Yuk, Mantapkan Persiapanmu dengan Latihan Soal dan Pembahasan UN Geografi SMA 2018

Shabrina Alfari

Nov 30, 2018 • 24 min read

ujian nasional


Squad, apa sih yang menjadi kunci dari kesuksesanmu saat Ujian Nasional? Pastinya dengan terus berlatih soal-soal agar kamu semakin yakin dan percaya diri dengan kemampuanmu. Yuk, siapkan dirimu menghadapi UN mendatang dengan berlatih soal UN Geografi SMA berikut.

Untitled design(4)-8

1. Topik : Pengetahuan Dasar Geografi

Bentuk permukiman berbeda-beda di setiap wilayah. Pada wilayah pesisir pantai, permukimannya memanjang secara linear mengikuti garis pantai. Sementara, di wilayah dataran yang dilewati oleh aliran sungai seperti di Pulau Kalimantan, permukiman penduduknya linear mengikuti aliran sungai. Pada wilayah pegunungan, permukiman penduduknya tersebar mengikuti sebaran mata air yang ada di sana.  Konsep geografi  yang  sesuai untuk mengkaji hal tersebut adalah konsep....

  1. jarak
  2. pola
  3. aglomerasi
  4. morfologis
  5. interaksi dan interelasi

Jawaban: B

Penjelasan:

Pola merupakan bentuk, struktur, dan persebaran fenomena atau kejadian di permukaan bumi, baik gejala alam maupun gejala sosial. Contoh dari konsep pola adalah sebagai pola permukiman penduduk yang berbeda-beda pada tiap wilayah, seperti pola permukiman yang menyebar pada wilayah pegunungan dan pola permukiman yang linear pada wilayah pesisir.

Untitled design(4)-8

2. Topik : Pengetahuan Dasar Geografi

Fenomena Supermoon dapat menyebabkan naiknya permukaan laut, sehingga menimbulkan banjir rob di wilayah pesisir. Banjir rob yang terjadi di Muara Baru menyebabkan air menggenangi ruas jalan dan masuk ke dalam rumah warga. Ketinggian banjir yang terjadi di Muara Baru ini bahkan mencapai kedalaman satu meter. Pendekatan geografi yang sesuai untuk mengkaji masalah tersebut adalah pendekatan....

  1. kewilayahan
  2. konstektual
  3. kelingkungan
  4. keruangan
  5. kompleks wilayah

Jawaban : C

Pembahasan :

Pendekatan kelingkungan atau ekologi merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengkaji masalah hubungan sebab akibat yang ditimbulkan antara fenomena fisik dengan fisik, fisik dengan sosial, atau sosial dengan sosial dalam suatu kawasan.  Fenomena Supermoon yang menyebabkan terjadinya banjir rob di kawasan Muara Baru merupakan fenomena yang dapat dikaji menggunakan pendekatan kelingkungan. Jadi, jawaban yang benar adalah pendekatan kelingkungan.

Untitled design(4)-8

3. Topik    : Pengetahuan Dasar Geografi

Perhatikan fenomena berikut!

1. Badai Taifun melanda Filipina

2. Wabah difteri menyerang warga Jawa Timur

3. Petani gagal panen

4. Tsunami melanda beberapa wilayah pantai di India

5. Cadangan air tanah dangkal semakin sedikit

Peristiwa-peristiwa yang termasuk ke dalam aspek fisik geografi ditunjukkan oleh nomor....

  1. 1, 2, dan 5
  2. 1, 3, dan 4
  3. 1, 4, dan 5
  4. 2, 3, dan 4
  5. 2, 4, dan 5

Jawaban : C

Pembahasan :

Aspek fisik geografi berkaitan dengan fenomena fisik yang dikaji oleh geografi. Aspek fisik geografi terdiri dari aspek atmosfer, litosfer, hidrosfer, hingga biosfer. Contohnya antara lain badai Taifun yang melanda Filipina (atmosfer), tsunami yang melanda beberapa wilayah pantai di India (litosfer dan hidrosfer), dan cadangan air tanah dangkal yang semakin sedikit (hidrosfer). Aspek sosial geografi meliputi aspek antroposfer dan contohnya adalah petani yang gagal panen dan wabah difteri menyerang warga Jawa Timur. Jadi,  jawaban yang benar adalah 1, 4, dan 5.

Untitled design(4)-8

4. Topik : Pengetahuan Dasar Geografi

Dalam ilmu geografi, fenomena urbanisasi termasuk dalam aspek....

  1. fisik
  2. budaya
  3. sosial
  4. ekonomi
  5. manusia

Jawaban: C

Pembahasan: 

Secara umum, geografi terbagi menjadi dua aspek, yaitu:

  • Aspek fisik dalam geografi adalah permasalahan fenomena geografi yang berhubungan dengan kejadian alam, baik di litosfer, atmosfer, dan hidrosfer.

  • Aspek non fisik atau sosial dalam geografi berkaitan dengan kondisi sosial manusia seperti masalah ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya.

Untitled design(4)-8

5. Topik :  Bumi Sebagai Ruang Kehidupan

Ciri khas dari Teori Keadaan Tetap adalah....

  1. jagat raya tidak akan berakhir
  2. jagat raya cukup luas
  3. jagat raya tidak berkembang
  4. jagat raya selalu menyempit
  5. jagat raya akan memiliki akhir

Jawaban: A

Pembahasan:

Teori Steady State (Keadaan Tetap) adalah teori pembentukan jagat raya yang dicetuskan oleh H. Bondi, T. Gold, dan F. Hoyle pada tahun 1948. Menurut teori ini, jagat raya tidak memiliki awal maupun akhir.  Teori ini juga beranggapan bahwa jagat raya memiliki besar yang tak terhingga.

Untitled design(4)-8

6. Topik : Bumi Sebagai Ruang Kehidupan

Pernyataan yang tepat mengenai teori pembentukan tata surya oleh Fred Hoyle bersifat….

  1. tata surya berasal dari kabut gas
  2. ada bintang besar yang melintas di dekat matahari
  3. tata surya berasal dari dua bintang kembar
  4. tata surya berasal dari ledakan besar
  5. tata surya selalu tampak sama seperti sekarang

Jawaban: C

Pembahasan: 

Fred Hoyle mencetuskan teori mengenai pembentukan tata surya. Fred Hoyle mengatakan bahwa pada awalnya tata surya terbentuk dari dua buah bintang kembar raksasa. Salah satu bintang tersebut meledak sehingga menghasilkan puing-puing bebatuan dan debu, dan berevolusi mengelilingi bintang yang satunya (matahari). Serpihan-serpihan dan debu sisa ledakan bintang tadi saling menyatu dan memilin hingga membentuk planet yang membentuk matahari. Sehingga, jawaban yang benar adalah C.

Untitled design(4)-8

7. Topik : Dinamika Litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan

Perhatikan bentuk-bentuk muka bumi berikut ini!

  1. pegunungan lipatan

  2. Patahan Semangko

  3. Palung Jawa

  4. geiser

  5. air makdani

Bentuk muka bumi hasil peristiwa tektonik adalah....

  1. (1), (2), (3)
  2. (1), (4), (5)
  3. (2), (3), (4)
  4. (2), (4), (5)
  5. (1), (3), (5)

Jawaban: A

Pembahasan: 

Tektonisme merupakan gerakan yang berasal dari dalam bumi yang memengaruhi bentuk permukaan bumi. Aktivitas tektonisme ini terjadinya gerakan lempeng pada kulit bumi. Hasil dari aktivitas tektonisme adalah terbentuknya pegunungan lipatan dan patahan, pematang samudra, pegunungan, palung, dan lain-lain.

Untitled design(4)-8

8. Topik : Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan

Berikut ini palung yang terbentuk akibat tumbukan Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia adalah Palung....

  1. Talaud
  2. Jawa
  3. Ternate
  4. Sulawesi
  5. Mindanao

Jawaban : B

Pembahasan :

Tumbukan antar lempeng benua dan samudera dapat mengakibatkan terbentuknya palung laut dan gunung api. Tumbukan Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia menyebabkan terbentuknya gugusan gunung api di wilayah Sumara dan Jawa. Selain itu, tumbukan antara kedua lempeng tersebut menyebabkan terbentuknya Palung Jawa. Jadi, jawaban yang benar adalah Palung Jawa.

Untitled design(4)-8

9. Topik : Dinamika Hidrosfer  dan Dampaknya terhadap Kehidupan

Perhatikan gambar arus laut di dunia berikut ini!

geo

Arus laut yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah arus dingin....

  1. agulhas
  2. labrador
  3. benguela
  4. canari
  5. humboldt

Jawaban : C

Pembahasan :

Berikut ini merupakan jenis-jenis arus laut:

  • arus khatulistiwa selatan adalah arus laut panas yang bergerak ke barat, sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini didorong oleh angin pasat tenggara.

  • arus brazilia adalah arus panas yang mengalir menyusuri pantai Amerika Selatan (Brazilia) dan terus mengalir ke selatan.

  • arus benguela adalah arus dingin yang bergerak ke arah utara menyusuri pantai barat Afrika Selatan dan yang akhirnya kembali menjadi arus khatulistiwa selatan.

  • arus angin barat, merupakan kelanjutan dari arus brazilia yang ke arah timur dan berupa arus dingin.

Jadi, jawaban yang benar adalah arus benguela.

Untitled design(4)-8

10. Topik : Dinamika Hidosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan

Gambar di bawah ini merupakan proses siklus hidrologi yang merupakan siklus....

geo2-1

  1. pendek
  2. sedang
  3. panjang
  4. tengah
  5. campuran

Jawaban : C

Pembahasan :

Siklus hidrologi dibagi menjadi tiga yaitu:

  • siklus pendek, meliputi proses penguapan air di laut, kondensasi awan hujan, lalu terjadi hujan (presipitasi) di laut

  • siklus sedang, meliputi proses penguapan air dari laut dan darat, kondensasi awan yang disertai proses adveksi di mana awan terbawa oleh angin hingga ke daratan, hingga terjadinya presipitasi di daratan.

  • siklus panjang, meliputi terjadinya penguapan air dari laut dan darat, kondensasi awan yang disertai proses adveksi di mana awan terbawa oleh angin hingga ke daratan, dan naik ke puncak pegunungan. Pada ketinggian tertentu, kondensasi mencapai titik beku dan menjadikan awan mengandung kristal es. Kristal es ini kemudian turun menjadi salju di pegunungan dan salju ini mengalir ke bawah hingga ke laut dalam bentuk gletser.

Jadi, jawaban yang benar adalah siklus panjang hidrosfer.

Untitled design(4)-8

11. Topik : Dinamika Atmosfer dan Dampaknya bagi Kehidupan

Perhatikan ciri-ciri awan berikut ini!

  • bentuk tidak menentu

  • berada pada ketinggian rendah

  • berwarna abu-abu

  • menghasilkan hujan yang stabil dan lama

Ciri-ciri tersebut merupakan ciri dari awan....

  1. altocumulus
  2. cirrostratus
  3. nimbostratus
  4. cirocumulus
  5. cumulonimbus

Jawaban : C

Pembahasan :

Ciri-ciri awan nimbostratus (Ns):

  • Memiliki bentuk yang tidak menentu

  • Berada pada ketinggian yang rendah

  • Berwarna abu-abu dan memiliki lapisan yang berwarna gelap

  • Biasanya menyebabkan hujan atau salju yang stabil dan lama

Jadi, jawaban yang benar adalah nimbostratus.

Untitled design(4)-8

12. Topik : Mitigasi Bencana

Berikut ini yang merupakan bentuk mitigasi non-struktural untuk menanggulangi bencana banjir adalah....

  1. membangun tembok pertahanan dan tanggul
  2. melakukan pelatihan dan penyuluhan
  3. mengatur kecepatan aliran dan debit air
  4. membersihkan sungai dan pembangunan sumur resapan
  5. membuat rekayasa teknis bangunan tahan bencana

Jawaban: B

Pembahasan:

Mitigasi struktural adalah upaya yang dilakukan demi meminimalisir bencana melalui pembangunan berbagai sarana dan prasarana fisik seperti pembangunan infrastruktur alam dan buatan. Contoh mitigasi struktural adalah dengan melakukan pembangunan kanal khusus dan . Sementara, mitigasi non-struktural adalah upaya yang dilakukan selain mitigasi struktural, seperti dengan perencanaan wilayah asuransi, dan pelatihan atau penyuluhan tentang bencana banjir. Jadi, jawaban yang benar adalah melakukan pelatihan dan penyuluhan.

Untitled design(4)-8

13. Topik : Flora Fauna di Indonesia dan Dunia

Berikut ini yang termasuk ke dalam ciri-ciri fauna Australis adalah….

  1. banyak jenis burung berwarna cerah
  2. binatang menyusui yang besar
  3. terdapat banyak jenis kera
  4. banyak terdapat ikan air tawar
  5. memiliki kesamaan dengan fauna di Benua Asia

Jawaban : A

Pembahasan :

Ciri-ciri fauna Australis adalah sebagai berikut:

  • banyak binatang berkantung

  • binatang menyusui yang kecil

  • tidak terdapat kera

  • jenis ikan air tawar sedikit jumlahnya

  • terdapat banyak jenis burung berwarna cerah

Jadi, jawaban yang benar adalah banyak jenis burung berwarna cerah.

Untitled design(4)-8

14. Topik : Dinamika Kependudukan di Indonesia

Salah satu solusi untuk mengatasi persebaran penduduk yang tidak merata di Indonesia adalah....

  1. transmigrasi
  2. sirkulasi
  3. komutasi
  4. imigrasi
  5. ruralisasi

Jawaban: A

Pembahasan:

Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi ke wilayah yang kepadatan penduduknya rendah. Orang yang melakukan transmigrasi disebut transmigran. Program transmigrasi mulai digalakkan oleh pemerintah karena makin besarnya jumlah dan kepadatan penduduk di wilayah tertentu, khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Sementara itu, penduduk di luar Jawa masih sedikit, sementara lahannya masih sangat luas. Hal ini berkebalikan dengan kondisi yang ada di Jawa. Sehingga perlu dilakukan transmigrasi dengan tujuan pemerataan penduduk.

Untitled design(4)-8

15. Topik : Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis

Perhatikan peta-peta berikut ini!

1.  peta Daerah Aliran Sungai

2.  peta penggunaan lahan

3.  peta curah hujan

Informasi  keruangan  yang  diperoleh dari peta tersebut adalah....

  1. keadaan curah hujan
  2. wilayah rawan longsor
  3. vegetasi yang tumbuh
  4. keadaan rupa bumi
  5. wilayah rawan banjir

Jawaban: E

Pembahasan:

Curah hujan, penggunaan lahan, dan sebaran Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kejadian banjir di suatu wilayah. Oleh sebab itu, hasil overlay dari ketiga peta pada soal dapat digunakan untuk memetakan wilayah yang rawan banjir.

Untitled design(4)-8

16. Topik : Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia

Perhatikan hal-hal berikut ini!

  1. hujan asam

  2. fenomena bun upas

  3. badai Katrina

  4. kebakaran hutan

  5. gempa bumi

Bentuk kerusakan lingkungan akibat faktor fisik ditunjukkan oleh nomor....

  1. (1), (2), dan (3)
  2. (1), (2), dan (4)
  3. (2), (3), dan (4)
  4. (2), (3), dan (5)
  5. (3), (4), dan (5)

Jawaban: D

Pembahasan:

Kerusakan lingkungan akibat faktor fisik adalah kerusakan lingkungan yang murni terjadi karena faktor alam. Contoh dari kerusakan lingkungan yang disebabkan karena faktor fisik adalah fenomena bun upas, badai Katrina, dan gempa bumi. Fenomena embun upas atau bun upas adalah fenomena yang sering terjadi di wilayah dataran tinggi (seperti Dataran Tinggi Dieng), di mana karena suhu udara pada pagi hari yang sangat rendah (di bawah 0o Celcius) menyebabkan embun yang muncul pada saat pagi hari menyerupai salju. Fenomena bun upas ini terjadi pada saat puncak musim kemarau yang memiliki perbedaan suhu ekstrem antara siang dan malam harinya. Fenomena ini bersifat merusak karena menyebabkan tanaman pertanian menjadi layu dan mati.

Untitled design(4)-8

17. Topik : Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis

Pada sebuah peta topografi, garis kontur A berada pada ketinggian 10 mdpl, dan garis kontur B berada pada ketinggian 30 mdpl. Berdasarkan informasi tersebut, maka skala peta adalah….

  1. 1 : 10.000
  2. 1 : 20.000
  3. 1 : 40.000
  4. 1 : 50.000
  5. 1 : 100.000

Jawaban: C

Pembahasan:

CI = C2 – C1

CI = 30 m – 10 m

CI = 20 m

 

CI = 1/2000 x skala

Keterangan:

CI : Contour Interval (jarak antar kontur pada peta)

 

Maka, dapat diketahui bahwa:

Skala = CI x 2.000

= 20 x 2.000

= 40.000

Skala peta tersebut adalah 1 : 40.000.

Untitled design(4)-8

18. Topik : Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis

Perhatikan ciri-ciri citra satelit berikut ini!

1.  tekstur halus

2.  tinggi seragam

3.  situs dataran rendah

Ciri- ciri di atas merupakan hasil interpretasi citra dari penggunaan lahan berupa….

  1. muara sungai
  2. jalan raya
  3. sawah
  4. hutan rawa
  5. perkebunan kelapa

Jawaban : C

Pembahasan:

Ciri-ciri  penggunaan lahan berupa sawah dalam citra satelit adalah:

  1. Tekstur halus dan teratur

  2. Tinggi seragam

  3. Situs dataran rendah, karena sawah adalah biasanya ditanam dan tumbuh dengan optimal di dataran rendah

Untitled design(4)-8

19. Topik : Pemanfaatan Peta, Pengindraan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis

Perhatikan manfaat dari citra satelit berikut ini!

(1)  memetakan pola aliran sungai

(2)  analisis luas wilayah genangan banjir

(3)  memetakan sedimentasi sungai

(4)  mengamati pola gerakan angin

(5)  memetakan erupsi gunung berapi

Pemanfaatan  citra satelit  yang  berhubungan dengan bidang hidrologi ditunjukkan oleh nomor….

  1. (1), (2), dan (3)
  2. (1), (2), dan (4)
  3. (1), (3), dan (5)
  4. (2), (4), dan (5)
  5. (3), (4), dan (5)

Jawaban: A

Pembahasan:

Citra satelit dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang. Manfaat citra satelit dalam bidang kelautan adalah untuk memetakan pola aliran sungai, analisis luas wilayah genangan banjir, memetakan sedimentasi sungai, mengetahui jarak antara sungai dan permukiman, dan lainnya. Sehingga jawaban yang tepat adalah (1), (2), dan (3).

Untitled design(4)-8

20. Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota

Kota-kota di Indonesia yang termasuk ke dalam Wilayah Pembangunan III adalah....

  1. Aceh, Medan, Bengkulu, danJambi
  2. Bengkulu, Jambi, Bangka-Belitung, danPalembang
  3. Lampung, Banten, Jakarta,dan Palembang
  4. Jakarta, Banten, Yogyakarta, danSemarang
  5. Jakarta, Pontianak, Yogyakarta,dan Semarang

Jawaban: B

Pembahasan:

Wilayah Pembangunan Utama B, dengan pusat pertumbuhan utamanya berada di Jakarta. Wilayah Pembangunan Utama B ini terdiri dari:

    1. Wilayah Pembangunan III, meliputi wilayah Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung, dengan pusat pertumbuhan ada di Kota Palembang.

    2. Wilayah Pembangunan IV, meliputi wilayah Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan pusat pertumbuhan kota ada di Jakarta.

    3. Wilayah Pembangunan V, meliputi wilayah Kalimantan Barat, yang pusat pertumbuhannya berada di Kota Pontianak.

Jadi, jawaban yang benar adalah Bengkulu, Jambi, Bangka-Belitung, Palembang.

Untitled design(4)-8

Apakah kamu sudah merasa yakin setelah berlatih soal-soal di atas Squad? Eits, jangan terlalu yakin dulu ya. Ayo terus berlatih dengan video pembahasan soal SBMPTN di ruangbelajar.

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts