Latihan Soal UNBK SMA Biologi Tahun 2020

Kresnoadi Mar 22, 2020 • 33 min read


latihan soal unbk sma 2020 biologi

Artikel ini berisi kumpulan soal latihan biologi yang dapat kamu pakai untuk persiapan unbk sma 2020

--

 

Topik: Keanekaragaman Hayati

Subtopik: Mengenal Keanekaragaman Hayati

Level: LOTS 

 

1. Perhatikan gambar di bawah ini!

jenis-jenis kucing

Tingkat keanekaragaman hayati yang ditunjukkan oleh gambar di atas adalah ….

A. gen
B. jenis
C. ekosistem
D. plasma nutfah
E. spesies

 

 

Jawaban: A

Pembahasan

Pada gambar soal dapat kita lihat berbagai ras dari kucing seperti kucing persia, kucing anggora, kucing sphynx dan lain-lain. Keanekaragaman ras dari kucing terbentuk akibat adanya variasi genetik antar kucing. Variasi genetik setiap spesies menunjukkan keanekaragaman hayati tingkat gen. Keanekaragaman hayati tingkat gen adalah perbedaan atau variasi gen yang terjadi didalam suatu jenis atau spesies makhluk hidup. Contoh lain dari keanekaragam hayati pada hewan dapat juga kita lihat pada ras ayam misalnya ada ayam kate, ayam bangkok, ayam pelung dan lain-lain. Dengan demikian jawaban adalah A.

 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

 

Topik: Klasifikasi pada Makhluk Hidup

Subtopik: Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Level: MOTS 

 

2. Tanaman kentang memiliki nama latin yaitu Solanum tuberosum, sedangkan tanaman tomat memiliki nama latin Solanum lycopersicum. Hal ini berarti tanaman kentang dan tomat memiliki  ….

A. spesies sama, genus berbeda
B. genus sama,spesies berbeda
C. genus sama, famili berbeda
D. genus berbeda, famili sama
E. spesies sama, genus dan famili berbeda

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Dalam penamaan makhluk hidup digunakan aturan sistem tata nama ganda atau binomial nomenklatur dimana dalam aturannya nama spesies harus menggunakan bahasa Latin atau bahasa yang dilatinkan dan terdiri dari dua kata (binomial), kata pertama adalah petunjuk genus dan kata kedua adalah penunjuk spesies. Sehingga kentang (Solanum tuberosum) dan tomat (Solanum lycopersicum ) memiliki genus yang sama yaitu solanum dan memiliki petunjuk spesies yang berbeda. Dengan demikian jawaban adalah B.  

 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

Topik: Animalia

Subtopik: Klasifikasi Animalia

Level: LOTS 

 

3. Perhatikan data di bawah ini !

  1. proglotid 
  2. larva heksakan 
  3. telur 
  4. sistiserkus 
  5. Cacing pita dewasa 

Urutan yang benar tentang siklus hidup Taenia solium dan Taenia saginata adalah ….

A. 3 - 1 - 2 - 4 - 5
B. 1 - 3 - 4 - 2 - 5
C. 1 - 3 - 2 - 4 - 5
D. 3 - 1 - 4 - 2 - 5
E. 3 - 4 - 1 - 2 - 5

 

 

Jawaban: C

Pembahasan :

Urutan yang tepat tentang siklus hidup cacing Taenia solium dan Taenia saginata dapat dilihat pada skema di bawah ini!

Dengan demikian jawaban adalah C. 

 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

Topik: Ekologi 

Subtopik: Aliran Energi 

Level: MOTS 

 

4. Perhatikan gambar piramida di bawah ini!

piramida rantai makanan

Jika biomassa produsen sebesar 15.000 gram. Maka besar biomassa untuk organisme tingkat trofik III adalah ….

A. 1.500 gram
B. 150 gram
C. 15 gram
D. 15.000 gram
E. 1,5 gram

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Konsumen hanya mampu memanfaatkan 10% energi yang diperoleh dari organisme yang berada pada tingkat trofik di bawahnya karena sebagian besar energi terbuang sebagai panas. Untuk tingkatan trofik pada piramida di atas dapat dilihat pada gambar di bawah ini!

pira mida rantai makanan konsumen 1-3

Pada soal produsen mempunyai energi sebanyak 15.000 gram maka untuk tingkatan trofik II hanya menyimpan 10 % dari tingkatan trofik I (produsen) sehingga hanya mendapatkan energi sebanyak 1.500 gram dan hal ini berlanjut hingga tingkatan trofik selanjutnya. Maka tingkatan trofik III memiliki biomassa 150 gram dan tingkatan trofik IV mempunyai biomassa 15 gram. Dengan demikian jawaban adalah B.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Organ Tumbuhan dan Strukturnya

Subtopik: Batang 

Level: MOTS 

 

5. Perhatikan ciri-ciri berkas pengangkut berikut!

  1. Tipe kolateral tertutup atau konsentris amfivasal.
  2. Tipe kolateral terbuka atau bikolateral
  3. Terdapat parenkim floem
  4. Sarung berkas pengangkut jelas
  5. Tidak ada parenkim floem

Ciri-ciri berkas pengangkut pada batang monocotyledoneae ditunjukkan oleh nomor ….

A. 1, 3, dan 4
B. 2, 4, dan 5
C. 1, 4, dan 5
D. 3, 4, dan 5
E. 2, 3, dan 4

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Perbedaan berkas pengangkut pada batang monokotil dan dikotil dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Monokotil 

Dikotil

Tipe kolateral tertutup atau konsentris amfivasal

Tipe kolateral terbuka atau bikolateral

Tersusun tersebar

Tersusun dalam lingkaran

Tidak ada parenkim floem

Terdapat parenkim floem

Sarung berkas pengangkut jelas

Tidak ada sarung berkas pengangkut

 

Dengan demikian jawaban adalah C. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

Topik: Struktur dan Fungsi Jaringan pada tumbuhan

Subtopik: Jaringan epidermis 

Level: LOTS 

 

6. Perhatikan pernyataan di bawah ini !

  1. Menghasilkan sekret
  2. Tidak mampu menghasilkan sekret
  3. Memiliki bentuk morfologi yang bermacam-macam
  4. Jenis sekret yang dihasilkan bermacam-macam
  5. Contohnya adalah kelenjar nektar, kelenjar garam dan rambut sengat
  6. Contohnya adalah rambut akar, trikoma sisik, trikoma bercabang dan trikoma filiform

Ciri-ciri trikoma non-glanduler ditunjukkan oleh nomor …..

A. 2, 4, dan 6
B. 1, 4 dan 6
C. 2, 3 dan 5
D. 2, 3 dan 6
E. 1, 4 dan 5

 

 

Jawaban: D

Pembahasan

Trikoma adalah tonjolan atau jaluran epidermis yang membentuk rambut-rambut halus. Trikoma berfungsi untuk mengurangi penguapan dan gangguan herbivora. Trikoma dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  • Trikoma glanduler 

Trikoma ini memiliki ciri-ciri yaitu menghasilkan sekret dan jenis sekret yang dihasilkan bermacam-macam. Contoh trikoma glanduler adalah kelenjar nektar, kelenjar garam, trikoma hidatoda, trikoma penghasil essential oil dan rambut sengat

  • Trikoma non-glanduler 

Trikoma ini memiliki ciri-ciri yaitu tidak mampu menghasilkan sekret dan memiliki bentuk morfologi yang bermacam-macam. Contoh trikoma non-glanduler adalah rambut akar, trikoma sisik, trikoma bercabang dan trikoma filiform

Dengan demikian jawaban adalah D.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Struktur dan Fungsi Sel pada Sistem Pernapasan

Subtopik: Kelainan dan Penyakit terkait sistem pernapasan

Level: MOTS

 

7. Seorang pasien rumah sakit mengalami suatu penyakit dengan gejala yaitu demam, sesak napas, batuk dahak kental berwarna kuning dan detak jantung yang menjadi cepat. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan bahwa ada sebuah bakteri yang terdapat di bagian alveolus pasien tersebut. Bakteri tersebut akan menyebabkan alveolus penuh dengan cairan. Struktur dari bakteri tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini 

ilustrasi virus

Berdasarkan hasil pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pasien tersebut menderita penyakit ….

A. Asfiksi
B. Laringitis
C. Asma
D. Radang paru-paru
E. Emfisema

 

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Hasil pengamatan pada soal menunjukkan bahwa bakteri adalah Mycoplasma pneumoniae karena ciri khas dari bakteri Mycoplasma pneumoniae adalah tidak memiliki dinding sel. Gangguan pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae yang menyebabkan alveolus terisi cairan yang berlebihan adalah radang paru-paru atau pneumonia. Gejala penyakit pneumonia adalah batuk berdahak atau bernanah, demam, menggigil dan kesulitan bernapas. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan penanganan medis dengan pemberian vaksin. Sedangkan asfiksi adalah gangguan pengangkutan oksigen, laringitis adalah peradangan pada laring, asma adalah penyempitan saluran pernapasan karena alergi atau suhu, dan emfisema adalah alveolus kehilangan elastisitasnya karena suatu didalam alveolusnya misalnya asap rokok. Dengan demikian jawaban adalah D

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Struktur dan Fungsi Sel pada Sistem Ekskresi Manusia

Subtopik: Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi

Level: HOTS 

 

8. Siswa kelas XII SMA Cinta Kasih sedang melakukan percobaan uji urine. Pada percobaan ini siswa tersebut akan mengamati sifat fisik urine, endapan putih yang terbentuk pada saat diberikan klorida dan warna yang terbentuk ketika uji benedict dan uji biuret. Hasil percobaan siswa ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini

Pernyataan di bawah ini yang benar tentang hasil percobaan di atas adalah ….

A. Mark dan Frans mengalami gangguan ginjal pada bagian tubulus kontortus proksima


B. Marchel dan Filza menderita penyakit ISK karena sifat fisik urinenya yang berwarna bening

C. Daniel dan Filza mengalami gangguan ginjal pada bagian glomerulus

D. Frans memiliki senyawa glukosa di dalam urinnya sehingga Frans menderita penyakit diabetes melitus

E. Samuel memiliki kandungan klorida yang tinggi pada urinenya sehingga Samuel menderita penyakit diabetes insipidus

 

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Tes urine dilakukan untuk mengetahui kandungan apa saja yang terdapat didalam urine, ada beberapa uji di dalam tes urine yaitu

  • Uji fisik urine

Uji ini dilakukan untuk mengetahui kandungan obat dan vitamin apa saja yang terdapat didalam urine. Urine normal memiliki sifat fisik yaitu berwarna kuning sedangkan urine yang tidak berwarna (bening) dapat terjadi akibat banyak minum air, kandungan alkohol tinggi, dan menderita penyakit diabetes insipidus. Orang menderita penyakit ISK (infeksi saluran kencing) akibat bakteri memiliki sifat fisik urine yang berwarna biru.

  • Uji kandungan klorida

Uji ini dilakukan untuk mengetahui kandungan kristal batu ginjal yang terdapat di dalam organ ginjal, jika menghasilkan endapan klorida yang tebal maka orang itu dapat dikatakan sudah terkena penyakit batu ginjal. Pada hasil pengamatan di atas orang yang mengalami penyakit batu ginjal adalah Samuel

  • Uji benedict

Uji ini dilakukan untuk mengetahui kandungan glukosa yang terdapat didalam urine. Ketika dilakukan uji benedict dan menghasilkan urine yang berwarna merah bata maka urine tersebut sudah mengandung glukosa. Ketika glukosa terdapat didalam urine maka bagian ginjal yang rusak adalah tubulus kontortus proksimal. Pada hasil pengamatan di atas orang yang urine mengandung glukosa adalah Frans. Urine yang mengandung glukosa akan terkena penyakit diabetes melitus.

  • Uji biuret
 

Uji ini dilakukan untuk mengetahui kandungan protein yang terdapat didalam urine. Ketika dilakukan uji biuret dan menghasilkan urine yang berwarna ungu maka urine tersebut sudah mengandung protein. Ketika protein terdapat didalam urine maka bagian ginjal yang rusak adalah glomerulus. Urine yang mengandung protein akan terkena penyakit albuminuria. Pada hasil pengamatan di atas siswa yang terkena penyakit albuminuria adalah Daniel dan Samuel.

Berdasarkan informasi di atas maka pernyataan yang benar adalah D.


Separator_Latihan_Soal_biologi-21

 

Topik: Struktur dan Fungsi Sel pada Sistem Pencernaan

Subtopik: Saluran dan Kelenjar Pencernaan

Level: MOTS 

 

9. Perhatikan gambar di bawah ini!

gambar organ dalam manusia

Proses pencernaan yang terjadi di bagian D pada gambar di atas adalah ….

A. mengubah glikogen menjadi glukosa
B. mematikan bakteri dengan HCl
C. menggumpalkan kasein dari susu
D. memecah protein menjadi pepton
E. membentuk glukosa dan asam amino 

 

 

Jawaban: D

Pembahasan

Bagian D yang ditunjukkan pada gambar adalah usus halus. Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus 12 jari, usus kosong dan usus penyerapan. Struktur usus halus memiliki banyak jonjot usus yang berfungsi untuk memperluas permukaan penyerapan sehingga makanan dapat diserap sempurna. Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan protein, karbohidrat dan lemak. Semua jenis makromolekul harus dipecah menjadi molekul sederhana supaya dapat diserap oleh usus halus. Karbohidrat akan dipecah oleh enzim amilase, maltase, sukrase dan laktase menjadi molekul monosakarida seperti glukosa. Protein akan dipecah oleh enzim tripsin menjadi pepton dan pepton akan diubah menjadi asam amino oleh enzim erepsin. Lemak akan dipecah oleh enzim lipase menjadi asam lemak dan gliserol. Dengan demikian jawaban adalah D.  

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Struktur dan Fungsi Sistem Peredaran Darah

Subtopik: Gangguan Sistem Peredaran Darah Manusia

Level: HOTS

 

10. Pemerintah sedang melakukan sensus golongan darah pada pasangan muda yang baru menikah di kelurahan A. Hasil sensus tersebut sebagai berikut : 

Keluarga 

Suami 

Istri

I

A - 

AB -

II

O +

AB -

III

AB +

O +

IV

B -

AB +

B +

B -

 

Menurut pendapatmu, keluarga yang kemungkinan mempunyai anak lahir terkena penyakit eritroblastosis fetalis adalah….

A. II dan III
B. I dan IV
C. III dan IV
D. II dan V
E. I dan II 

 

 

Jawaban: D

Pembahasan

Eritroblastosis fetalis adalah komplikasi hemolitik karena perbedaan rhesus antara darah ibunya dengan janinnya. Penyakit ini berasal dari pasangan yang suami memiliki golongan darah rhesus + dan Istrinya bergolongan darah rhesus -. Jika istrinya yang rhesus - mengandung janin dengan rhesus -, maka janinnya akan baik-baik saja karena golongan darah ibu dan janin sama. Akan tetapi saat istrinya mengandung janin yang rhesus + maka kehamilannya akan membahayakan karena tubuh ibu secara alamiah akan bereaksi membentuk antibodi-RhD untuk melindungi tubuh ibu dan melawan antigen RhD yang dibawa oleh janin tersebut. Akibatnya adalah sel darah merah janin akan digumpalkan oleh antibodi ibu dan akan mengalami hemolisis (pecah). Kondisi ini akan menyebabkan kematian pada janin di dalam rahim atau jika lahir bayi akan menderita eritroblastosis fetalis. Dengan demikian jawaban adalah D. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Subtopik: Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Level: HOTS 

 

11. Seorang siswa kelas XII SMA sedang melakukan sebuah percobaan tentang pertumbuhan tanaman dengan cara menanam biji kacang tanah yang ditempatkan di dua wadah yang berbeda. Berikut kedua wadah perlakuan yang dilakukan oleh siswa tersebut

  1. Wadah I berisi biji kacang tanah yang ditanam pada suatu medium dan disimpan di tempat terang
  2. Wadah II berisi biji kacang tanah yang ditanam pada suatu medium dan disimpan di tempat gelap

Berdasarkan percobaan tersebut didapatkan bahwa tanaman yang ada di wadah II memiliki batang yang lebih panjang dibandingkan dengan yang ada di wadah I. Hal yang mendasari perbedaan tersebut adalah ….

A. Di tempat gelap fitohormon lebih banyak yang terbentuk

B. Auksin yang berada di ujung kecambah bekerja optimal di tempat gelap karena tidak terurai

C. Di tempat gelap lebih banyak makanan untuk proses perkecambahan biji

D. Di tempat terang sel-sel meristem tidak aktif membelah atau sel-selnya mati

E. Di tempat terang terlalu banyak cahaya yang masuk serta berkurang air akibat adanya evaporasi dan transpirasi

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:    

Wadah II memiliki batang yang lebih panjang daripada wadah I karena wadah II mengalami peristiwa etiolasi. Etiolasi adalah pertumbuhan yang cepat yang terjadi pada tempat gelap. Peristiwa etiolasi terjadi akibat hormon auksin yang tidak terurai karena tidak adanya cahaya. Tumbuhan yang mengalami etiolasi akan memiliki batang yang lemah, tidak kokoh, daun kecil dan tumbuhan akan tampak pucat. Dengan demikian jawaban adalah B.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Sel 

Subtopik: Jenis - jenis sel 

Level: MOTS 

 

12. Di bawah ini adalah beberapa komponen penyusun suatu sel !

  1. mitokondria
  2. lisosom
  3. dinding sel
  4. membran plasma
  5. plastida
  6. ribosom

Komponen sel yang dapat ditemukan baik pada sel hewan dan sel tumbuhan adalah ….

A. 3, 5 dan 6
B. 1, 2 dan 3
C.  2 ,4 dan 5
D. 1, 4 dan 6
E. 2, 5 dan 6

 

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Berdasarkan macam sel dibagi menjadi dua yaitu sel tumbuhan dan sel hewan. Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

tabel-tabel bagian sel

Berdasarkan tabel maka komponen sel yang terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan adalah mitokondria, membran plasma dan ribosom. Dengan demikian jawaban adalah D.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Katabolisme 

Subtopik: Katabolisme Glukosa dengan Oksigen

Level: MOTS 

 

13. Perhatikan tabel di bawah ini!

No

Tahap 

Tempat 

Hasil 

I

Glikolisis

Sitosol

2 asam piruvat, 2 ATP, 2 NADH

II

Dekarboksilasi oksidatif

mitokondria

2 asetil ko-A, 2 NADH, 2 ATP

III

Siklus krebs

matriks mitokondria

2 ATP, 2 FADH2, dan 4 CO2

IV

Transpor elektron 

krista mitokondria

28 ATP, 6 H2O

Tahap, tempat dan hasil reaksi yang benar adalah pada nomor ….

A. I dan II
B. I dan IV
C. II dan III
D. II dan IV
E. III dan IV

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Respirasi aerob adalah suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam bahan bakar organik (misalnya karbohidrat) melalui serangkaian reaksi kimia dengan menggunakan oksigen. Reaksi kimia pada respirasi aerob dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu

  1. Glikolisis yang terjadi di sitosol dengan hasil reaksinya adalah 2 asam piruvat, 2 ATP, 2 NADH
  2. Dekarboksilasi oksidatif (reaksi transisi/reaksi antara) yang terjadi di matriks mitokondria dengan hasil reaksinya adalah 2 asetil ko-A, 2 NADH, 2CO2
  3. Siklus Krebs (siklus asam sitrat) terjadi di dalam matriks mitokondria dengan hasil reaksinya adalah 2 ATP, 6 NADH, 2 FADH2, dan 4 CO2
  4. Rantai transpor elektron yang terjadi di dalam krista mitokondria dengan hasil reaksinya adalah 28 ATP, 6 H2O

Dengan demikian jawaban adalah B.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Pembelahan Sel

Subtopik: Mitosis dan Sitokinesis

Level: MOTS 

 

14. Perhatikan gambar di bawah ini!

cara berkembang biak sel

Urutan yang tepat untuk proses pembelahan di atas adalah …..

A. 1 - 2 - 3 - 4
B. 4 - 2 - 1 - 3
C.  4 - 1 - 2 - 3
D. 1 - 3 - 2 - 4
E. 3 - 2 - 1 - 4 

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:  

Gambar tersebut menjelaskan tentang proses pembelahan sel secara mitosis. Pembelahan mitosis dibagi menjadi empat tahap yaitu:

  1. Profase, ditandai dengan dengan beberapa peristiwa yaitu 
  • benang-benang kromatin memendek dan menebal membentuk kromosom,
  • Nukleolus melebur, 
  • tiap sentriol memisah ke arah kutub yang berlawanan
  • terbentuk benang-benang gelendong, 
  • kromosom yang telah menduplikasikan diri atas kromatid bersaudara

Pada soal proses profase ditunjukkan oleh nomor 4

  1. Metafase ditandai dengan kromosom berada di bidang ekuator (bidang pembelahan). Pada soal proses metafase ditunjukkan oleh nomor 2
  2. Anaphase ditandai dengan kromatid memisah dan bergerak ke kutub berlawanan. Pada soal proses anaphase ditunjukkan oleh nomor 1
  3. Telofase ditandai dengan kromatid sampai kutub, kromosom berubah menjadi benang-benang kromatin lagi, nukleolus dan membran inti sel muncul kembali, benang gelendong menghilang. Pada soal proses telofase ditunjukkan oleh nomor 3

Dengan demikian urutan pembelahan mitosis adalah 4 - 2 - 1 - 3 sehingga jawaban yang tepat adalah B. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Sel 

Subtopik: Transpor membran 

Level: HOTS

 

15. Mark sedang mengamati proses perpindahan pelarut dalam sebuah tabung reaksi yang di dalam terdapat dua buah larutan dan kedua larutan tersebut dipisahkan oleh sebuah membran yang bersifat semipermeabel. Di bawah ini adalah gambar kondisi larutan yang diamati oleh Mark 

ilustrasi larutan

Hal yang akan terjadi pada tabung pengamatan Mark adalah ….

A. larutan A dan larutan B akan berkurang
B. larutan A dan larutan B akan tetap
C. larutan A dan larutan B akan bertambah
D. larutan A akan bertambah dan larutan B akan berkurang
E. larutan A akan berkurang dan larutan B akan bertambah

 

 

Jawaban: D

Pembahasan

Tabung pengamatan Mark akan menunjukkan peristiwa osmosis. Osmosis adalah perpindahan molekul pelarut (misalnya air) melalui selaput semipermeabel dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat atau dari bagian yang konsentrasi pelarut rendah (hipotonis) ke konsentrasi pelarut tinggi (hipertonis). Membran semipermeabel adalah membran yang dapat dilewati oleh pelarut, tetapi tidak oleh zat terlarut. Hal yang akan terjadi pada tabung pengamatan Mark dapat dilihat pada gambar dibawah ini  

Larutan A (larutan garam) memiliki konsentrasi lebih tinggi dibandingkan dengan larutan B (larutan air) maka jika di diamkan akan ada perpindahan molekul air dari larutan B kedalam larutan A sehingga larutan A bertambah dan larutan B berkurang. Hal ini dikarenakan larutan A bersifat hipertonis dan larutan B bersifat hipotonis. Dengan demikian jawaban adalah D.


Separator_Latihan_Soal_biologi-21

 

Topik: Bioteknologi 

Subtopik: Bioteknologi Konvensional

Level: LOTS 

 

16. Perhatikan pernyataan di bawah ini !

  1. ampas tahu dibuat menjadi oncom menggunakan Rhizopus
  2. singkong dibuat menjadi tape menggunakan jamur Saccharomyces
  3. susu dibuat menjadi yoghurt menggunakan bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus
  4. susu dibuat menjadi keju menggunakan Penicillium notatum dan Streptococcus lactis
  5. kedelai dibuat menjadi tempe menggunakan jamur Aspergillus dan Saccharomyces

Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor ….

A. 2 dan 3
B. 4 dan 5
C. 1 dan 2
D. 3 dan 4
E. 2 dan 4

 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Di bawah ini adalah beberapa pemanfaatan ilmu bioteknologi dalam bidang pangan yaitu :

  • Ampas tahu dibuat menjadi oncom menggunakan Neurospora crassa
  • singkong dibuat menjadi tape menggunakan jamur Saccharomyces cerevisiae
  • susu dibuat menjadi yoghurt menggunakan bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus
  • susu dibuat menjadi keju menggunakan Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus lactis dan Propionibacterium
  • kedelai dibuat menjadi tempe menggunakan jamur Rhizopus oligosporus

Dengan demikian jawaban adalah A. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Hukum mendel 

Subtopik: Hukum mendel I 

Level: LOTS 

 

17. Jumlah macam gamet yang dihasilkan oleh individu bergenotip PpQQRrSsTT adalah …..

A. 3
B.  4
C. 8
D. 16
E. 32

 

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Rumus untuk menghitung jumlah gamet yang dihasilkan suatu individu adalah 2n. Dimana n adalah individu heterozigot

PpQQRrSsTT        n = 3

Maka jumlah gamet       =  2n

=  23

=  8 macam gamet

Dengan demikian jawaban adalah C.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

Topik: Mekanisme Evolusi

Subtopik: Hukum Hardy-Weinberg

Level: HOTS 

 

18. Pada suatu kota terdapat 200 orang. Orang yang bergolongan darah O sebanyak 72 orang dan orang golongan darah B sebanyak 26 orang. Maka jumlah orang yang bergolongan darah AB adalah ….

A. 18
B. 12
C. 30
D. 36
E. 20

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Frekuensi genotip homozigot resesif (O) adalah sebesar (r2) = 72/200 → 36/100

Frekuensi alel resesif (r) adalah akar dari (r2) sehingga (r) = 6/10 → 0,6

q2 + 2qr = golongan darah B

q + r = √B+O

(q + r)2  =  q2 + 2qr + r2

q+r = √q2 + 2qr + r2

 

Jumlah golongan darah B adalah 26/200 = 13/100 → 0,13

p = 1 - (q + r)

p = 1 - (√B+O)

p = 1 -(√0,13+0,36)

p = 1 - (√0,49)

p = 1 - 0,7

p = 0,3

 

p + q + r = 1

0,3 + q + 0,6 = 1

0,9 + q = 1

q = 0,1

 

Frekuensi genotip golongan darah AB → 2pq = 2 (0,3) (0,1) = 0,06

Jumlah siswa bergolongan darah AB = 0,06 x 200 = 12 orang

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

Topik: Hukum mendel 

Subtopik: Hukum mendel II

Level: HOTS 

 

19. Buah mangga bergenotip aabb memiliki berat 200 gram, sedangkan buah mangga yang bergenotip AABB memiliki berat 800 gram. Jika disilangkan buah mangga bergenotip AaBb dengan buah mangga bergenotip aaBb maka persentase apel yang memiliki berat 500 gram adalah ….

A. 25%
B. 37,5%
C. 50%
D. 75%
E. 12,5%

 

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Pertama kita harus mengetahui berat setiap gen

Jika genotip aabb memiliki berat 200 gram maka ;

genotip aa memiliki berat 100 gram → maka gen a memiliki berat 50 gram

genotip bb memiliki berat 100 gram → maka gen b memiliki berat 50 gram

Jika genotip AABB memiliki berat 800 gram maka ;

Genotip AA memiliki berat 400 gram → maka gen A memiliki berat 200 gram

Genotip BB memiliki berat 400 gram → maka gen B memiliki berat 200 gram

Skema persilangan untuk AaBb dengan aaBb

P1         AaBb                      ><                aaBb

G          AB, Ab, aB, ab                           aB, ab

F1

Maka berat setiap F1 adalah

  • Genotip AaBB → (gen A + gen a + genotip BB) = 200 + 50 + 400 = 650 gram
  • Genotip AaBb → (gen A + gen a + gen B + gen b) = 200 + 50 + 200 + 50 = 500 gram
  • Genotip Aabb → (gen A + gen a + genotip bb) = 200 + 50 + 100 = 350 gram
  • Genotip aaBB → (genotipe aa + genotip BB) = 100 + 400 = 500 gram
  • Genotip aaBb → (genotipe aa + gen B + gen b) = 100 + 200 + 50 = 350 gram
  • Genotip aabb → 200 gram  

Jumlah genotip yang memiliki berat 500 gram ada 3 yaitu (AaBb,AaBb, dan aaBB), maka persentasenya adalah 3/8 x 100 % = 37.5%. Dengan demikian jawaban adalah B. 

Separator_Latihan_Soal_biologi-21
Topik: Evolusi 

Subtopik: Petunjuk Adanya Evolusi

Level: LOTS  

 

20. Berikut organ-organ tubuh berbagai jenis makhluk hidup 

  1. tangan manusia 
  2. sayap burung  
  3. sayap kelelawar
  4. kaki kuda  
  5. sirip ikan paus 
  6. sayap kupu-kupu 

Organ tubuh di atas yang termasuk ke dalam organ analogi adalah …

A. 2 dan 6
B. 1 dan 5
C. 4 dan 5
D. 2 dan 4
E. 5 dan 6

 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Analogi adalah anggota tubuh organisme yang berfungsi sama, tetapi strukturnya berbeda. Contoh analogi adalah 

  • sayap kupu-kupu dengan sayap burung yang keduanya berfungsi untuk terbang 
  • Sirip ikan dengan sirip paus yang sama-sama untuk berenang. 

Dengan demikian jawaban adalah A.

Separator_Latihan_Soal_biologi-21

Nah, itu dia kumpulan soal biologi yang bisa kamu pakai sebagai ajang latihan soal unbk 2020 ya. Kalau ada materi yang ingin kamu perdalam, langsung aja tonton lewat  ruangbelajar!

ruangbelajar

Beri Komentar