Yuk, Kenali 10 Rasi Bintang Paling Populer Beserta Legendanya

Hani Ammariah Des 19, 2020 • 14 min read


rasi bintang

Artikel ini berisi 10 macam rasi bintang paling populer karena keindahannya di langit malam disertai dengan mitologinya.

--

Kapan terakhir kali kamu melihat kumpulan bintang di langit pada malam hari?

Tau nggak sih, di antara sekumpulan bintang-bintang yang bermunculan di langit, beberapa bintang akan membentuk suatu pola. Nah, pola ini yang bisa kita sebut sebagai konstelasi atau rasi bintang. Terdapat sekitar 88 rasi bintang yang resmi diakui oleh International Astronomical Union. Tapi, nggak semua rasi bintang bisa kita lihat, lho! Beberapa dari mereka hanya terlihat di belahan bumi utara, sementara yang lainnya hanya terlihat di belahan bumi selatan.

Nah, setiap rasi bintang ternyata memiliki legenda yang menarik banget untuk di bahas, nih. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas beberapa macam rasi bintang yang paling populer beserta legendanya. Penasaran nggak, sih? Langsung aja yuk kita simak ceritanya berikut ini.

 

1. Ursa Major

 

Ursa Major terletak di langit utara. Dalam bahasa latin, Ursa Major memiliki arti “Beruang besar”. Ursa Major merupakan rasi bintang terbesar di langit utara dan termasuk rasi bintang terbesar ke-3 di langit. Nah, bintang-bintang yang paling terang pada Ursa Major membentuk asterisme biduk, suatu pola bintang yang paling dikenal di langit. Kalo kamu perhatikan gambar di bawah, asterisme biduk terdiri dari empat bintang membentuk kotak dan beberapa bintang lain yang bentuknya menyerupai ekor.

ursa major

Ursa Major (sumber: pinterest.com)

Rasi bintang yang satu ini memang terkenal di sebagian besar budaya dunia dan sering dikaitkan dengan sejumlah mitos. Banyak dongeng dan legenda di seluruh dunia yang mengaitkan Ursa Major dengan beruang. Nah, berdasarkan mitologi Yunani sendiri, sejarah Ursa Major sangat menarik dan berkaitan dengan rasi bintang yang lain, yaitu Ursa Minor. Jadi, sebelum kita tau seperti apa kisahnya, lanjut ke poin 2 dulu, ya! Hehehe...

 

2. Ursa Minor

 

Enggak jauh berbeda dengan Ursa Major, Ursa Minor juga terletak di langit utara. Ursa Minor biasanya berada di dekat Ursa Major. Rasi bintang yang satu ini memiliki bentuk yang hampir mirip dengan Ursa Major. Hanya berbeda ukuran dan panjang ekornya aja. Ursa Minor berukuran lebih kecil dan ekornya jauh lebih panjang. Oleh karena itu, Ursa Minor sering disebut sebagai “Beruang Kecil”.

Ursa Minor juga cukup terkenal karena pada susunan rasi bintangnya terdapat polaris, yaitu bintang utara yang sering digunakan sebagai penunjuk arah bagi para pelaut. Polaris merupakan bintang yang paling terang di rasi ini. Jadi, untuk menemukan Ursa Minor, kita cukup temukan polaris di ujung susunan bintang yang membentuk ekornya aja. Kalo udah ketemu, sisa dari susunan rasi bintang Ursa Minor dapat lebih mudah untuk ditemukan.

ursa minor

Ursa Minor (tpwd.texas.gov)

Nah, seperti yang udah disebutkan sebelumnya, Ursa Minor dan Ursa Major memiliki mitologi yang saling berkaitan. Orang Yunani Kuno mengaitkan kedua rasi bintang ini dengan mitos Callisto, seorang bidadari cantik yang ditaksir oleh Zeus. Callisto dan Zeus memiliki seorang anak bernama Arcas. Ternyata, Zeus udah beristri dan mengetahui hubungan tersebut. Karena cemburu, Hera, istri Zeus pun mengubah Callisto menjadi seekor beruang. Selama belasan tahun, Callisto bersembunyi di dalam hutan.

Suatu hari, Arcas yang udah tumbuh dewasa bermain ke hutan. Callisto yang nggak sengaja bertemu anaknya ini datang menghampirinya. Arcas yang nggak tau kalo beruang itu adalah ibunya, berencana untuk membunuhnya. Zeus yang tau akan hal itu, berusaha untuk mencegahnya dengan mengubah Arcas menjadi seekor beruang juga. Kemudian, Zeus mengangkat Callisto (Ursa Major) dan Arcas (Ursa Minor) ke langit agar kekal bersama.

ursa major dan ursa minor

Ursa Major dan Ursa Minor (sumber: sites.google.com)

 

3. Cassiopeia

 

Satu lagi rasi bintang besar di langit utara yang terkenal adalah Cassiopeia. Rasi bintang ini terdiri dari lima bintang paling terang dan berbentuk seperti huruf W. Hal ini juga yang membuat rasi bintang Cassiopeia mudah untuk dikenali. Nah, kalo kamu tinggal di daerah subtropis, kamu bisa menemukan Cassiopeia di langit malam pada penghujung musim gugur atau awal musim dingin.

cassiopeia

Cassiopeia (sumber: earthsky.org)

Menurut mitologinya, Cassiopeia merupakan istri seorang raja bernama Cepheus dari kerajaan Ethiopia. Cassiopeia selalu kagum akan kecantikan dirinya. Hingga suatu hari, kesombongannya melampaui batas dan mengatakan bahwa ia jauh lebih cantik dari para putri Poseidon. Mendengar hal itu, sang Dewa Laut menjadi murka. Ia lalu mengutus monster laut bernama Cetus untuk menghancurkan kerajaan Ethiopia. Poseidon menghukum Cassiopeia dengan mengikatnya di kursi singgasananya sendiri dan menaruhnya ke atas langit dengan posisi terbalik.

 

4. Cygnus

 

Cygnus merupakan rasi bintang yang bisa kita lihat di langit bagian utara. Dalam bahasa Latin, namanya memiliki arti “Angsa”. Oleh karena itu, Cygnus juga biasa disebut dengan rasi bintang angsa. Cygnus terdiri dari enam bintang terang yang saling bersilangan, seperti tanda salib. Bintang yang paling terang pada rasi ini bernama Deneb, yang juga merupakan salah satu bintang terbesar di langit. Letaknya berada di bagian ekor angsa. Cygnus bisa dilihat secara jelas di langit malam sepanjang musim panas dan gugur di belahan bumi bagian utara.

Cygnus

Cygnus (sumber: astrobackyard.com)

Cygnus sering dikaitkan dengan beberapa mitos. Salah satunya adalah kisah persahabatan antara dua pemuda bernama Phaeton dan Cygnus. Alkisah, keduanya sedang berlomba melintasi langit menaiki kuda terbang milik Apollo. Karena terlalu dekat dengan matahari, kereta mereka terbakar dan keduanya jatuh ke bumi. Cygnus selamat, namun ia melihat temannya telah mati dan tubuhnya terperangkap di dasar sungai Eridanus.

Cygnus yang nggak bisa menjangkau tubuh sahabatnya itu, membuat perjanjian dengan Zeus untuk memberinya tubuh angsa. Zeus pun menyanggupi dengan syarat umur Cygnus hanya akan sependek umur seekor angsa. Setelah itu, Cygnus berubah menjadi angsa dan menyelam ke sungai, membawa tubuh sahabatnya, dan memberikannya penguburan yang layak. Zeus yang melihat pengorbanan Cygnus menjadi tergerak dan mengangkatnya ke langit dalam wujud rasi bintang berbentuk angsa.

 

5. Orion

 

Rasi bintang selanjutnya ini merupakan rasi bintang tertua yang dikenal umat manusia. Orion merupakan salah satu rasi bintang paling terang dan indah di langit malam. Letaknya berada di ekuator langit dan bisa terlihat di seluruh bagian bumi. Orion tersusun dari bintang-bintang yang berbentuk seperti pria yang sedang mengacungkan pedang dan perisai, seperti seorang pemburu. Sabuk Orion terdiri dari tiga bintang paling terang di rasi ini, yaitu Alnilam, Mintaka, dan Alnitak. Orion juga bisa digunakan sebagai penunjuk arah Barat.

orion

Orion (sumber: odysseymagazine.com)

Dalam mitologi Yunani, Orion merupakan seorang pemburu yang handal. Kisahnya cukup panjang, tapi yang paling terkenal adalah kisah kematiannya. Diceritakan, karena keterampilannya dalam berburu, Orion ditugaskan oleh Raja Oenopion untuk membunuh hewan-hewan buas di Pulau Chios. Hal ini membuat Orion sombong dan mengatakan kepada Artemis, sang Dewi Pemburu bahwa ia bisa membunuh semua hewan di bumi.

Ternyata, kesombongan Orion membuat Gaia, Dewi Pelindung Semua Makhluk menjadi murka. Ia pun mengutus seekor kalajengking untuk membunuh Orion. Cerita ini juga dikaitkan dengan kasus, rasi bintang Orion yang nggak akan muncul bersamaan dengan rasi bintang Scorpio. Jadi, ketika rasi bintang Scorpio muncul, rasi bintang Orion akan menghilang karena konon Orion akan lari ketakutan.

 

6. Aquila

 

Rasi bintang Aquila terletak di langit bagian utara, dekat dengan ekuator langit. Dalam bahasa Latin, Aquila berarti “Elang”. Aquila memiliki bintang paling terang bernama Altair. Bintang ini membentuk asterisme yang menonjol di langit bersama dua bintang terang lainnya, yaitu Deneb (Cygnus) dan Vega (Lyra). Ketiganya kemudian dikenal sebagai Segitiga Musim Panas (The Summer Triangle). Jarak Altair ke bumi juga cukup dekat, sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang. Jadi, untuk menemukan Aquila, cukup temukan Altair dan kita akan menemukan bagian lain dari rasi bintang satu ini.

aquila

Aquila (sumber: abc.net.au)

Dalam mitologi Yunani, Aquila merupakan seekor elang yang membawa petir Zeus dan pernah diutus untuk menjemput seorang pemuda Trojan bernama Ganymede ke Olympus, untuk menjadi pembawa piala para dewa.

 

7. Pegasus

 

Pegasus merupakan rasi bintang terbesar ke-7 di langit. Letaknya berada di langit bagian utara. Nama Pegasus diambil dari nama seekor kuda bersayap dalam mitologi Yunani. Bentuknya terlihat seperti separuh badan kuda bagian atas. Nah, rasi bintang yang satu ini juga merupakan salah satu rasi bintang tertua yang dikenal di langit. Pegasus memiliki bintang paling terang bernama Enif. Hal yang membuat rasi bintang ini terkenal adalah karena keunikannya. Pada salah satu bintangnya, yaitu 51 Pegasi terdapat eksoplanet yang mengorbit bintang tersebut. Planet ini kemudian diberi nama Bellerophon.

pegasus

Pegasus (sumber: theguardianherd.com)

Menurut mitologi Yunani, Pegasus adalah kuda putih bersayap yang muncul dari leher Medusa saat Perseus memenggal kepalanya. Kisahnya bermula ketika seorang ksatria bernama Bellerophon diutus oleh Raja Lobates dari Kerajaan Lycia untuk membunuh Chimaera, monster yang dapat menyemburkan api dan menghancukan kerajaan tersebut.

Dengan mengendarai Pegasus, Bellerophon menyerang Chimaera dari langit dan berhasil mengalahkannya. Keberhasilannya tersebut, ternyata membuat Bellerophon menjadi sombong dan ingin pergi ke Olympus menunggangi Pegasus. Hal ini membuat Zeus sangat marah dan mengirim lalat untuk menggigit Pegasus. Saat kudanya disengat, Bellerophon terjatuh kembali ke bumi, sedangkan Pegasus berhasil sampai ke Olympus. Melihat hal tersebut, Zeus pun kagum dan mengangkat Pegasus ke langit menjadi rasi bintang untuk menghormatinya.

 

8. Canis Major

 

Setelah sebelumnya kita udah banyak membahas rasi bintang yang terletak di langit bagian utara, akhirnya kita ngomongin salah satu rasi bintang yang letaknya di bagian selatan, nih. Dalam bahasa Latin, Canis Major memiliki arti “Anjing Besar”. Canis Major terkenal karena pada susunan rasi bintangnya terdapat Sirius, bintang paling terang di angkasa. Oleh karena itu, Sirius sering disebut sebagai Bintang Anjing. Bintang paling terang kedua yang dimiliki Canis Major bernama Andhara. Nah, kalo Sirius terletak di bagian dada, maka Andhara terletak di salah satu kaki anjing.

canis major

Canis Major (sumber: stardate.org)

Menurut mitologinya, Canis Major dikaitkan dengan Laelaps, anjing tercepat di dunia yang ditakdirkan untuk menangkap apapun yang dikejar. Zeus memberikan Laelaps dan sebuah lembing kepada Europa sebagai hadiah. Sayangnya, Europa sendiri nggak sengaja terbunuh oleh suaminya, Cephalus yang sedang berburu menggunakan lembing.

Akhirnya, Cephalus membawa anjing itu ke Thebes di Boeotia, sebuah provinsi Yunani di bagian utara Athena untuk memburu rubah yang menyebabkan masalah di sana. Sama seperti Laelaps, rubah sangat cepat dan ditakdirkan untuk nggak bisa ditangkap. Ketika Laelaps mengejar rubah, balapan pun nggak bisa diakhiri. Hingga Zeus memutuskan untuk mengubah kedua hewan tersebut menjadi batu dan menempatkan Laelaps ke langit sebagai rasi bintang Canis Major.

 

9. Crux

 

Crux merupakan rasi bintang terkecil di antara 88 rasi bintang yang lain. Terlepas dari ukurannya, Crux adalah salah satu rasi bintang paling terkenal di langit selatan karena telah dijadikan acuan penunjuk arah sejak jaman dulu. Crux cukup mudah dikenali karena hanya terdiri dari lima bintang terang, yaitu Acrux, Mimosa, Gacrux, Delta Crucis, dan Zeta Crucis. Kelima bintang tersebut membentuk seperti salib.

crux

Crux (sumber: star-name-registry.com)

Orang Yunani Kuno menganggap Crux sebagai bagian dari rasi bintang Centaurus. Oleh sebab itu, Crux nggak dipengaruhi oleh mitologi Yunani. Barulah pada tahun 1679, Crux dinyatakan sebagai rasi bintang independen, setelah seorang astronomis asal Prancis bernama Augustin Royer menemukan fakta bahwa Crux bukan bagian dari rasi bintang Centaurus.

 

10. Hydra

 

Kita masuk ke bahasan rasi bintang yang terakhir, ya. Kalo Crux merupakan rasi bintang terkecil, maka Hydra merupakan rasi bintang terbesar di langit, loh! Hydra juga terletak di atas langit bagian selatan. Bentuknya menyerupai ular dengan bagian kepala ada di sebelah selatan rasi bintang Cancer dan bagian ekornya ada di antara rasi bintang Centaurus dan Libra. Hydra tersusun dari tujuh bintang bernama Alphard, Ashlesha, Felis, Lerna, Minchir, Ukdah, dan Zhang. Alphard merupakan bintang paling terang di rasi ini.

hydra

Hydra (sumber: astronomytrek.com)

Dalam mitologi Yunani, Hydra merupakan ular air raksasa yang menjadi musuh Hercules. Meskipun pada rasi bintangnya Hydra digambarkan hanya memiliki satu kepala, tapi di kisahkan Hydra memiliki sembilan kepala yang apabila ditebas, akan tumbuh dua kepala baru. Saat melawan Hydra, Hercules membelit kepala-kepala ular tersebut satu sama lain, sehingga monster itu menjadi kewalahan. Keponakannya yang bernama Iolaus membantu membakar bekas tebasan kepala Hydra agar nggak tumbuh kepala baru. Hingga akhirnya, Hercules pun bisa mengalahkan monster tersebut.

 

Nah, itu dia beberapa macam rasi bintang yang paling populer dengan legendanya yang menarik. Kamu suka nggak dengan ceritanya? Ternyata, ngebahas tentang benda-benda langit itu seru juga, ya! Kamu bisa ketahui macam-macam benda langit lainnya di materi Fisika, lho! Lebih asik lagi kalo belajarnya lewat ruangbelajar karena materinya tersedia dalam bentuk video animasi menarik dan dijelasin oleh kakak-kakak Master Teachers yang seru abiiieezzz!!!

ruangbelajar

Referensi:

Ursa Major Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/ursa-major-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Ursa Minor Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/ursa-minor-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Cassiopeia Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/cassiopeia-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Cygnus Constellation [Daring]. Tautan: https://astrobackyard.com/cygnus-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Cygnus Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/cygnus-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Orion Constellation: Facts about The Hunter [Daring]. Tautan: https://www.space.com/16659-constellation-orion.html (Diakses: 19 Desember 2020)

Orion Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/orion-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Aquila Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/aquila-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Pegasus Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/pegasus-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Pegasus Constellation: Facts and Notable Features [Daring]. Tautan: https://www.space.com/16743-constellation-pegasus.html (Diakses: 19 Desember 2020)

Canis Major Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/canis-major-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Crux Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/crux-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Hydra Constellation [Daring]. Tautan: https://www.constellation-guide.com/constellation-list/hydra-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Sumber foto:

Foto ‘Ursa Major’ [Daring]. Tautan: https://id.pinterest.com/pin/568227677961497920/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Ursa Minor’ [Daring]. Tautan: https://tpwd.texas.gov/education/resources/keep-texas-wild/stars/images/little_dipper.gif/image_view_fullscreen (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Ursa Major dan Ursa Minor’ [Daring]. Tautan: https://sites.google.com/site/rzconstellationmythology/ursa-minor (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Cassiopeia’ [Daring]. Tautan: https://earthsky.org/astronomy-essentials/constellation-cassiopeia-the-queen-lady-of-the-chair-how-to-find-history-myth (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Cygnus’ [Daring]. Tautan: https://astrobackyard.com/cygnus-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Orion’ [Daring]. Tautan: https://www.odysseymagazine.com/orion-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Aquila’ [Daring]. Tautan: https://www.abc.net.au/science/starhunt/images/slideshow/Aquila/aquila_02.jpg (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Pegasus’ [Daring]. Tautan: https://www.theguardianherd.com/messageboard/fan-art/pegasus-constellation-1 (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Canis Major’ [Daring]. Tautan: https://stardate.org/astro-guide/gallery/big-dog (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Crux’ [Daring]. Tautan: https://star-name-registry.com/crux (Diakses: 19 Desember 2020)

Foto ‘Hydra’ [Daring]. Tautan: http://www.astronomytrek.com/hydra-the-night-skys-largest-constellation/ (Diakses: 19 Desember 2020)

Beri Komentar