Sejarah Kelas 11 | Mengenal Peristiwa Sumpah Pemuda

Sejarah_11

Sumpah Pemuda menjadi bagian yang penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Di dalam artikel sejarah kelas XI ini kamu akan diajak untuk mengenal peristiwa Sumpah Pemuda lebih dalam.
--

Selain membawa kemajuan untuk rakyat Indonesia, lahirnya Budi Utomo juga menjadi pelopor lahirnya organisasi-organisasi yang bertujuan untuk melawan pemerintah kolonial Belanda. Kesamaan cita-cita itu membawa organisasi-organisasi pemuda untuk mengadakan pertemuan yang hasilnya kamu kenal dengan Sumpah Pemuda. Ternyata, pelaksanaan Sumpah Pemuda nggak semudah itu karena prosesnya panjang, Squad. Nah, di artikel ini kamu akan mengenal peristiwa Sumpah Pemuda itu lebih dalam, jadi disimak yaa!

Kongres Pemuda I

Pada 30 April sampai 2 Mei 1926 diadakan rapat yang dihadiri oleh seluruh organisasi pemuda di Jakarta. Rapat ini dikenal dengan Kongres Pemuda Pertama. Kongres ini diketuai oleh M. Tabrani. Kongres ini bertujuan untuk membentuk suatu organisasi pemuda tunggal agar dapat mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam kongres ini, beberapa tokoh pemuda menjadi pembicara dan menyampaikan gagasannya antara lain:

a.) Sumarto berbicara tentang, “Gagasan Persatuan Indonesia”.

b.) Bahder Djohan berbicara tentang “Kedudukan Wanita dalam Masyarakat Indonesia”.

c.) Nona Adam menyampaikan gagasannya tentang “Kedudukan Kaum Wanita”.

d.) Djaksodipoero berbicara tentang “Rapak Lumuh”.

e.) Paul Pinontoan berbicara tentang “Tugas Agama di dalam Pergerakan Nasional”.

f.) Muhammad Yamin berbicara tentang “Kemungkinan Perkembangan Bahasa-Bahasa dan Kesusasteraan Indonesia di Masa Mendatang”

 

kongres pemuda pertama yang diketuai oleh Tabrani

Dokumentasi Sidang Pemuda pertama (Sumber: merahputih.com).

 

Kongres Pemuda I akhirnya ditutup tanggal 2 Mei 1926 dan menghasilkan beberapa keputusan seperti mengakui cita-cita persatuan serta mendorong penggunaan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia yang digagas oleh Muh. Yamin. Dari kongres ini juga terbentuk organisasi baru yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi-organisasi Indonesia. Organisasi yang bergabung di antaranya adalah Jong Java, Jong Celebes, Jong Minahasa, Sekar Rukun, dan Jong Sumateranen Bond. Penyatuan organisasi ini dikenal dengan suatu organisasi baru yang bernama Jong Indonesia (Pemuda Indonesia) pada tanggal 15 Agustus 1926. Tidak berhenti sampai di situ, pada September 1926 dibentuk juga organisasi Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Organisasi ini diketuai oleh Soegondo Djojopuspito.

anggota perhimpunan pelajar pelajar indonesia

Anggota Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) (Sumber: tugassekolah.com).

 

Baca juga: Detik-Detik Menuju Proklamasi Kemerdekaan RI.

 

Kongres Pemuda II

Bulan Juni 1928, PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) mengadakan rapat untuk merealisasikan gagasan seluruh organisasi pemuda dengan membentuk panitia kongres. Rapat tersebut menghasilkan struktur panitia kongres, Sugondo Djojopuspito dipilih sebagai Ketua Kongres, Djoko Marsaid (Jong Java) sebagai Wakil Ketua, Moh. Yamin (Jong Sumateranen Bond) sebagai Sekretaris. Kongres yang mereka lakukan inilah yang kita kenal dengan Kongres Pemuda II. Kongres ini dilaksanakan di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928.

Pada Kongres Pemuda II itulah pertama kalinya dikumandangkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola ciptaan Wage Rudolf Supratman dan menetapkan bendera Merah Putih sebagai bendera pusaka Indonesia. Kongres Pemuda II merupakan puncak dari masa pergerakan nasional sehingga 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Aset_-_Sejarah_Kelas_12_-_Teks_Soempah_Pemoeda

Ikrar dalam Kongres Pemuda II tersebut merupakan puncak dari persatuan golongan pemuda pada masa pergerakan nasional. Ikrar tersebut disampaikan pada tanggal 28 Oktober, sehingga itu ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda. Selain menghasilkan Sumpah Pemuda, Kongres Pemuda II juga menetapkan bendera Merah Putih sebagai bendera Indonesia.

peserta kongres pemuda kedua

Peserta Sidang Pemuda kedua (Sumber: bacaannyasejarah.com).

 

Setelah kongres tersebut, bukan berarti perjuangan para pemuda ini berhenti. Pada tanggal 25-29 Desember 1928, lahirlah organisasi Indonesia Muda. Indonesia Muda merupakan fusi dari beberapa organisasi di antaranya adalah Jong Java, Jong Celebes, Perhimpunan Indonesia dan Pemuda Sumatera. Kemudian gedung Indonesische Clubgebouw sekarang dikenal dengan Museum Sumpah Pemuda.

Tahukah_Kamu_Sejarah_Kelas_12_7_Fakta_Menarik_dari_Kongres_Sumpah_Pemuda

 

Pemuda-pemuda ini belajar untuk bisa membawa derajat Indonesia setara dengan bangsa lainnya. Makanya nih, Squad, kamu nggak boleh sampai malas belajar. Nah, biar kamu nggak bosan belajarnya, kamu bisa belajar di RuangBelajar, yang isinya materi-materi pelajaran dalam bentuk video animasi yang edukatif.

ruangbelajar

Beri Komentar