Yuk, Mengenal Tahap Perkembangan Perusahaan Startup!

Naya Dini

Apr 4, 2019 • 5 min read

Sukses Kerja tips & trick


perusahaan startup

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini berisi tentang tahap perkembangan sebauh perusahaan start-up dari segi pendanannya.

--

Salah satu dampak yang muncul dari Gig Economy adalah bermunculannya start-up di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bahkan menurut Startup Ranking (2019), Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara pencetak start-up paling banyak dengan AS di tempat peringkat pertama dan diikuti oleh India, Inggris, dan Kanada pada posisi berikutnya. Sebenarnya seperti apa tahap perkembangan sebuah perusahaan start-up? Yuk, kita pahami sejauh mana tahapan perkembangan start-up dari segi pendanaannya!

  • Pre-Seed Funding

perusahaan startup

Siap-siap mengorbankan waktu, tenaga, dan uang Anda untuk tahap ini (Sumber: thedesigngym.com)

Tahap ini dapat dikatakan sebagai fase perencanaan, di mana founder menentukan Minimum Viable Product perusahaannya. Pada tahapan ini pendanaan dilakukan secara individu oleh founder itu sendiri, istilah ini biasa dikenal sebagai bootstrapping. Tahapan ini dapat dibantu oleh inkubator start-up agar perusahaan dapat menentukan fokus problem dan solution fit yang ingin dicapai. Penting bagi sebuah perusahaan start-up untuk menentukan hal tersebut agar menemukan identitas perusahaan.

Melalui start-up inkubasi, akan ada beberapa tahapan yang diperoleh seperti memvalidasi ide, memberikan akses ke komunitas, menyambungkan dengan partner bisnis yang potensial, menyambungkan dengan calon investor, memberikan fasilitas ruang kerja, dan tentu saja mentoring bisnis dunia start-up. Pada tahap ini founder dituntut untuk memberikan banyak waktu dan pikiran untuk perusahaan yang sedang dibangunnya. Untuk mempermudah Anda, gunakan cara design sprint seperti yang dapat Anda pelajari di aplikasi ruangkerja. Kelas How to Run Design Sprint tersebut langsung dipandu oleh Iman Usman, Co-Founder dan CPO Ruangguru.  

  • Planting the Seed

Anda dapat masuk ke tahap ini bila Anda sudah menemukan brand, prototipe, rencana, spesifikasi, dan mock-up untuk start-up yang Anda rintis. Setelah menemukan solusi fit untuk perusahaan, founder akan berfokus untuk membuat Minimum Viable Product (MVP). Di tahap ini perusahaan juga sudah memulai funding dari pihak terdekat seperti keluarga, teman, dan angel investor lainnya. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk riset pasar dan pengembangan produk.

Baca Juga: 5 Strategi Bisnis untuk Mengekspansi Usaha Anda

  • Seri A: Optimasiperusahaan startupJangan pernah puas pada angka valuasi (Sumber: shutterstock.com)

Pada tahap ini perusahaan mulai mengembangkan bisnis model untuk digunakan secara jangka panjang. Beragam kesempatan akan diambil untuk menyebarkan produk ke pasar-pasar berbeda. Secara umum, pada Seri A perusahaan telah menghasilkan sekitar 10 juta USD hingga 15 juta USD, tetapi angka ini terus berkembang bergantung pada tingginya valuasi industri tech atau unicorn. Angel investor dan venture capitalists (individu atau perusahaan yang menginvestasikan uangnya untuk sebuah perusahaan baru) biasanya masuk pada fase ini. Dana yang masuk akan digunakan untuk mengembangkan konsep, mengembangkan tim, menemukan partner, dan menurunkan burn rate. Pada tahap ini perusahaan mendapatkan funding dengan jumlah rata-rata sebesar 10,5 juta USD.

  • Seri B: Membangun

Development stage sudah berhasil dilewati, kini waktunya Anda memperbesar tim internal seperti mencari tim design, public relation, marketing, dan lain-lain. Serta waktunya untuk memperluas lingkup eksternal baik untuk networking maupun penjualan dalam skala nasional hingga mancanegara. Pada tahap ini perusahaan seharusnya sudah memiliki investor yang akan membantu perusahaan untuk memperluas pasar. Perusahaan harus sudah mampu membuktikan bahwa start-up tersebut tak hanya dapat berkembang seperti yang dilakukan pada tahap sebelumnya, pada tahap ini perusahaan harus dapat membuat investor percaya bahwa start-up tersebut dapat semakin besar dan berkembang cepat. Pada tahap ini perusahaan idealnya juga sudah dikenal oleh media. Besar valuasi yang diperoleh perusahaan pada tahap ini adalah sebesar 30 juta - 60 juta USD dengan jumlah funding rata-rata sebesar 24,9 juta USD.

  • Seri C: Pertumbuhan dan Ekspansiperusahaan startup

Akhirnya perusahaan Anda tiba di tahap yang ditunggu-tunggu! (Sumber: istock.com)

 Bisa sudah tiba pada tahap ini perusahaan sudah dapat dikatakan cukup sukses. Meskipun begitu perusahaan akan tetap mencari funding tambahan untuk semakin memperluas (ekspansi) atau bahkan mencoba pasar baru. Dalam tahap ini founder dan tim telah dapat membuktikan bahwa tim yang dimiliki berisikan orang-orang tepat yang dapat membuat bisnis bertumbuh. Pada tahap ini perusahaan sudah dapat dikatakan dapat mencapai target dan seharusnya sudah dapat melunaskan likuiditas (hutang-hutang) investor.

Di fase ini perusahaan diharapkan terus berkembang dengan proses yang sangat cepat, bahkan sangat memungkinkan perusahaan tersebut untuk membeli perusahaan lain. Fase berikutnya berlanjut ke seri D, E, dan seterusnya sehingga banyak yang menyebut fase ini Seri C+. Pada tahap ini rata-rata funding perusahaan berjumlah kurang lebih 50 juta USD dengan valuasi sebesar 100 juta - 120 juta USD.

Demikianlah gambaran singkat mengenai tahapan perkembangan perusahaan start-up dari segi pendanaannya secara umum. Tahap perkembangan start-up juga dapat ditinjau dari segi jumlah karyawan. Jika Anda berminat untuk membuat sebuah perusahaan start-up, sebaiknya banyak mempelajari literatur mendalam terkait bisnis tersebut. Anda juga dapat memeroleh ilmu seputar bisnis lainnya di artikel yang dapat Anda nikmati secara gratis di aplikasi ruangkerja. Jangan lupa ikuti juga kelas-kelas yang tersedia dan dapatkan sertifikatnya. GRATIS!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts