Latihan Soal PTS Kelas 12 SMA IPS Tahun 2020

Kresnoadi Feb 18, 2020 • 32 min read


latihan soal pts kelas 12 sma ips 2020

Artikel ini berisi kumpulan latihan soal pts kelas 12 sma ips tahun 2020 terbaru beserta pembahasannya

--

Separator_Latihan_Soal_IPS-7

MATEMATIKA IPS

 

 

Topik: Aturan Pencacahan

Subtopik: Pengantar Aturan Pencacahan

Level Kognitif: LOTS

1. Jika himpunan P = {j,e,r,u,k} dan Q = {s,e,m,a,n,g,k,a}, maka P∩Q =….

A. {j,e,r,u,k,s,m,a,n,g}
B. {j,r,k,s,m,a,n,g}
C. {e,k}
D. {a,k,a}
E. {a,k}

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

P∩Q adalah irisan antara himpunan P dan Q. Anggotanya terdiri dari anggota yang berada di P dan Q sekaligus. Jadi, P∩Q = {e,k}.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Aturan Pencacahan

Subtopik: Permutasi

Level Kognitif: MOTS

2. Perkalian semua nilai n yang memenuhi adalah ….

A. 2
B. 1
C. 0
D. -1
E. -2

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Perhatikan bahwa

Bentuk n2 - n - 1 = 0  merupakan bentuk persamaan kuadrat dengan a = 1, b = 1, dan c = 1. Misalkan solusi dari persamaan kuadrat tersebut adalah  n1 dan n2, maka

 

Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Aturan Pencacahan

Subtopik: Kombinasi

Level Kognitif: MOTS

3. Pada sebuah toples terdapat 7 permen rasa apel dan 4 permen rasa anggur. Resti mengambil 5 permen dari toples tersebut. Banyak cara supaya permen yang diambil Resti maksimal 3 permen rasa apel adalah ….

A. 301
B. 294
C. 210
D. 200
E. 189

 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Beberapa kasus yang terjadi dengan maksimal 3 permen rasa apel adalah sebagai berikut:

3 permen rasa apel dan 2 permen rasa anggur, maka banyak caranya adalah

 

2 permen rasa apel dan 3 permen rasa anggur, maka banyak caranya adalah

 

 

1 permen rasa apel dan 4 permen rasa anggur, maka banyak caranya adalah

Jadi, total banyaknya cara adalah 210 + 84 + 7 = 301

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Aturan Pencacahan

Subtopik: Latihan Aturan Pencacahan

Level Kognitif: HOTS

4. Edgar adalah seorang pengusaha sukses. Dia berencana untuk mendirikan 10 hotel yang sangat luas di kawasan Jakarta Pusat. Jika Edgar berencana untuk memberi nomor kamar dengan 3 huruf vokal dan 3 angka ganjil yang kurang dari 9 dengan urutan HAHHAA yang mana H mewakili huruf vokal dan A mewakili angka. (Contoh A1UE53 boleh, tetapi AU3E51 tidak boleh).

Jika boleh ada angka ganjil yang sama tapi tidak boleh ada huruf vokal yang sama, maka banyaknya kamar yang harus ada di masing-masing hotel yang akan Edgar bangun adalah ….

A. 750
B. 754
C. 550
D. 384
E. 368

 

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Misalkan nomor kamar adalah H1A1H2H3A2A3

Karena boleh ada angka ganjil yang sama, maka pilihan untuk A1, A2, A3 dan  masing-masing ada 4 pilihan yaitu 1, 3, 5, dan 7.

Kemudian untuk H1 terdapat 5 pilihan yaitu A, E, I, O, dan U.

Tetapi karena tidak boleh ada huruf vokal yang sama, maka untuk H2 hanya terdapat 4 pilihan, dan untuk H3 tinggal 3 pilihan.

Jadi total banyaknya nomor kamar yang mungkin adalah

banyaknya kemungkinan

H1A1H2H3A2A3 = 5×4×4×3×4×4 = 3840

Karena Edgar jumlah nomor hotel yang tersedia untuk 5 hotel yang akan Edgar bangun adalah 3840, maka banyaknya kamar yang harus ada di masing-masing hotel yang akan Edgar bangun adalah 3840/10 = 384 kamar di setiap hotelnya.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Teori Peluang

Subtopik: Peluang Kejadian

Level Kognitif: MOTS

5. Diandra memiliki teman sebanyak 14 orang. Pada suatu hari Diandra bersama 14 temannya tersebut makan di sebuah kantin. Sebanyak 5 orang suka makan sate, 5 orang suka makan soto, dan 2 orang suka makan sate dan soto. Peluang seseorang tidak suka makan sate maupun soto adalah …

A. 3/14
B. 2/14
C. 1/5
D. 2/5
E. 3/5

 

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

n(S) = 15

Misal:

E: orang yang suka sate

n(E) = 5

O: orang yang suka soto

n(O) = 5

Banyaknya orang yang suka sate dan soto:

n(E∩O) = 2

Misalnya banyaknya orang yang tidak suka keduanya adalah n(T), maka

n(S) = n(E) + n(O) + n(E∩O) + n(T)15 = 5 + 5 + 2 + n(T)n(T) = 3

Jadi, peluang seseorang tidak suka sate maupun soto adalah

n(T)n(S) = 3/15 = 1/5

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

GEOGRAFI

 

Topik: Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG)

Subtopik: Ruang Lingkup Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh dan SIG

Level Kognitif: MOTS

6. Di bawah ini yang merupakan contoh pemanfaatan peta, inderaja, dan SIG terhadap potensi wilayah pada aspek sumber daya manusia (SDM) adalah ….

A. pemetaan lokasi tambang
B. pemantauan lokasi ternak yang tepat
C. pemetaan wilayah potensial dalam pembangunan PLTB
D. pemetaan kesesuaian lahan terhadap tanaman durian
E. pemetaan wilayah berdasarkan jumlah penduduk

 

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Pemanfaatan peta, inderaja, dan SIG dapat digunakan pada berbagai bidang, seperti bidang transportasi, potensi wilayah, tata guna lahan, dan kesehatan lingkungan. Pada bidang potensi wilayah, terdapat jenis potensi wilayah yaitu:

  • Sumber daya alam (SDA) yang meliputi, barang tambang, peternakan, dan pertanian.
  • Sumber daya manusia (SDM) yang meliputi jumlah penduduk, tingkat pendidikan, dan tingkat keahlian.
  • Potensi pariwisata.
  • Sarana dan prasarana.

Jawaban yang tepat adalah E.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG)

Subtopik: Analisis Keruangan SIG

Level Kognitif: LOTS

7. Analisis SIG yang menghasilkan suatu penyangga berupa lingkaran atau poligon yang melingkupi suatu objek sebagai pusatnya merupakan jenis analisis spasial ….

A. buffering
B. classification
C. 3D analysis
D. overlay
E. networking

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Buffering merupakan salah satu bentuk  analisis spasial pada SIG. Analisis buffering merupakan analisis yang akan menghasilkan buffer/penyangga yang bisa berbentuk lingkaran atau poligon yang melingkupi suatu objek sebagai pusatnya, sehingga memberikan informasi berupa parameter objek dan luas wilayahnya. Jawaban yang tepat adalah C.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG)

Subtopik: Ruang Lingkup Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh dan SIG

Level Kognitif: MOTS

8. Perhatikan simbol di bawah ini!

Simbol tersebut menggambarkan objek ….

A. danau
B. rawa
C. situ
D. waduk
E. sawah

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Simbol-simbol peta memiliki beberapa standar, salah satunya adalah ISOM (International Specification for Orienteering Maps). Ada tujuh kategori simbol dalam ISOM yaitu, bentuk daratan (Landforms), tebing dan bongkahan batu (Rock and boulders), perairan dan rawa (Water and marsh), vegetasi (Vegetation), kenampakan buatan manusia (Man-made features), simbol teknis (Technical symbols), dan simbol overprinting (Overprinting symbols). Bentuk perairan dan rawa adalah sebagai berikut:

    sumber: petaorientaring.com

Jawaban yang tepat adalah B.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Kerja Sama Negara Maju dan Berkembang

Subtopik: Strategi Pembangunan Indonesia Untuk Menjadi Negara Maju

Level Kognitif: HOTS

9. Pendapatan perkapita tinggi, tingkat IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tinggi, dan menurunnya angka pengangguran merupakan harapan setiap negara di dunia. Dalam mewujudkan harapan tersebut, dibutuhkan upaya yang keras pada berbagai sektor pembangunan negara. Upaya meningkatkan sektor IPM pada bidang RLS (rata-rata lama sekolah) dan HLS (harapan lama sekolah) dapat dilakukan dengan cara ….

A. membangun tol laut
B. memperbaiki fasilitas kesehatan di daerah terpencil
C. memperbanyak tenaga medis di wilayah terluar
D. meningkatkan alokasi anggaran untuk pendidikan
E. membangun banyak infrastruktur jalan di Pulau Jawa

 

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Sebuah negara memiliki peranan penting dalam memajukan negara dalam berbagai sektor, misalnya pada sektor peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia). IPM (Indeks Pembangunan Manusia)/HDI (Human Development Index) merupakan pengukuran perbandingan dari harapan hidup (bidang kesehatan), rata-rata lama dan harapan lama sekolah (bidang pendidikan), dan pendapatan perkapita yang dihitung dengan keseimbangan kemampuan belanja (bidang ekonomi). HLS (Harapan Lama Sekolah) dan RLS (Rata-rata Lama Sekolah) merupakan indikator dalam bidang pendidikan dalam mengukur tingkat IPM. Untuk meningkatkan RLS dan HLS diperlukan peningkatan anggaran pendidikan, agar fasilitas dan tenaga pengajar dapat terpenuhi dengan baik. Jawaban yang tepat adalah D.

Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Kerja Sama Negara Maju dan Berkembang

Subtopik: Klasifikasi Negara Maju dan Berkembang

Level Kognitif: MOTS

10. Perhatikan ciri-ciri negara berikut!

1. memiliki pendapatan perkapita tinggi
2. tingkat pengangguran tinggi
3. angka pertumbuhan penduduk tiap tahun kecil
4. ketergantungan kepada negara-negara maju
5. tingginya ekspor produk primer
6. tingginya angkatan kerja di sektor industri dan jasa

negara:

a. Inggris 
b. Bahrain
c. Filipina
d. Kanada
e. Jepang

Pasangan yang tepat antara ciri-ciri negara dan negaranya adalah….

A. (1) dan (a), (2) dan (b) serta (5) dan (e)
B. (1) dan (a), (2) dan (d) serta (4) dan (e)
C. (1) dan (a), (2) dan (c) serta (3) dan (e)
D. (1) dan (b), (4) dan (d) serta (6) dan (c)
E. (1) dan (c), (6) dan (c) serta (6) dan (d)

 

Baca juga: Latihan Soal PTS Kelas 12 SMA IPA Tahun 2020

Jawaban: C

Pembahasan:

Inggris, Bahrain, Kanada, dan Jepang merupakan negara yang memiliki pendapatan perkapita tinggi, negara-negara tersebut merupakan negara maju kecuali Bahrain. Filipina merupakan negara berkembang yang memiliki ciri tingkat pengangguran yang cukup tinggi, karena pengolahan industri masih berada pada industri ekstraktif.  Jepang merupakan negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang kecil, hal ini disebabkan karena kebanyakan penduduk Jepang pada usia produktif lebih memilih fokus bekerja dibanding berkeluarga dan memiliki anak. Jawaban yang tepat adalah C.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

SOSIOLOGI

 

Topik: Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Subtopik: Konsep Ketimpangan Sosial

Level Kognitif: C1 (LOTS)

11. Ketimpangan sosial yang terjadi di Indonesia telah menjadi sebuah masalah yang kompleks. Hal ini dikarenakan ….

A. interaksi yang terjalin di masyarakat kurang baik
B. adanya ketidakharmonisan dalam masyarakat
C. kurangnya keterbukaan antarindividu di masyarakat
D. kecemburuan sosial
E. adanya perbedaan yang mencolok antara si kaya dan si miskin

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Ketimpangan sosial yang terjadi di Indonesia telah menjadi sebuah masalah yang kompleks. Sebagai contoh ketimpangan sosial ialah kemiskinan. Ketimpangan tersebut terjadi karena adanya hubungan yang berjalan tidak harmonis. Hubungan yang tidak berjalan harmonis tersebut terjadi karena adanya komunikasi yang tidak baik antarmasyarakat, perbedaan akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta berbagai faktor lainnya. Ketimpangan sosial sebagai masalah sosial dapat dilihat dari adanya bentuk-bentuk ketidakadilan di masyarakat. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Subtopik: Bentuk Ketimpangan Sosial Ekonomi

Level Kognitif: C3 (MOTS)

12. Pertanian Indonesia tidak lagi menjadi sektor yang diunggulkan sebagai sektor utama pertumbuhan ekonomi. Meskipun memiliki potensi, namun sekarang ini sektor yang diutamakan adalah industri demi mengejar target pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing. Hal ini diperkirakan muncul sebagai bentuk ….

A. ketimpangan antarsektor pembangunan
B. ketimpangan dalam penyebaran aset
C. ketidakpedulian pemerintah terhadap keberlanjutan pertanian
D. ketimpangan yang terjadi antarwilayah
E. hasil dari produksi pertanian yang sering mengalami kegagalan panen

 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Potensi pertanian di Indonesia bukan lagi menjadi yang utama dan terdapat sektor lainnya yang diunggulkan. Dapat dipahami bahwa terjadi proses mengabaikan keseimbangan pembangunan yang bersifat lintas sektoral demi mengejar target pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing. Bentuk ketimpangan sosial antarsektor adalah dengan adanya sektor industri besar yang lebih diutamakan, sedangkan potensi ekonomi (pertanian & UMKM) yang mendorong pemerataan pembangunan cenderung diabaikan. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Subtopik: Faktor Penyebab Struktural dan Kultural Ketimpangan Sosial

Level Kognitif: C4 (HOTS)

13. Rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya keterampilan masyarakat dapat mendorong terjadinya ketimpangan sosial. Jika dilihat dari aspek budaya, faktor yang menyebabkan rendahnya keinginan masyarakat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah ….

A. pandangan untuk cepat bekerja agar menghasilkan uang
B. ketidakmampuan keluarga dalam menyekolahkan anak-anaknya
C. rendahnya kualitas pendidikan di suatu daerah
D. letak daerah terpencil dan jauh dari sekolah
E. kurangnya fasilitas pendidikan di suatu daerah

 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Ilustrasi tersebut mengarahkan pada ketimpangan sosial yang disebabkan oleh faktor kultural. Faktor penyebab kultural lebih mengarahkan pada cara pandang dan kehidupan budaya dalam menghasilkan ketimpangan sosial. Pandang untuk cepat bekerja agar dapat menghasilkan uang pada akhirnya akan menghasilkan perilaku masyarakat yang mengesampingkan pentingnya pendidikan. Alhasil, rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya keterampilan masyarakat dapat mendorong terjadinya ketimpangan sosial. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Subtopik: Bentuk-Bentuk Ketimpangan Sosial Ekonomi

Level Kognitif: C3 (MOTS)

14. Masalah sosial yang terjadi di masyarakat sangat beragam. Salah satu masalah sosial yang ada di masyarakat ialah tingkat kriminalitas. Angka kejahatan yang tinggi terjadi salah satunya disebabkan oleh besarnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai pekerjaan. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara ….

A. menambah jumlah anggota polisi
B. mengajarkan ilmu bela diri untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan
C. menghukum pelaku kejahatan dengan hukuman maksimal
D. membuka lapangan pekerjaan baru seluas-luasnya
E. memberikan penyuluhan kepada masyarakat

 

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Fokus utama yang dibahas pada soal adalah tingginya angka kejahatan akibat besarnya jumlah penduduk yang tidak memiliki pekerjaan. Masalah terebut muncul ketika tingginya angka pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangin oleh persebaran penduduk yang merata di tiap wilayah dan ditambah lagi dengan adanya pembangunan yang tidak merata.

Pembangunan yang tidak merata menghasilkan ketersediaan lapangan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah penduduk tersebut. Oleh karena itu, akan banyak masyarakat yang sulit, bahkan tidak dapat bersaing dalam proses pencarian kerja. Kondisi ini memicu tingginya tingkat kerawanan sosial, akibat rendahnya tingkat kesejahteraan sosial sehingga dapat menghasilkan kemiskinan yang nantinya akan mendorong terjadinya kriminalitas. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi

Subtopik: Bentuk-Bentuk Ketimpangan Sosial Ekonomi

Level Kognitif: C3 (MOTS)

15. Perhatikan pernyataan berikut!

  • Di kota metropolitan seperti Jakarta dan Surabaya masih terdapat permukiman kumuh di bantaran sungai.
  • Perilaku konsumtif menyebabkan masyarakat memiliki pola hidup yang boros.
  • Rendahnya upah buruh menyebabkan kesejahteraan buruh menurun.
  • Kaum muda Indonesia cenderung menggemari budaya K-Popdaripada budaya tradisional.
  • Berkembangnya online shopmemudahkan masyarakat membeli barang secara mudah dan cepat.

Fenomena yang menggambarkan ketimpangan sosial dalam masyarakat ditunjukkan oleh nomor ….

A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 3), dan 4)
C. 2), 3), dan 4)
D. 2), 3), dan 5)
E. 3), 4), dan 5)

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Ketimpangan sosial disebut juga kesenjangan sosial. Ketimpangan sosial dapat diartikan suatu ketidakseimbangan dalam masyarakat sehingga menjadikan suatu perbedaan demikian mencolok. Ketimpangan sosial atau kesenjangan sosial juga dapat diartikan perbedaan jarak antara kelompok atas dan kelompok bawah. Kelompok atas dapat dimaknai kelas, golongan, kekuatan, atau pengaruh yang lebih menguasai dan dominan. Adapun kelompok bawah merupakan kelas, golongan, kekuatan, atau pengaruh yang tidak menguasai dan minoritas.

Ketimpangan atau kesenjangan sosial lebih merujuk pada adanya ketidaksetaraan. Ketimpangan sosial terlihat jelas dengan adanya jarak atau gap di antara golongan-golongan dalam masyarakat. Meskipun perbedaan merupakan sesuatu yang wajar, dalam kasus ketimpangan sosial tingkat perbedaan tersebut sangat mencolok berkaitan dengan perbedaan kualitas hidup antarkelompok masyarakat. Ketimpangan sosial dapat berbentuk ketimpangan sosial ekonomi, seperti ketimpangan sosial antara kelompok masyarakat kaya dan masyarakat miskin serta ketimpangan antara pemilik modal dan buruh. Sementara itu, ketimpangan sosial juga dapat berbentuk ketimpangan sosial nonekonomi, seperti ketimpangan pendidikan dan ketimpangan budaya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, fenomena yang menggambarkan ketimpangan sosial dalam masyarakat ditunjukkan oleh pernyataan nomor 1) dan nomor 3) yang tergolong sebagai bentuk ketimpangan sosial ekonomi serta pernyataan nomor 4) yang tergolong sebagai bentuk ketimpangan sosial nonekonomi (ketimpangan budaya).

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

EKONOMI

 

Topik: Konsep Dasar Perusahaan Dagang

Subtopik: Jurnal Umum Perusahaan Dagang

Level kognitif: LOTS

16. Toko Bakti Mulya membeli barang dagang sebesar Rp6.200.000,00. Jika pencatatan dilakukan dengan metode perpetual, maka ayat jurnalnya adalah ….

A. Pembelian 200.000,00 | Kas Rp6.200.000,00
B. Kas 200.000,00 | Pembelian Rp6.200.000,00
C. Kas 200.000,00 | Persediaan barang dagang Rp6.200.000,00
D. Persediaan barang dagang 200.000,00 | Pembelian Rp6.200.000,00
E. Persediaan barang dagang 200.000,00 | Kas RP6.200.000,00

 

 

Jawaban : E

Pembahasan :

Pencatatan pembelian barang dagang sebesar Rp6.200.000,00 dengan metode perpetual adalah sebagai berikut.

Persediaan barang dagang Rp6.200.000,00 | Kas Rp6.200.000,00

Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik : Tahap Pencatatan Perusahaan Dagang

Subtopik : Jurnal Khusus

Level kognitif : MOTS

17. Berikut ini transaksi dagang CV Sahaja bulan Agustus 2020 :

1) 3 Agustus 2020 dijual barang dagangan ke CV Warna-Warni dengan syarat -> 2/10,n/30 seharga Rp85.000.000,0.

2) 4 Agustus 2020 diterima kembali dari CV Warna-Warni sebagian barang yang dibeli pada tanggal 3 Agustus karena rusak sebesar Rp15.000.000,00.

3) 9 Agustus 2020 diterima pelunasan piutang dari CV Warna-Warni tanggal 3 Agustus.

Berdasarkan data di atas, maka besarnya potongan penjualan yang diberikan kepada CV Warna-Warni pada saat pelunasan adalah ….

A. 1. 200.000,00
B. 2. 100.000,00
C. 3. 400.000,00
D. 4. 300.000,00
E. 5. 000.000,00

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Tanggal 3 Agustus 2020 Penjualan    Rp85.000.000,00

Tanggal 4 Agustus 2020 Retur penjualan Rp15.000.000,00

 

Sisa piutang Rp70.000.000,00

 

Karena masih memenuhi syarat kredit, CV Sahaja berhak untuk menerima

Potongan sebesar  3% x Rp70.000.000,00 = Rp2.100.000,00

 

Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Tahap Pengikhtisaran Perusahaan Dagang

Subtopik: Neraca Saldo dan Penyesuaian Perusahaan Dagang

Level kognitif: HOTS

18. Neraca saldo dan jurnal penyesuaian sebagian per 31 Desember 2020.

No

Akun

Neraca Saldo

Jurnal Penyesuaian

D

K

D

K

1

Kas

Rp9.000.000,00

-

-

-

2

Piutang

Rp12.000.000,00

-

-

-

3

Perlengkapan

Rp6.000.000,00

-

-

Rp3.500.000,00

4

Peralatan

Rp40.000.000,00

-

-

-

5

Beban

-

-

Rp3.500.000,00

-

 

Berdasarkan jurnal penyesuaian tersebut, dapat diketahui saldo perlengkapan ….

A. Tersisa Rp1.500.000,00
B. Terpakai Rp1.500.000,00
C. Tersisa Rp2.500.000,00
D. Tersisa Rp3.500.00,00
E. Terpakai Rp3.500.000,00

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Dari sebagian tabel kertas kerja kolom jurnal penyesuaian dengan akun perlengkapan diketahui saldo perlngkapan pada kolom jurnal penyesuaian adalah Rp4.500.000,00 di sisi kredit. Dalam jurnal peyesuaian, jika ada perlengkapan di kredit maka yang dicatat adalah yang terpakai. Dengan demikian perlengkapan awal Rp6.000.000,00, terpakai Rp3.500.000,00, dan tersisa Rp2.500.000,00 didapatkan dari perlengkapan awal dikurangi perlengkapan terpakai.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Konsep Dasar Akuntansi Dagang

Subtopik: Akun-akun pada perusahaan dagang

Level Kognitif: MOTS

19. UD Sanjaya menjual barang dagangan pada Toko Sarendra seharga Rp8.500.000,00 dengan syarat 2/10, n/30. Sesampainya di tempat pembeli, ternyata ada beberapa barang yang tidak sesuai dengan permintaan. Barang tersebut seharga Rp800.000,00. Akhirnya Toko Abadi mengembalikan barang tersebut ke UD Agung. Hal ini akan menyebabkan akun piutang dagang UD Agung ….

A. bertambah
B. tetap
C. berkurang
D. naik
E. mundur

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Karena, ketika penjualan piutang seharga Rp8.500.000. Dan pengembalian barang ada beberapa barang yang tidak sesuai seharga Rp800.000. Maka dari itu,  piutang berkurang menjadi Rp7.700.000 (hasil dari Rp8.500.000 – Rp 800.0000)

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Tahap Pencatatan Perusahaan Dagang

Subtopik: Jurnal Khusus

Level kognitif: MOTS

20. Toko Winto Aman menjual barang dagang kepada Bu Rahayu sebesar Rp20.000.000,00 dengan bukti transaksi 0572 dan syarat pembayaran 3/15, n/40. Oleh toko Winto Aman, transaksi tersebut dicatat dalam ….

A. jurnal umum
B. jurnal pembelian
C. jurnal penjualan
D. jurnal penerimaan kas 
E. jurnal pengeluaran kas

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Pada soal, Bu Rahayu sebagai pembeli dan UD Winto Aman sebagai penjual. Transaksi penjualan barang dagang dilakukan secara kredit dengan bukti transaksi 0572 dan syarat pembayaran (3/15, n/40). Bagi toko Winto Aman, transaksi tersebut termasuk penjualan secara kredit sehingga dicatat pada jurnal penjualan. Bagi Bu Rahayu, transaksi tersebut termasuk pembelian secara kredit sehingga dicatat pada jurnal pembelian.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

SEJARAH

 

Topik: Peristiwa Kontemporer Dunia

Subtopik: Runtuhnya Vietnam Selatan

Level Kognitif: LOTS

21. Pada tahun 1954 terjadi pertempuran antara pasukan Tiongkok melawan Pasukan Inggris-Perancis yang menyebabkan wilayah Vietnam di bagi menjadi dua bagian, yaitu Vietnam Utara atau Republik Demokratik Vietnam (RDV) dan Vietnam Selatan atau Republik Vietnam. Pembagian kedua wilayah tersebut diatur dalam sebuah perjanjian yang dikenal dengan Perjanjian …

A. Dien Bien Phu
B. Jenewa
C. Ho Chi Minh
D. Jakarta Informal Meeting
E. The Paris Accord

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Pembagian wilayah Vietnam menjadi Vietnam Utara atau Republik Demokratik Vietnam dan Vietnam Selatan menjadi Republik Vietnam di atur dalam perjanjian Jenewa pada tahun 1954. Perjanjian Jenewa mengatur gencatan senjata di daerah Indocina dan berupaya membangun komitmen mengenai kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan wilayah Vietnam

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Peristiwa Kontemporer Dunia

Subtopik: Berakhirnya Politik Apartheid di Afrika Selatan

Level Kognitif: MOTS

22. Dihapuskannya politik apartheid sejak tahun 1994 berdampak luas bagi kehidupan masyarakat di Afrika Selatan, di antaranya adalah

A. menghilangnya kekuasaan golongan kulit putih
B. tersingkirnya golongan kulit putih oleh golongan kulit hitam\
C. menghilangnya kehidupan diskriminasi di Afrika Selatan
D. munculnya konflik baru antara golongan kulit hitam dan golongan putih
E. hilangnya superioritas golongan kulit putih dan hitam

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:   

Dihapusnya sistem politik apartheid yang berlangsung sejak tahun 1994 tentunya mempunyai pengaruh yang besar bagi kehidupan sosial masyarakat Afrika Selatan. Salah satunya adalah hilangnya kehidupan diskriminasi berdasarkan warna kulit di Afrika Selatan. Setiap warga Afrika Selatan menjadi mempunyai hak dan derajat yang sama di mata hukum.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

 

Topik: Peristiwa Kontemporer Dunia

Subtopik: Perpecahan Uni Soviet

Level Kognitif: MOTS

23. Kebijakan Democratizatsiayang diterapkan di Uni Soviet berhasil membawa pengaruh yang besar dalam kehidupan politik Uni Soviet, karena …

A. melemahnya ideologi komunisme di Uni Soviet
B. munculnya kekuatan oposisi di parlemen USSR
C. semakin menguatnya peran partai komunis di Uni Soviet
D. berkembangnya paham liberalisme dan kapitalisme di USSR
E. terjadinya integrasi yang kuat di Uni Soviet

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Democratizatsia yang diterapkan oleh Presiden Mikhail Gorbachev berdampak besar pada perkembangan kehidupan politik di Uni Soviet. Dengan kebijakan demokratisasi ini membuka kebebasan berekspresi di Uni Soviet yang memunculkan kekuatan oposisi di parlemen Uni Soviet. Akibatnya di dalam parlemen pertentangan dan persaingan di parlemen dan partai.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Konflik di Berbagai Belahan Dunia

Subtopik: Konflik di Asia Selatan

Level Kognitif: MOTS

24. Berdasarkan hasil Resolusi PBB pada tanggal 13 Agustus 1948 terjadi kesepakatan bahwa wilayah Kashmir menjadi …

A. bagian wilayah India secara keseluruhan
B. bagian wilayah Pakistan secara keseluruhan
C. bagian dari India 2/3 dan 1/3 menjadi bagian dari Pakistan
D. bagian dari India 1/3 dan 2/3 menjadi bagian dari Pakistan
E. bagian dari India 3/4 sedangkan 1/4 menjadi bagian Pakistan

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara India dengan Pakistan dalam sengketa masalah Kashmir, PBB mengeluarkan sebuah Resolusi pada tanggal 13 Agustus 1948. Resolusi tersebut berisi bahwa India berhak mendapatkan 2/3 dari wilayah Kashmir sedangkan Pakistan berhak mendapatkan 1/3 wilayah Kashmir menjadi bagian dari Pakistan.

 Separator_Latihan_Soal_IPS-7

Topik: Konflik di Berbagai Belahan Dunia

Subtopik: Konflik di Timur Tengah

Level Kognitif: MOTS

25. Perang Teluk II antara Irak dan Kuwait dilatar belakangi oleh beberapa hal, di antaranya …

A. Irak mengklaim Kuwait sebagai Provinsi ke-19 Irak
B. adanya invansi Kuwait ke wilayah Irak
C. utang luar negeri yang tidak dibayarkan oleh Kuwait
D. melemahnya ekonomi Kuwait karena turunnya harga minyak
E. semakin meningkatnya produksi minyak Kuwait

 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Perang Teluk II yang terjadi pada tahun 1990-1991 dilatarbelakangi oleh beberapa hal di antaranya:

- Irak mengklaim Kuwait sebagai bagian dari provinsi ke-19 Irak

- Ketidakmampuan Irak membayar utang ke Kuwait

- Irak ingin menguasai Pulau Babiyyan dan daerah Ar- Rumaylah

--

Itu lah tadi kumpulan latihan soal yang bisa kamu gunakan untuk persiapan menghadapi PTS Kelas 12 SMA IPS tahun 2020. Kalau kamu ingin mempelajari atau tanya dengan tutor langsung, gabung aja ke ruangbelajarPlus!

Daftar RGDB Sekarang!

Beri Komentar