Tips Menulis Motivation Letter untuk Beasiswa Kuliah

Oktaviani Satyaningtyas

Dec 6, 2018 • 4 min read

sukses kerja


Di tengah biaya pendidikan yang semakin mahal, beasiswa kuliah menjadi salah satu solusi terbaik untuk dapat melanjutkan kuliah. Namun tidak mudah, Anda perlu berusaha keras dan memenuhi sejumlah persyaratan seperti membuat motivation letter.

Apa itu motivation letter dan bagaimana membuat motivation letter yang baik sehingga mampu meyakinkan pihak pemberi beasiswa? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Fokus pada nilai jual Anda

beasiswa kuliah

Pastikan Anda mampu menonjolkan kemampuan yang dimiliki dalam motivation letter (Sumber: spiritualityhealth.com)

Hal pertama yang wajib Anda ingat ketika menulis motivation letter adalah fokus pada kemampuan yang ingin Anda tonjolkan. Melansir Scholarshipportal, ketika menulis surat lamaran, dua hal yang patut Anda perhatikan adalah alasan dibalik pemilihan jenis beasiswa dan mengapa pihak pemberi beasiswa harus memilih Anda. Karena itu, buatlah tulisan Anda begitu meyakinkan dengan menunjukan kemampuan yang sesuai kriteria dan jangan sampai Anda membahas hal lain yang tidak penting sehingga tujuan menulis motivation letter menjadi bias.

Baca juga: 5 Hal Pertama yang Harus Anda Lakukan Setelah Lulus Kuliah

2. Struktur penulisan motivation letter

beasiswa kuliah

Perhatikan struktur penulisan dan typo dalam motivation letter (Sumber: freepik.com)

Dalam menulis motivation letter, ada struktur yang harus Anda pahami yaitu introduction (pengenalan), isi surat (berisi pengalaman, harapan Anda terhadap beasiswa, dan rencana di masa depan yang dijelaskan secara rinci serta menyeluruh), dan terakhir ditutup dengan kesimpulan. Mengenal struktur ini penting agar tulisan Anda memiliki alur yang runut dan mudah dipahami. Selain struktur, perhatikan juga kesalahan penulisan atau typo dalam tulisan Anda. Agar lebih yakin, Anda dapat meminta bantuan dari orang yang pernah menerima beasiswa untuk memeriksa kembali motivation letter Anda.

3. Motivation letter tidak sama dengan cover letter

beasiswa kuliah

Berbeda dengan motivation letter, cover letter ditujukan untuk melamar pekerjaan (Sumber: mystudentvoices.com)

Motivation letter tidak sama dengan cover letter. Cover letter merupakan surat dibuat ketika melamar pekerjaan. Isi surat biasanya seputar penjelasan tentang pengalaman serta keahlian yang Anda miliki sesuai dengan posisi yang dituju. Sementara itu, motivation letter dibuat ketika Anda hendak mengajukan beasiswa. Dalam motivation letter, Anda dapat menjelaskan tentang motivasi serta tujuan Anda mendapatkan beasiswa sesuai dengan kriteria yang dicantumkan oleh pihak pemberi beasiswa.

Baca juga: Alasan Tepat Mengambil Jeda Setelah Lulus Kuliah

4.Sesuaikan motivation letter dengan jenis beasiswa

 beasiswa kuliah

Sesuaikan motivation letter dengan jenis beasiswa yang Anda ambil (Sumber: scholarshopmom.com)

Ketika menulis motivation letter, Anda harus ingat untuk menyesuaikannya dengan jenis beasiswa yang dipilih. Sebagai contoh, jika Anda memilih beasiswa yang mewajibkan pesertanya untuk mengabdi setelah lulus kuliah seperti LPDP, maka jangan lupa sertakan rencana pengabdian Anda pada surat yang ditulis. Begitupun jika Anda memilih jenis beasiswa yang mewajibkan untuk pulang ke tanah air setelah lulus. Ceritakan dan jelaskan dengan rinci apa rencana Anda setelah kembali agar pihak pemberi beasiswa dapat melihat arah karier Anda di masa depan.

5. Hindari plagiarisme

beasiswa kuliah

Melakukan plagiarisme dalam menulis motivation letter dapat membuat Anda didiskualifikasi  (Sumber: nu.or.id)

Poin lain yang tidak kalah penting ketika menulis motivation letter adalah originalitas dari sang penulis. Jangan pernah menulis dengan mengutip tulisan sebelumnya dari orang lain karena hal tersebut dapat membuat Anda didiskualifikasi. Tidak perlu meniru orang lain, cukup tulis sesuai dengan ide yang Anda miliki dan berikan aura positif dalam tulisan Anda.


Rekan Kerja, itu tadi tips dalam menulis motivation letter untuk mendaftar beasiswa kuliah. Selain memperhatikan penulisan motivation letter, jangan lupa persiapkan dokumen lain seperti bukti penguasaan bahasa asing, surat rekomendasi, dan transkrip ijazah.

Untuk mendapatkan tips dan informasi lain seputar karier, baca artikel menarik lainnya di blog atau aplikasi ruangkerja yang dapat Anda unduh secara GRATIS!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts