Rahasia Membuat  Portofolio Lamaran Kerja agar Diterima Perusahaan Idaman

Naya Dini

Apr 9, 2019 • 4 min read

Sukses Kerja tips & trick


membuat portofolioArtikel ini berisi tentang tips dan trik membuat portofolio yang baik untuk melamar kerja.

--

Rekan Kerja, saat melamar kerja apakah Anda hanya mengirim CV dan surat lamaran? Selain keduanya, portofolio juga berpengaruh besar terhadap peluang diterimanya Anda. Saat perusahaan ingin mempekerjakan Anda, itu artinya mereka ingin “membeli” jasa Anda. Oleh karena itu, Anda butuh sesuatu untuk memberikan gambaran seperti apa jasa yang Anda tawarkan. Pada portofolio Anda dapat menunjukkan bukti dari kemampuan dan prestasi yang pernah Anda raih. Apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat portofolio?

1. Hati-hati dengan portfolio yang akan Anda pilih

Sebelum berfokus pada apa yang akan Anda tunjukkan, pikirkan dulu seperti apa Anda ingin dilihat oleh perusahaan melalui karya tersebut. Karya yang Anda tunjukkan juga harus sama dengan yang akan Anda buat untuk perusahaan yang Anda lamar. Jangan sampai pada pelaksanaannya nanti apa yang Anda berikan tidak sebagus portofolio yang pernah Anda tunjukkan saat melamar. Jika Anda memiliki banyak portofolio, pilih saja 10-20 karya di antara sekian banyak yang Anda punya. Bisa juga pilih beberapa project yang pernah Anda kerjakan dengan teknik dan gaya berbeda.

Baca juga: Tips Membuat CV Berkesan agar Anda Lulus Tahap Rekrutmen

2. Bekerja di bidang non-visual? Tetap bisa membuat portofolio kok!

Mungkin ketika mendengar kata portofolio Anda akan terpikir bahwa portofolio hanya berhubungan dengan beberapa profesi tertentu saja. Namun Anda tetap bisa membuat portofolio lho, Rekan Kerja. Jika Anda berasal dari bidang sales & marketing, Anda bisa menunjukkan grafik penjualan terbaik yang pernah Anda raih. Jika Anda seorang UX designer, Anda bisa menyertakan hasil saat brainstorming dan prototipe-prototipe yang pernah Anda buat.

portofolio lamaran kerjaContoh portofolio dari hasil brainstorming dan prototipe (Sumber: themuse.com)

3. Untuk yang belum pernah bekerja sama sekali, buat portofolio dengan mock-up

Memilih beberapa portofolio terbaik? Wah, satu saja belum pernah buat karena baru lulus kuliah. Tenang, Rekan Kerja! Jika belum pernah bekerja, Anda bisa membuat mock-up atau maket, bisa juga gambaran imajiner. Misal Anda ingin melamar sebagai Account Executive di sebuah agency, maka Anda bisa membuat mock-up dengan klien yang merupakan perusahaan karangan Anda sendiri. Di dalam mock-up tersebut Anda bisa membuat ide campaign, timeline campaign, gol, dan budgeting untuk ditawarkan ke klien.

membuat

Buat mock-up selayaknya Anda sudah menjadi posisi yang diinginkan (Sumber: thebestdesigns.com)

4. Buatlah portofolio yang sederhana

Setelah memikirkan apa yang ingin Anda tunjukkan, sekarang Anda perlu memikirkan tampilan visualnya. Untuk mempermudah kerja Anda, gunakanlah sebuah web page atau personal website yang berisi semua hasil kerja Anda. Bila Anda memiliki blog pribadi yang isinya sangat personal dengan beragam aktivitas Anda, maka sebaiknya Anda membuat blog berbeda yang kontennya khusus berisikan project dan karya yang pernah Anda buat. Jangan lupa gunakan judul yang jelas dan tagline yang dapat menggambarkan diri Anda secara singkat.

portofolio lamaran kerja

Contoh personal webite untuk portofolio (Sumber: wpsolver.com)

5. Sertakan profil Anda secara lengkap

Jangan hanya sertakan hasil kerja Anda, di web page atau personal website tersebut Anda juga perlu menuliskan profil Anda seperti latar belakang, prestasi yang pernah Anda raih, hingga hal yang Anda suka dan tidak suka. Poin terakhir tersebut penting untuk memberi gambaran kepada perusahaan seperti apa suasana kerja yang Anda sukai. Selain itu, jangan lupa sertakan juga testimoni dari klien yang pernah menggunakan jasa Anda. Layaknya saat Anda memutuskan ingin belanja di sebuah online shop, testimoni dari klien tersebut akan sangat membantu perusahaan untuk menerima Anda sebagai karyawannya.

Itu dia tips membuat portofolio untuk Anda yang ingin berpindah kerja bahkan fresh graduate yang baru akan melamar kerja untuk pertama kalinya. Anda juga dapat membaca tips lainnya seputar dunia kerja di aplikasi ruangkerja. Tips lainnya juga dapat Anda dapatkan melalui kelas-kelas di aplikasi ruangkerja. Unduh dengan cara mengklik gambar di bawah ini. Gratis lho!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts