Warna Cat Kamar dan Efeknya terhadap Perkembangan Anak

Syifa Chaerunnisa Feb 28, 2019 • 3 min read


 Header wow ternyata - efek warna terhadap anak

Artikel ini membahas tentang efek warna terhadap perkembangan anak secara psikologis, dan efek beberapa warna secara umum dari sudut pandang ilmiah

 --

Smart Parents, warna apa yang Anda gunakan untuk mengecat dinding kamar anak Anda? Pemilihan warna cat untuk dinding di kamar anak merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. “Faktanya, warna cat sangatlah berpengaruh. Warna dapat mempengaruhi pikiran, bahkan fisiologi kita," ungkap Debbie Zimmer, seorang ahli warna di Paint Quality Institute.

Saraf yang terdapat di otak anak-anak belum berkembang secara lengkap sampai mereka berusia 5-6 tahun, dan dibutuhkan 1 tahun lagi untuk menjadi matang. Karena ketika umur 5-6 tahun mereka belum lancar membaca dan menulis, anak-anak lebih mengandalkan benda-benda visual untuk membantu mereka berkomunikasi. Maka, warna merupakan salah satu alat yang penting bagi anak-anak. Anak-anak memilih warna yang mereka sukai berdasarkan “mood” mereka saat itu. Berdasarkan penelitian, warna memberikan pengaruh yang cukup penting untuk perkembangan kognitif anak-anak.

Secara psikologi, warna dapat memberikan efek yang luar biasa untuk masing-masing manusia. Contohnya warna merah dari perapian membuat kita merasa hangat dan nyaman. Warna biru laut dalam menenangkan dan membuat kita lebih santai. Ketika memikirkan warna hijau, terpikirkan suasana yang menyegarkan dari pegunungan, dan warna kuning seperti hari yang cerah yang memberikan semangat. Efek ini dapat terlihat lebih jelas pada anak-anak karena anak-anak lebih sensitif terhadap warna.

Meskipun tidak terlihat secara langsung, namun anak-anak bereaksi secara fisik terhadap warna. Hal ini terjadi karena cahaya masuk ke hipotalamus, bagian dari otak yang berukuran kecil yang mengontrol sistem saraf, detak jantung, dan pernapasan. Panjang gelombang dan energi dari setiap warna memengaruhi anak secara berbeda.

Paul E. Boccumini, seorang direktur layanan klinis mengatakan, ada satu kasus di mana ketika anak-anak yang ditahan di Departemen Pertahanan San Bernardino California menjadi tidak terkendali, mereka dimasukkan ke sel yang berwarna bubble gum pink. Anak-anak tersebut menjadi lebih tenang, berhenti berteriak, dan akhirnya tertidur dalam waktu 10 menit.

Contoh kasus lainnya mengenai pentingnya warna untuk anak-anak adalah studi yang ditulis oleh Profesor Wohlfarth di International Journal of Biosocial Research. Penelitian ini dilakukan di sebuah kelas. Warna dinding di dalam kelas diubah dari jingga menjadi putih dan biru muda. Kemudian diletakkan karpet berwarna abu-abu untuk mengganti karpet sebelumnya yang berwarna jingga. Hasilnya, Professor Wohlfarth menyatakan bahwa tekanan darah anak-anak turun dari 120 menjadi 100, atau hampir 17%. Anak-anak juga berperilaku lebih baik, menjadi lebih pengertian, dan lebih tidak gelisah, menurut guru dan pengamat. Ketika keadaan ruang kelas dikembalikan seperti semula, anak-anak kembali menjadi gaduh.

Seorang terapis warna, June McLeod, yang bekerja sama dengan organisasi pengasuhan anak yang belajar tentang warna, menjelaskan bahwa bila seorang anak “diberikan” warna yang tepat, dia melihat bagaimana warna tersebut dapat memberikan efek positif untuk anak-anak.

Terserah

Apakah Anda termasuk ke dalam orang tua yang memisahkan warna untuk anak laki-laki dan perempuan? Di Indonesia sendiri, anak laki-laki identik dengan warna biru dan anak perempuan dengan warna pink. Padahal, masing-masing warna punya arti dan manfaatnya sendiri lho.

infografik-1

Meskipun setiap warna memiliki arti dan efek yang berbeda-beda, tetapi efek tersebut tidak bisa disamakan untuk semua anak ya. Semua kembali ke sifat dan psikologis anak masing-masing, karena setiap anak memiliki warna kesukaannya sendiri. Seperti warna kesukaan anak yang berbeda-beda, cara belajar setiap anak pun berbeda. Harus kita akui, anak zaman sekarang susah untuk lepas dari smartphone. Smart Parents bisa memanfaatkan hal itu dengan mendaftarkan anak Anda di ruangbelajar. Banyak video pelajaran yang menarik untuk ditonton dan pastinya belajar jadi tidak membosankan! Jadi, tunggu apalagi?

ruangbelajar

 

Beri Komentar