Namanya Tifani, Rela Pecahkan Celengan Untuk Belajar di Ruangguru

Fahri Abdillah

Jun 14, 2019 • 5 min read

Kata Squad


Impact_-_Tifani,_Pecahkan_Celengan_Untuk_Belajar_di_Ruangguru-01

Artikel ini adalah cerita nyata seorang siswi asal Padang yang merasakan impact aplikasi ruangguru secara langsung pada dirinya

--

Sejak kecil, semua orang pasti punya cita-cita. Setiap orang punya caranya sendiri untuk belajar, berusaha mewujudkan cita-citanya.

Ada satu cerita yang saya dapat dari seorang teman yang tergabung dalam tim Field Educational Consultant (FEC) Ruangguru cluster Padang. Ia menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke sekolah SMP 1 Enam Lingkung, Padang, bersama teman-teman timnya.

Pada satu hari di bulan Maret 2019, Aulia Varatiwi mendapat pengalaman yang tidak biasa seperti hari-hari sebelumnya. Saat itu di dalam kelas yang berisi peserta didik kelas 7, Aulia memberikan motivasi belajar serta berbagi cerita tentang aplikasi Ruangguru.

Peserta didik di kelas menyambut Aulia dan rekan timnya dengan antusias. Diawali dengan menyapa, menanyakan kabar anak-anak, dan memberikan motivasi belajar kepada anak-anak.

Mereka senang, apalagi ketika dijelaskan tentang sebuah produk dari Ruangguru. Aulia memperkenalkan dan memperlihatkan fitur-fitur yang ada di ruangbelajar. Fitur yang bisa membantu siswa untuk mendapatkan cara belajar yang asik dan menyenangkan di luar jam pelajaran sekolah.

Saat Aulia dan teman-teman FEC bercerita di depan kelas, anak-anak yang awalnya duduk, mulai berdiri, ada juga yang setengah berdiri sambil mencondongkan badannya ke depan. Semua begitu tertarik dan semua ingin menyimak dengan jelas.

Semua penjelasan Aulia tentang fitur-fitur ruangbelajar, ternyata cukup menyita perhatian anak-anak di kelas itu. Mata-mata mereka terlihat fokus, beberapa tersenyum-senyum memerhatikannya. Wajah-wajah lucu itu membuat Aulia senang. Tapi, ada satu anak yang menarik perhatian Aulia.

Seorang anak yang sedari awal terlihat sangat semangat, dengan wajah yang selalu senyum, kepala yang sesekali mengangguk ketika Aulia berbicara dan sesekali tepuk tangan pelan. Namanya Tifani.

Fani panggilan akrabnya, datang menghampiri Aulia setelah selesai memberikan motivasi belajar dan sharing tentang ruangguru.

“Ka, aku tertarik banget sama yang kaka jelasin tadi. Gimana caranya Ka aku bisa belajar di ruangguru?” Tanya Fani malu-malu.

Sebuah pertanyaan singkat yang membuat Aulia dan temannya senang. Aulia merasa, waktu yang ia habiskan untuk bercerita, berbagi pengalaman belajar, tidak berakhir sia-sia. Ia senang karena Fani datang.

Fani adalah anak yang cerdas. Bermula dari pertanyaannya tentang cara belajar di ruangguru, Fani dan Aulia sampai berbagi pengalaman dan cerita pemikiran mereka tentang pendidikan.

“Fani ini anaknya keren banget, dia cerdas. Meskipun masih SMP, pemikirannya tentang pendidikan sudah jauh ke depan. Oh, bahkan dia udah tau lho jalu-jalur masuk perguruan tinggi. Keren banget.” Cerita Aulia tentang pengalamannya saat mengobrol dengan Fani.

Fani, yang memiliki cita-cita menjadi guru, saat itu juga memutuskan untuk berlangganan ruangbelajar. Fani merasa kalau ruangbelajar bisa jadi suplemennya untuk menambah pengetahuan dan memperdalam pemahamannya terhadap mata pelajaran.

Fani memutuskan untuk berlangganan selama 1,5 tahun. Tapi, Fani bingung bagaimana caranya membayar lewat ATM, karena keterbatasan akses di sana. Akhirnya Aulia bersama timnya membuat janji untuk bertemu dengan Fani keesokan harinya.

Baca Juga: Mengapa Mereka Berlangganan Ruangguru?

Keesokannya mereka bertemu. Fani membawa sejumlah pecahan uang dan menyerahkannya kepada Aulia.

“Ini Ka, aku abis pecahin celengan. Tadinya untuk beli HP, tapi aku mikir, beli HP kan bisa kapan-kapan lagi. Nah, Fani mau pakai uangnya untuk belajar di ruangguru dulu aja. Fani masih ada kok handphone pemberian mak angah (paman) Fani kak,” kata Fani yang saat itu duduk di sebelah Aulia.

Perkataan Fani membuat Aulia dan teman-temannya merasa sangat terharu. Ia tidak menyangka kalau Fani sampai rela memecahkan celengannya, mengambil uang yang selama ini sudah ia tabung. Dan akhirnya ia pecahkan untuk bisa belajar di Ruangguru.

Memang sudah lama Fani tahu tentang Ruangguru melalui acara di televisi yang biasa ia tonton. Tapi, bocah pintar ini mengalami kebingungan, bagaimana caranya bisa belajar pakai ruangbelajar.

impact aplikasi ruangguru

Aulia bersama dengan Tifani

“Makasih ya Ka udah datang ke sekolahku, udah bantuin dan bimbing aku buat berlangganan. Sekarang aku bener-bener udah bisa belajar pakai aplikasi Ruangguru ini.” Sambil duduk, Fani mengucapkan terimakasih kepada Aulia beserta teman-temannya, dan dibalas dengan senyum sambil memeluk.

Sejak saat itu, Fani beberapa kali mengirim pesan kepada Aulia melalui handphone pemberian pamannya, yang juga ia gunakan untuk belajar. Fani bercerita tentang perubahan-perubahan yang ia alami setelah dirinya belajar dengan ruangbelajar.

Fani bilang, ini sangat membantu, ia mulai menemukan cara-cara belajar yang tidak membuatnya lelah dan bosan. Menemukan cara baru untuk lebih mudah memahami materi pelajaran, sekaligus membantunya kembali mengulang pelajaran di sekolah.

Impian terdekatnya adalah masuk ke SMAN 1 Lubuk Alung, sebuah SMA favorit yang terletak di Padang Pariaman. Sejak mengalami perubahan setelah belajar pakai ruangbelajar, Fani mengatakan kepada Aulia, kalau dirinya ingin nanti saat kelas 9, ia kembali bisa berlangganan ruangbelajar.

Fani mulai kembali menabung, memasukkan sisa uang jajan ke celengan barunya. Pelan-pelan ia lakukan supaya di kelas 9, kembali bisa belajar di Ruangguru.

Saat ini, Aulia dan teman-temannya sudah tidak sabar untuk melihat perkembangan Fani selanjutnya. Ingin segera melihat Fani bisa mewujudkan impian-impiannya bersama Ruangguru. Pastinya itu sangat menyenangkan.

impact aplikasi ruangguru

Aulia dan teman-teman tim FEC Padang

Tifani, murid kelas 7 di SMP 1 Enam Lingkung Padang, adalah satu di antara banyaknya anak Indonesia yang punya tekad untuk terus tumbuh. Tapi terkadang, keterbatasan akses bisa sampai menghambat pertumbuhan dan pengetahuan anak-anak tentang dunia yang luas. Hingga akhirnya, menurunkan tekad dan semangat mereka dalam belajar.

Untuk kamu yang juga mau seperti Tifani, kamu bisa langsung ngecek seperti apa sih produk ruangbelajar dari ruangguru ini. Kamu juga bisa mencobanya secara gratis. Kalau cocok dengan metode belajar kamu, jangan lupa berlangganan ya. 

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts