Penggunaan Skala pada Peta dalam Kehidupan Sehari-hari

Matematika_7

Squad pernah nggak sih bingung tentang penggunaan skala pada peta? Karena salah membaca skala, hasilnya malah membuat kedua pihak jadi bertengkar. Seperti contoh percakapan di bawah:

 

ilustrasi penggunaan skala

 

Benar nggak kalau saat ini, rasanya kita tidak bisa lepas dari aplikasi peta digital? Apalagi kalau kita mau pergi ke tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya. Bertanya kepada orang yang kebetulan lewat juga belum tentu tahu. Bukannya mendapat pencerahan, seringkali malah tambah nyasar.

 

nanya jalan ke orang lain

 Ketika bertanya ke orang dan dia malah pusing sendiri (Sumber: giphy.com)

Tapi, tahu kah kamu kalau jarak yang ada pada peta, baik digital maupun konvensional, bukanlah jarak yang sebenarnya? Jadi jangan heran kalau di peta kesannya dekat, tapi di kenyataannya rasanya nggak sampai-sampai di tempat tujuan. Hal ini dikarenakan pada peta, terdapat perbandingan skala. Mari simak penjelasan di bawah.

Apa sih skala itu?

pengertian skala

 

Kalau kamu sering menggunakan aplikasi peta digital, jangan bingung letak perbandingan skalanya, ya.

 

posisi skala pada peta digital

 

Kalau kamu perhatikan pada gambar peta digital di atas, akan terlihat garis yang menunjukkan ukuran jarak 500 feet dan 200 meter. Itu artinya, pada peta digital, panjang garis hitam dari ujung yang satu ke ujung yang lain sama dengan 200 meter di jarak sebenarnya. Teknologi pada aplikasi digital sudah memudahkan kita untuk mencari tahu ukuran sebenarnya. Lalu, bagaimana dengan peta konvensional seperti berikut:

peta konvensional

Peta Banten (sumber: emaze.com)

Berbeda dengan peta digital, penggunaan skala pada peta konvensional menggunakan "perbandingan". Seperti peta Banten di atas. Terlihat ukuran skalanya 1:500.000. Itu artinya, satu jarak pada peta sama dengan 500 ribu kali dari jarak sebenarnya. Misalnya, kamu mengukur peta Banten tersebut dengan penggaris sepanjang 3 cm. Itu artinya, di jarak sebenarnya, panjang garis itu sama dengan 3 x 500.000 cm.

Baca juga: Cara Menghitung Luas dan Keliling Bangun Segi Empat

Penggunaan skala pada peta ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kamu ingin menggambar (membuat peta) satu pulau Jawa pada buku gambar A3, misalnya. Tentu kita harus mengubah area seluas 128.297 km2 pulau Jawa sehingga muat dan tetap akurat saat digambar ke dalam kertas A3.

rumus skala pada peta

 

Eits, rumus di atas bukan hanya untuk mencari jarak pada peta saja. Kamu bisa juga mengotak-atiknya menjadi seperti berikut:

 

rumus pimarida skala

Untuk lebih memahami rumus di atas, coba kita kerjakan soal di bawah, yuk!

Contoh Soal 1

Jarak jakarta-merauke 1200 km. Pada peta jaraknya 15 cm, maka skala yang digunakan adalah....

  1. 1 : 800000
  2. 1 : 8.000.000
  3. 1 : 80.000.000
  4. 1 : 800.000.000

Jawaban: B

Pembahasan:

Jarak sebenarnya = 1200 km = 120.000.000 cm

Skala jarak

 

Maka, skala yang digunakan pada peta adalah 1 : 8.000.000.

 Contoh Soal 2

 Jarak dua kota pada peta dengan skala 1 : 1.200.000 adalah 15 cm. Jarak kedua kota sebenarnya adalah....

  1. 1,8 km
  2. 18 km
  3. 180 km
  4. 1800 km

 

Jawaban: C

Pembahasan

Jarak sebenarnya = jarak pada peta x skala

= 15 x 1.200.000

= 18.000.000 cm

= 180 km

 

Sekarang sudah paham, kan tentang penggunaan skala pada peta dalam kehidupan sehari-hari? Tahu dong kenapa rasanya ada lokasi tempat yang jauuuhh banget padahal di peta dekat? Memang kadang suka gitu, sih. Ada hal-hal yang kita merasa udah deket, eh ternyata aslinya masih jauh. Hmmmm. Kalau kamu suka dengan materi-materi kayak gini dan tertantang untuk mencoba berbagai soal lainnya, coba aja pakai ruanguji!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts