtopik: Fotosintesis reaksi gelap

Peristiwa yang terjadi dalam proses reaksi gelap fotosintesis.

  1. Fotolisis 5-953729122857
  2. Pembentukan glukosa
  3. Pembentukan ATP dan NADH
  4. Fiksasi 6-16019723

 

Jawaban: C

Pembahasan: 

Fotosintesis terdiri dari dua reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi gelap terdiri dari 3 tahapan, yaitu fiksasi karbon, reduksi dan regenerasi RuBP. Tahap pertama yaitu fiksasi karbon yaitu fiksasi atau pengikatan karbon dioksida atau 6-16019723 oleh RuBP. Tahap kedua yaitu tahap reduksi yaitu reduksi PGA menjadi PGAL oleh NADH sebagai agen pereduksi. Tahap ketiga yaitu regenerasi RuBP yaitu pembentukan RuBP kembali. Hasil reaksi gelap berupa glukosa atau karbohidrat lainnya. Jadi pernyataan yang tepat adalah pernyataan 2 dan 4. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah C.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

17. Topik: Mutasi

Subtopik: Jenis-jenis mutasi

Perhatikan kariotipe berikut ini !

soal biologi UTBK SBMPTN 2020

Pernyataan yang benar mengenai kariotipe di atas

  1. Terdapat kelainan genetik berupa sindrom patau
  2. Kromosom 1 sampai 22 merupakan kromosom kelamin
  3. Jumlah total kromosom yang terdapat dalam kariogram tersebut adalah 47 kromosom
  4. Kariotipe tersebut menggambarkan kromosom manusia normal

 

Jawaban : B

Pembahasan :

Kariotipe merupakan pengaturan kromosom secara standar berdasarkan panjang, jumlah, serta bentuk kromosom sel somatis. Melalui kariotipe akan diperoleh peta kromosom berdasarkan ukuran dan strukturnya, sehingga akan diketahui apakah terjadi kelainan genetik atau tidak. Berdasarkan kariotipe diatas, terdapat kelainan genetik berupa sindrom patau yang ditandai dengan adanya kelebihan kromosom nomor 13. Sindrom patau merupakan kelainan genetik yang terjadi akibat adanya tambahan kromosom ke-13 yang dalam kondisi normal seharusnya memiliki 23 pasang kromosom sebagai pembawa gen dari orang tua. Namun dalam kasus tersebut pasangan kromosom ke-13 memiliki salinan ekstra sehingga jumlahnya menjadi tiga, bukan dua. Jadi jumlah kromosom pada kariotipe tersebut adalah 47 dimana jumlah kromosom normal adalah 46. Jadi pernyataan yang benar adalah pernyataan 1 dan 3. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A.

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

18. Topik: Sel

Subtopik: Transpor membran

Pernyataan yang tepat mengenai faktor yang mempengaruhi kecepatan difusi adalah ….

  1. semakin tinggi suhu maka kecepatan difusi semakin cepat
  2. semakin tebal membran maka kecepatan difusi semakin lambat
  3. semakin besar luas area maka difusi semakin cepat
  4. semakin kecil ukuran partikel maka difusi semakin melambat

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan difusi:

  1. suhu: untuk bergerak dengan cepat, partikel membutuhkan energi. Salah satu sumber energi adalah panas. Oleh karena itu pada suhu yang tinggi difusi akan berlangsung lebih cepat
  2. ketebalan membran: ketika partikel akan berpindah dari satu konsentrasi ke konsentrasi melewati membran, maka ketebalan membran akan mempengaruhi difusi partikel tersebut. Semakin tebal membran maka kecepatan difusi semakin lambat
  3. luas area: Semakin luas area maka semakin luas juga daerah persinggungan antara dua konsentrasi sehingga kecepatan difusi akan semakin cepat.
  4. ukuran partikel: semakin kecil ukuran suatu partikel maka semakin cepat partikel tersebut bergerak. Oleh karena itu semakin kecil ukuran partikel maka kecepatan difusi semakin cepat

Jadi, pernyataan 1, 2 dan 3 benar. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

19. Topik: Sel

Subtopik: Jenis-jenis sel

Ciri-ciri yang dimiliki oleh sel hewan dan sel tumbuhan:

  1. Sel hewan memiliki vakuola yang lebih besar daripada sel tumbuhan
  2. Sel tumbuhan memiliki dinding sel, sentriol dan plastida yang tidak dimiliki oleh sel hewan
  3. sel tumbuhan memiliki sentriol dan lisosom yang tidak dimiliki sel hewan
  4. sel hewan merupakan sel prokariotik sedangkan sel tumbuhan merupakan sel eukariotik

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Sel hewan dan sel tumbuhan merupakan sel eukariotik karena memiliki membran inti sel. Sel tumbuhan memiliki dinding sel dan plastida yang tidak dimiliki sel hewan sedangkan sel hewan memiliki sentriol dan lisosom yang tidak dimiliki sel tumbuhan. Vakuola pada sel tumbuhan berukuran besar sedangkan vakuola pada sel hewan berukuran kecil. Jadi pernyataan yang benar adalah pernyataan 4. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

20. Topik: Katabolisme

Subtopik: Katabolisme glukosa dengan oksigen

Pernyataan mengenai proses glikolisis:

  1. Pelepasan air menghasilkan 2 molekul fosfoenol piruvat (PEP)
  2. Glikolisis dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob
  3. Tiap tahapan glikolisis melibatkan aktivitas enzim
  4. ADP dan ATP berperan dalam pemindahan fosfat dari molekul satu ke molekul lain.

 

Jawaban: E

Pembahasan

Glikolisis dapat berlangsung secara aerob dan anaerob. Tiap tahapan glikolisis melibatkan aktivitas enzim sebagai katalisator. ADP dan ATP berperan dalam transfer fosfat. Menjelang akhir tahapan glikolisis, suatu enzim membentuk ikatan ganda dalam substrat dengan cara membebaskan suatu molekul air untuk membentuk fosfoenolpiruvat (PEP). Jadi, semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah E. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-16

Soal-soal di atas tadi hanya merupakan soal prediksi UTBK 2020. So, belum tentu soal-soal di atas yang akan muncul di UTBK mendatang. Kamu tetap perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan berlatih banyak soal dan melihat video belajar beranimasi di ruangbelajar.

ruangbelajar

Beri Komentar