Ruangguru Blog

    Tanishq Abraham : 11 Tahun, 3 Gelar Sarjana, Menyenangkan!

    By Yuza Mulia · Jul 7, 2015

    Belakangan ini, dunia maya dihebohkan dengan nama seorang anak jenius yang berhasil meraih 3 gelar sarjana di usianya yang masih 11 tahun. Dialah Tanishq Abraham, seorang bocah keturunan India, yang mengaku ‘terkena virus belajar’. Siapakah sebenarnya Tanishq Abraham? Bagaimana kisah hidupnya? Kami mengulasnya khusus untuk kamu.

    Keluarga Jenius

    Tanishq Abraham lahir di Sacramento, California, pada 18 Juni 2003, dari pasangan Bijou Abraham dan Taji Abraham. Ayahnya, Bijou, adalah seorang software engineer lulusan Cornell University, dengan nilai SAT sempurna untuk matematika. Sedangkan ibunya, Taji, adalah seorang dokter hewan, yang akhirnya meraih gelar Doktor setelah sempat menunda risetnya demi mengembangkan kejeniusan anaknya, Tanishq.

    Kecemerlangan Tanishq sendiri sudah terlihat sejak kecil. "Semuanya sudah terlihat sejak ia berada di taman kanak-kanak," menurut ibunya. Pada usia 4 tahun, ia menjadi salah satu anggota termuda dari Mensa Internasional, sebuah organisasi non-profit untuk orang-orang yang IQ nya berada di tingkat 2% tertinggi dari populasi dunia. Tak ketinggalan, adiknya, Tiara, seorang yang menggilai dunia tarik suara, juga menjadi anggota Mensa pada usia 4 tahun. Benar-benar keluarga jenius.

    Terkena Virus Belajar

    Photo by kandongsee

    Tanishq mengaku suka belajar sejak berumur 4 tahun. Ia suka ke perpustakaan untuk memuaskan dahaganya tentang dinosaurus dan luar angkasa, ia pernah mengikuti diskusi tentang paleontologi di UC Berkeley, bahkan ia sempat ingin mengikuti kuliah paleontologi, namun tak mendapat izin karena masih terlalu muda.

    Bosan dengan sekolah umum, akhirnya Tanishq disekolahkan dengan metode homeschooling oleh orang tuanya, hingga usia 7 tahun. Dia menyelesaikan berbagai tingkat sekolah dan kelas online dalam rentang umur 5-7 tahun, dan berkali-kali mendapatkan skor A dengan nilai tertinggi. Ia benar-benar kerajingan belajar. Ia juga sempat menjadi headline di berbagai media tahun lalu, berkat kelulusannya dari tingkat SMA dengan IPK 4.0.

    Menjadi Pembicara TEDx

    9339081722_1945cc9d4f_z (1) Photo by flickr

    Atas semua prestasinya, pada 2013, di usianya yang masih 11 tahun, Tanishq Abraham pun diundang untuk menjadi pembicara di konferensi TEDxSacramento, sebuah konferensi yang dikelola untuk menyebarkan ide dan pemikiran dalam bidang Technology, Education, and Design (TED). Pembicaraannya menarik perhatian banyak pihak. Sampai saat ini, videonya berbicara di TEDx sudah tersebar di berbagai situs dan sudah ditonton jutaan orang di seluruh dunia.

    "Bagi saya, kuliah dimulai saat usia 7 tahun. Bagi orang lain, mungkin 10 atau 18 tahun. Sebaiknya, kehidupan kampus dimulai saat Anda siap, bukan saat mencapai usia tertentu," adalah kata-kata pamungkasnya untuk menutup sesi, yang disambut standing applause oleh seluruh penonton live.

    Berikut video sesi Tanishq Abraham di TEDxSacramento.

    Sarjana 3 Gelar Termuda

    Photo by smh.com.au

    Selama mengambil berbagai sekolah dan kelas online tersebut, Tanishq juga sudah mulai berkuliah sejak usia 7 tahun. Ia menceritakan bahwa pengalamannya di kampus bukan suatu hal yang berat baginya. Tanishq malah menggambarkan, pertemanannya dengan teman-teman sekelasnya, yang notabene berusia jauh lebih tua, menyenangkan. "Mereka senang di kelasnya ada anak kecil," ungkapnya saat diwawancara.

    Sampai akhirnya, pada Kamis (21/5/2015) lalu, Tanishq Abraham resmi dinyatakan lulus dari American River College di Sacramento, California, AS. Ia dinyatakan sebagai lulusan termuda di tahun ini, bahkan ada kemungkinan lulusan termuda sepanjang sejarah 60 tahun kampusnya (belum ditemukan data rinci oleh kampus). Hebatnya, ia memperoleh 3 gelar sarjana sekaligus, yaitu di bidang Math & Physical Science, General Science, dan Language Studies. Sontak nama Tanishq pun semakin jadi pembicaraan di seluruh dunia, dan dirinya semakin banyak diliput oleh berbagai media nasional AS maupun media internasional.

    Tetap Anak Biasa

    Dengan berbagai prestasinya yang luar biasa, tentu banyak yang berpikir Tanishq benar-benar menghabiskan hari-harinya dengan belajar sepanjang waktu, tanpa bermain dan bersosialisasi. Nyatanya, Tanishq juga menjalani hidupnya seperti anak-anak kebanyakan. Ia suka bermain catur, tenis, dan tenis meja. Ia juga senang berenang, sangat menyukai american soccer, dan juga menonton acara-acara anak favoritnya di televisi. Tanishq juga bisa bermain piano, dan merupakan anggota dari sebuah paduan suara.

    Tanishq bahkan juga suka bercanda. Ia pernah melemparkan sebuah lelucon unik, yang berkaitan dengan science. Berikut videonya.

    Rencana Masa Depan

    Photo by dailymail.co.uk

    Saat ini, setelah kelulusannya, Tanishq menyatakan ingin menghabiskan banyak waktu bersama keluarganya, terutama pada liburan musim panas ini. Selain itu, ia juga berencana untuk mengambil beberapa short course, diantaranya Kalkulus 2 selama 8 pekan.

    Untuk masa depan, Tanishq secara gamblang dan percaya diri menyatakan bahwa ia bermimpi untuk menjadi seorang peraih Nobel di tingkat dunia, seorang doktor dan peneliti di bidang kesehatan, bahkan ia juga mengatakan ingin menjadi Presiden Amerika Serikat.

    Bagaimana, Smart Buddies? Luar biasa memang pencapaian dari anak jenius satu ini. Apakah kamu terinspirasi? Atau kamu punya informasi lain tentang Tanishq Ibrahim? Tinggalkan kesanmu di kolom komentar, ya.

    Sumber : <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2015/06/09/08060021/.Terinfeksi.Virus.Belajar.Tanishq.Abraham.Raih.3.Gelar.Sarjana.pada.Usia.11.Tahun">Kompas</a> <a href="http://www.nbcnews.com/news/us-news/11-year-old-tanishq-abraham-graduates-california-college-n362706">NBC</a> <a href="http://www.thebetterindia.com/24161/10-things-you-should-know-about-tanishq-abraham-the-11-year-old-high-school-graduate-tanishq-abraham/">thebetterindia.com</a>

    Share this:

    Tags: Wow ternyata, Tokoh

    Tulis Komentarmu

    Subscribe Blog Ruangguru